5 Tanda Penyakit yang Sering Salah Diagnosis, Coba Cek Sekarang!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 13 Februari 2020 | 15:47 WIB
5 Tanda Penyakit yang Sering Salah Diagnosis, Coba Cek Sekarang!
Ilustrasi orang mengalami gejala fisik yang mengarah pada suatu penyakit (Shutterstock)

Suara.com - Banyak orang sering tidak menyadari perubahan pada tubuhnya bisa menandakan suatu penyakit. Mereka bisa juga mengira penyakit lain karena tanda-tanda fisik yang tidak umum.

Para ahli dilansir oleh Bright Side pun menyatakan ada lebih dari 40 persen kasus dokter melakukan salah diagnosis mengenai kondisi kesehatan pasiennya.

Hal ini disebabkan oleh gejala yang dialami pasien mengarah pada suatu penyakit berbeda atau sulit untuk mendiagnosis yang tepat. Penyakit tersebut antara lain:

1. Penyakit batu ginjal dan aneurisma aorta perut

Penyakit aneurisma aorta perut seringkali disalahartikan sebagai batu ginjal. Karena, kedua penyakit ini memiliki gejala sakit perut yang sangat kuat dan tajam, mual atau muntah.

Aneurisma aorta perut terjadi ketika tonjolan abnormal terjadi di dinding aorta, yang jika pecah, bisa berakibat fatal.

Ilustrasi batu ginjal (shutterstock)
Ilustrasi batu ginjal (shutterstock)

2. Masalah tiroid dan tekanan darah tinggi

Kelenjar tiroid adalah bagian yang sangat penting dari tubuh, karena mengendalikan banyak hormon. Ketika kelenjar tiroid kurang aktif (hipotiroidisme), Anda mungkin mengalami gejala seperti kenaikan berat badan, kepekaan terhadap suhu dan kelelahan.

Hipertiroidisme juga bisa menyebabkan penurunan berat badan, lekas marah dan detak jantung yang cepat. Namun, kondisi ini seringkali disalahartikan sebagai tekanan darah tinggi.

baca juga

3. Emboli paru dan serangan panik

Emboli paru bisa terjadi jika bercak darah menyumbat arteri di paru-paru, lalu menyebabkan nyeri dada yang tajam, sesak napas, gelisah, dan pingsan. Tetapi, orang seringkali mengira gejala emboli paru sebagai kondisi serangan panik, radang paru-paru hingga serangan jantung.

Ilustrasi paru-paru (shutterstock)
Ilustrasi paru-paru (shutterstock)

4. Stroke dan keracunan alkohol

Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu. Tetapi, penelitian menemukan dokter seringkali mengabaikan gejala awal stroke atau mengira kondisi ini sebagai vertigo, migrain dan keracunan alkohol.

Padahal gejala awal orang mengalami stroke termasuk masalah penglihatan, kesulitan berbicara, kebingungan dan kondisi mental yang berubah.

5. Radang usus buntu dan sindrom iritasi usus

Gejala radang usus buntu atau apendisitis biasanya berupa nyeri di bagian kanan bawah perut. Namun, gejala radang usus buntu bisa muncul di tempat yang berbeda, sehingga orang sulit mendiagnosisnya.

Terkadang radang usus buntu juga disertai sindrom iritasi usus, yang gejalanya muntah dan mual. Padahal usus buntu yang pecah bisa mengancam jiwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkuak! Asal Muasal Penyakit Langka Jangkiti Manusia

Terkuak! Asal Muasal Penyakit Langka Jangkiti Manusia

Tekno | Kamis, 13 Februari 2020 | 12:15 WIB

Lakukan Mulai Sekarang! Rajin Sikat Gigi Setiap Hari Bisa Mencegah Stroke

Lakukan Mulai Sekarang! Rajin Sikat Gigi Setiap Hari Bisa Mencegah Stroke

Health | Kamis, 13 Februari 2020 | 08:35 WIB

Waspada, Ibu Hamil Alami Sifilis Tingkatkan Risiko Anak Lahir Cacat

Waspada, Ibu Hamil Alami Sifilis Tingkatkan Risiko Anak Lahir Cacat

Health | Kamis, 13 Februari 2020 | 08:55 WIB

Terkini

Tak Bela Gibran di Deklarasi Buruh, Said Iqbal: Masa Kami Bela yang Tak Diserang?

Tak Bela Gibran di Deklarasi Buruh, Said Iqbal: Masa Kami Bela yang Tak Diserang?

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:16 WIB

Sisi Gelap Tren Renting Generation: Hemat di Awal, Boncos di Akhir?

Sisi Gelap Tren Renting Generation: Hemat di Awal, Boncos di Akhir?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:15 WIB

Body Butter vs Body Lotion Mustika Ratu, Cek Manfaat dan Cara Pakai yang Benar

Body Butter vs Body Lotion Mustika Ratu, Cek Manfaat dan Cara Pakai yang Benar

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 16:10 WIB

Mendagri Tito Raih CNN Indonesia Awards 2026 atas Transformasi Tata Kelola Pemda

Mendagri Tito Raih CNN Indonesia Awards 2026 atas Transformasi Tata Kelola Pemda

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:07 WIB

Flyer Munaslub Golkar Usung Doli Beredar, Bahlil Murka: Kau Baru Mau Tulis, Kakak Sudah Baca!

Flyer Munaslub Golkar Usung Doli Beredar, Bahlil Murka: Kau Baru Mau Tulis, Kakak Sudah Baca!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:06 WIB

Kementerian UMKM Dorong Waralaba Optimalkan Pembiayaan Lewat Pasar Modal

Kementerian UMKM Dorong Waralaba Optimalkan Pembiayaan Lewat Pasar Modal

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 16:05 WIB

Anggota TNI AU Pekanbaru Tewas Diduga Dianiaya, Personel Lain Diperiksa

Anggota TNI AU Pekanbaru Tewas Diduga Dianiaya, Personel Lain Diperiksa

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 16:04 WIB

Fenomena Chat saat Butuh: Teman atau Sekadar Tempat Mencari Bantuan?

Fenomena Chat saat Butuh: Teman atau Sekadar Tempat Mencari Bantuan?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:00 WIB

Kronologi Penyerangan Aksi Women's March di Monas: 3 Orang Jadi Korban Kekerasan OTK

Kronologi Penyerangan Aksi Women's March di Monas: 3 Orang Jadi Korban Kekerasan OTK

News | Sabtu, 07 November 2026 | 15:51 WIB

Coach Timo Scheunemann Fokus Perkembangan Skuad Putri Indonesia usai Runner-up Singa Cup 2026

Coach Timo Scheunemann Fokus Perkembangan Skuad Putri Indonesia usai Runner-up Singa Cup 2026

Bola | Sabtu, 07 November 2026 | 15:46 WIB

×