Wabah Virus Corona Covid-19 Timbulkan Fenomena Sinophobia di Italia

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 26 Februari 2020 | 16:03 WIB
Wabah Virus Corona Covid-19 Timbulkan Fenomena Sinophobia di Italia
Ilustrasi virus corona (coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Wabah virus corona Covid-19 di China telah memicu sinophobia, yakni ketakutan dan kepanikan yang dianggap melakukan di Italia. Karena virus mematikan ini telah meluas ke negara-negara lain.

Kondisi ini pun menyebabkan tindakan kekerasan, diskriminasi dan pelecehan yang dilakukan warga Italia terhadap orang China, karena takut terinfeksi virus corona Covid-19.

"Apa yang kamu lakukan di Italia? Pergi! kamu membawa penyakit kepada kami," hal ini diungkap oleh seorang bocah laki-laki China berusia 15 tahun ketika berkunjung ke Italia dikutip oleh Al Jazeera.

Ia mengaku dipukul dan ditendang wajahnya ketika berkunjung ke kota utara Bologna pada awal Febuari 2020 lalu.

Kejadian ini juga menimpa seorang pria Filipina usia 31 tahun ketika berkunjung ke Italia. Ia harus menjalani perawatan di rumah sakit setelah dikeroyok oleh sekelompok pemuda Italia karena disangka orang China dan membawa virus corona Covid-19.

Ilustrasi virus Corona (Coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona (Coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)

Di Milan, keluarga Hongqin Zhou yang sudah bermigrasi ke Italia sejak 3 dekade lalu, mengatakan seorang sopir taksi menolak mengantarkannya karena khawatir tertular virus corona Covid-19.

"Wabah virus corona ini telah menimbulkan prasangka buruk dan kebencian. Kondisi ini jauh lebih buruk daripada saat epidemi SARS 17 tahun lalu," jelasnya mengingat kejadian sindrom pernapasan akut (SARS) 2002-2003 yang juga berasal dari China.

Virus corona jenis baru ini pertama kali terdeteksi di kota Wuhan, China pada pertengahan Desember 2019. Virus ini telah menyebar ke lebih dari 12 negara lain, termasuk Italia.

Di Italia sendiri sudah melaporkan 3 kasus terkait virus corona Covid-19. Akibat kejadian ini, pemerintah Italia mengambil tindakan dengan menangguhkan penerbangan ke China dan menyatakan ini sebagai kondisi darurat selama 6 bulan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Mulyani Sebut Virus Corona Miliki Risiko Lebih Tinggi

Sri Mulyani Sebut Virus Corona Miliki Risiko Lebih Tinggi

Bisnis | Rabu, 26 Februari 2020 | 14:13 WIB

Keringat Dingin saat Konferensi Pers, Pejabat Iran Ternyata Positif Corona

Keringat Dingin saat Konferensi Pers, Pejabat Iran Ternyata Positif Corona

News | Rabu, 26 Februari 2020 | 14:06 WIB

Pasien Terindikasi Virus Corona di RS Semarang Meninggal Dunia

Pasien Terindikasi Virus Corona di RS Semarang Meninggal Dunia

News | Rabu, 26 Februari 2020 | 13:31 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB