Hantavirus Pulmonary Syndrome, Penyakit Menular akibat Menghirup Kotoran

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 26 Februari 2020 | 10:59 WIB
Hantavirus Pulmonary Syndrome, Penyakit Menular akibat Menghirup Kotoran
ilustrasi pasien dan dokter (shutterstock)

Suara.com - Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS), adalah penyakit pernapasan serius yang ditularkan oleh tikus yang terinfeksi melalui urine, kotoran atau air liur. Penyakit ini bisa menular ke manusia ketika menghirup aerosol.

HPS termasuk penyakit menular yang ditandai dengan gejala mirip flu. Penyakit ini bisa berkembang cepat menjadi masalah pernapasan yang berpotensi mengancam jiwa.

Menurut Mayo Clinic, HPS berkembang melalui dua tahap yang berbeda. Tahap pertama, orang akan mengalami gejala mirip flu, seperti:

  • Demam dan menggigil
  • Sakit kepala dan nyeri otot
  • Muntah, diare atau sakit perut
Ilustrasi tikus hutan. (unsplash)
Ilustrasi tikus hutan. (unsplash)

Pada tahap awal, infeksi HPS sulit dibedakan dari influenza, pneumonia atau kondisi virus lainnya. Setelah 4 sampai 10 hari, gejala yang lebih serius bisa terjadi.

Gejala parah dari infeksi HPS bisa berupa sesak napas, cairan menumpuk di dalam paru-paru, tekanan darah rendah, mengurangi efisiensi jantung dan batuk yang menyebabkan sekresi.

Gejala penyakit ini bisa memburuk secara cepat, mendadak dan mengancam jiwa. Seseorang harus segera mendapat pertolongan medis jika mengalami kedinginan, sakit otot atau kesulitan bernapas.

Sementara itu, penularan HPS ke manusia melalui aerosolisasi virus yang berasal dari kotoran, urine atau air liur tikus yang terinfeksi. Aerosolisasi terjadi ketika virus tak sengaja tertendang dan mengontaminasi udara.

Hal ini memudahkan manusia terinfeksi ketika menghirup udara yang sudah terkontaminasi virus. Bahkan membersihkan kotoran tikus di loteng bisa membuat partikel kecil tinja yang mengandung virus bertaburan di udara.

Setelah manusia menghirupnya, virus ini akan masuk ke dalam paru-paru dan menyerang pembuluh darah kecil yang disebut kapiler.

baca juga

Pada akhirnya, paru-paru akan penuh dengan cairan yang bisa memicu masalah pernapasan terkait Hantavirus Pulmonary Syndrome.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

77 Siswa NTT Makan Kotoran Manusia, Perhatikan Tanda Anak Butuh ke Dokter!

77 Siswa NTT Makan Kotoran Manusia, Perhatikan Tanda Anak Butuh ke Dokter!

Health | Rabu, 26 Februari 2020 | 09:52 WIB

Heboh 77 Siswa NTT Dihukum Makan Kotoran Manusia, Apa Bahayanya?

Heboh 77 Siswa NTT Dihukum Makan Kotoran Manusia, Apa Bahayanya?

Health | Rabu, 26 Februari 2020 | 08:51 WIB

Heboh, Benda Mirip Arca Ditemukan Terpendam Kotoran Sapi di Sleman

Heboh, Benda Mirip Arca Ditemukan Terpendam Kotoran Sapi di Sleman

Jogja | Selasa, 28 Januari 2020 | 18:56 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×