Curiga Bayi Lahir Tuli? Orangtua Bisa Deteksi Awal dengan Langkah Ini

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 03 Maret 2020 | 14:43 WIB
Curiga Bayi Lahir Tuli? Orangtua Bisa Deteksi Awal dengan Langkah Ini
ilustrasi bayi alami gangguan pendengaran. (Shutterstock)

Suara.com - Curiga Bayi Lahir Tuli? Orangtua Bisa Deteksi Awal dengan Langkah Ini

Indra pendengaran adalah kemampuan yang penting untuk berkomunikasi. Tapi, bagaimana jika sejak bayi sudah mengalami masalah pendengaran?

Pasalnya, gangguan pendengaran atau tulis masih sulit untuk dideteksi saat anak masih bayi. Meski begitu pakar mengatakan ada cara yang bisa dilakukan orang tua untuk mendeteksi gangguan pendengaran pada anak.

Dokter Spesialis THT Fikri Mirza Putranto mengatakan secara awam kita bisa mendeteksinya dengan mengetes pendengaran si bayi dan memancing refleks si bayi saat mendengar suara.

"Di posyandu perlu ditanyakan juga bahwa apakah kalau misalnya ada bunyi anaknya kaget atau tidak. Apakah jadi refleks pada bayi-bayi, ketika pada waktu disusui, ketika orang berbicara apakah proses menyusuinya berhenti atau tidak. Dan itu adalah tanda-tanda awal bahwa seorang anak mampu mendengar," ujar Dr. Fikri dalam acara temu media di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2020).

Sebisa mungkin kemampuan mendengar ini harus dites dan sudah harus dideteksi sebelum bayi berusia 6 bulan. Untuk segera mendapat penangannya, seperti mendapat alat bantu dengar, hingga keputusan dilakukan operasi.

Ilustrasi bayi. (Shutterstock)
Ilustrasi bayi. (Shutterstock)

"Sedangkan kita maunya sebelum 6 bulan dia harus shdah terdeteksi, pendengaran 6 bulan sampai 1 tahun, kita bantu pakai alat bantu dengar. Kalau sampai 1,5 tahun tidak berkembang pendengarannya maka pilihannya adalah operasi," ungkap Dr. Fikri.

Penanganan ini harus segera didapatkan sebelum bayi berusia 2,5 tahun termasuk dlakukan tindakkan operasi. Karena dengan begitu kemampuan anak untuk berkomunikasi akan terbantu, bahkan bisa setara dengan anak-anak normal lainnya.

"Dengan demikian kita menjamin proses perkembangan pendengaran dan komunikasi setara dengan anak-anak yang tidak mengalami gangguan pendengaran. Sehingga dia bisa bersekolah berfungsi sosial sama dengan fungsi pendengaran pada seusianya," tutupnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Total Kasus 4000 Lebih, Bayi 45 Hari Jadi Pasien Covid-19 Termuda di Korea

Total Kasus 4000 Lebih, Bayi 45 Hari Jadi Pasien Covid-19 Termuda di Korea

Health | Senin, 02 Maret 2020 | 10:38 WIB

Bayi 17 Hari jadi Pasien Corona Covid-19 Termuda, Sembuh Tanpa Perawatan!

Bayi 17 Hari jadi Pasien Corona Covid-19 Termuda, Sembuh Tanpa Perawatan!

Health | Selasa, 25 Februari 2020 | 16:45 WIB

Bayi Suka Berbagi Makanan dengan Orang Lain, Bahkan saat Mereka Lapar

Bayi Suka Berbagi Makanan dengan Orang Lain, Bahkan saat Mereka Lapar

Health | Sabtu, 15 Februari 2020 | 07:00 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×