Kebiasaan Pakai Earphone saat Begadang, Wanita Ini Mendadak Tuli Sebelah

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 07 Februari 2020 | 07:35 WIB
Kebiasaan Pakai Earphone saat Begadang, Wanita Ini Mendadak Tuli Sebelah
Earphone, headphone. (Shuttertock)

Suara.com - Mendengarkan musik salah satu cara untuk mengatasi kebosanan, menenangkan pikiran dan membuat tidur lebih nyenyak. Namun, kebiasaan mendengarkan musik menggunakan earphone atau headset mungkin perlu dikendalikan.

Seorang wanita 28 tahun asal Taiwan mendadak tuli sebelah karena penggunakan earphone selama beberapa jam hingga tertidur.

Sebelum kejadian dilansir oleh worldofbuzz.com, wanita bernama Xiao Jing sedang menonton serial drama untuk menghilangkan stres setelah bekerja seharian. Xiao Jing menonton serial drama sambil menggunakan earphone selama perjalanan pulang bekerja.

Xiao Jing mengaku sudah memiliki kebiasaan itu selama sebulan terakhir. Sampai ia menyadari tidak bisa mendengar suara apapun dari telinga kirinya.

Ia pun berusaha mengganti earphone dua kali karena mengira itu rusak. Tetapi, usahanya tak berhasil dan Xiao Jing tetap tidak bisa mendengar suara apapun dari telinga kirinya.

Kabel earphone [pexels].
Kabel earphone [pexels].

Saat itulah Xiao Jing mulai menyadari ada sesuatu yang tidak beres dengan telinganya, bukan masalah earphone miliiknya. Akhirnya, Xiao Jing memutuskan pergi ke dokter.

Kemudian Dokter mendiagnosis Xiao Jing mengalami gangguan pendengaran sensorineural mendadak (SSHL), yang umumnya dikenal sebagai ketulian mendadak.

Beruntungnya, Xiao Jing segera memeriksa kondisi telinga kirinya ke dokter. Jika ia menunggu lebih lama lagi, mungkin telinga kirinya tidak akan bisa mendengar suara apapun selamanya.

Akibat kebiasaan buruknya, Xiao Jing harus menjalani perawatan dengan steroid dan terapi oksigen hiperbarik (HBOT). Setelah perawatan itu, pendengaran telinga kirinya kembali normal sekitar 80 persen.

Ilustrasi operasi plastik daun telinga. (Shutterstock)
Ilustrasi sakit telinga. (Shutterstock)

Dokter Zhang dari Departemen Otolaringologi di Rumah Sakit Luodong Bo-ai, mengatakan sebagian besar penyebab ketulian mendadak tidak diketahui. Tetapi, kondisi ini bisa terjadi akibat stres, infeksi virus, penyakit autoimun, obat-obatan, trauma atau tumor.

Zhang menyarankan seseorang yang mengalami kondisi ini segera mungkin meminta pertolongan medis. Karena, kondisi ini lebih sulit disembuhkan dan makin parah jika didiamkan lebih dari 3 hari.

Dokter juga menjelaskan bahwa kondisi ini tidak hanya berisiko pada orang tua. Orang dewasa muda justru lebih berisiko karena mereka lebih sering memiliki kebiasaan begadang.

Jika seseorang sudah didiagnosis tuli mendadak, mereka harus menyesuaikan jadwal tidurnya agar tidak kebiasaan begadang lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komunitas Teman Dengar, Beri Kesempatan Setara pada Teman Tuli

Komunitas Teman Dengar, Beri Kesempatan Setara pada Teman Tuli

Lifestyle | Sabtu, 01 Februari 2020 | 09:39 WIB

Louis Vuitton Jual Earbuds TWS Seharga Rp 15 Juta, Mau?

Louis Vuitton Jual Earbuds TWS Seharga Rp 15 Juta, Mau?

Tekno | Minggu, 19 Januari 2020 | 10:05 WIB

Review Realme Buds Air, Praktis, dan Panjang Umur

Review Realme Buds Air, Praktis, dan Panjang Umur

Tekno | Rabu, 15 Januari 2020 | 08:10 WIB

Orang yang Tidur dengan Pendengkur Berisiko Alami 3 Gangguan Kesehatan Ini

Orang yang Tidur dengan Pendengkur Berisiko Alami 3 Gangguan Kesehatan Ini

Health | Selasa, 17 Desember 2019 | 17:49 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB