alexametrics

Kebiasaan Pakai Earphone saat Begadang, Wanita Ini Mendadak Tuli Sebelah

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni
Kebiasaan Pakai Earphone saat Begadang, Wanita Ini Mendadak Tuli Sebelah
Earphone, headphone. (Shuttertock)

Seorang wanita mendadak tuli sebelah karena kebiasaan memakai earphone selama begadang.

Suara.com - Mendengarkan musik salah satu cara untuk mengatasi kebosanan, menenangkan pikiran dan membuat tidur lebih nyenyak. Namun, kebiasaan mendengarkan musik menggunakan earphone atau headset mungkin perlu dikendalikan.

Seorang wanita 28 tahun asal Taiwan mendadak tuli sebelah karena penggunakan earphone selama beberapa jam hingga tertidur.

Sebelum kejadian dilansir oleh worldofbuzz.com, wanita bernama Xiao Jing sedang menonton serial drama untuk menghilangkan stres setelah bekerja seharian. Xiao Jing menonton serial drama sambil menggunakan earphone selama perjalanan pulang bekerja.

Xiao Jing mengaku sudah memiliki kebiasaan itu selama sebulan terakhir. Sampai ia menyadari tidak bisa mendengar suara apapun dari telinga kirinya.

Baca Juga: YKI Soroti Angka Kanker Paru-paru Meningkat Drastis

Ia pun berusaha mengganti earphone dua kali karena mengira itu rusak. Tetapi, usahanya tak berhasil dan Xiao Jing tetap tidak bisa mendengar suara apapun dari telinga kirinya.

Kabel earphone [pexels].
Kabel earphone [pexels].

Saat itulah Xiao Jing mulai menyadari ada sesuatu yang tidak beres dengan telinganya, bukan masalah earphone miliiknya. Akhirnya, Xiao Jing memutuskan pergi ke dokter.

Kemudian Dokter mendiagnosis Xiao Jing mengalami gangguan pendengaran sensorineural mendadak (SSHL), yang umumnya dikenal sebagai ketulian mendadak.

Beruntungnya, Xiao Jing segera memeriksa kondisi telinga kirinya ke dokter. Jika ia menunggu lebih lama lagi, mungkin telinga kirinya tidak akan bisa mendengar suara apapun selamanya.

Akibat kebiasaan buruknya, Xiao Jing harus menjalani perawatan dengan steroid dan terapi oksigen hiperbarik (HBOT). Setelah perawatan itu, pendengaran telinga kirinya kembali normal sekitar 80 persen.

Baca Juga: Metode Terbaru Skrining Kanker Serviks, Lebih Murah dan Akurat

Ilustrasi operasi plastik daun telinga. (Shutterstock)
Ilustrasi sakit telinga. (Shutterstock)

Dokter Zhang dari Departemen Otolaringologi di Rumah Sakit Luodong Bo-ai, mengatakan sebagian besar penyebab ketulian mendadak tidak diketahui. Tetapi, kondisi ini bisa terjadi akibat stres, infeksi virus, penyakit autoimun, obat-obatan, trauma atau tumor.

Komentar