Total Kasus 4000 Lebih, Bayi 45 Hari Jadi Pasien Covid-19 Termuda di Korea

Irwan Febri Rialdi | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 02 Maret 2020 | 10:38 WIB
Total Kasus 4000 Lebih, Bayi 45 Hari Jadi Pasien Covid-19 Termuda di Korea
Ilustrasi bayi sakit (Pexels)

Suara.com - Kasus virus corona baru (Covid-19) semakin bertambah di Korea Selatan. Beradasarkan South China Morning Post, hingga Senin (2/3/2020), total korban terinfeksi mencapai 4.212, dengan 22 kasus kematian.

Dari total tersebut, seorang bayi berusia 45 hari dinyatakan sebagai pasien termuda di negara Ginseng tersebut. Bayi itu diduga tertular ayahnya, yang juga positif Covid-19.

Otoritas kesehatan setempat mengatakan sang bayi didiagnosis positif pada Minggu (1/3/2020), tiga hari setelah ayahnya terdeteksi.

Sang bayi, beserta ibunya, dikarantina di rumah mereka sendiri di Gyeongsan.

Di sisi lain, pemerintah Korea Selatan sebelumnya telah memperingatkan sejumlah besar kasus baru tambahan diperkirakan akan dilaporkan di Daegu, pusat penyebaran virus.

Ilustrasi bayi sakit (Pexels)
Ilustrasi bayi sakit (Pexels)

Mereka juga telah mensurvei 88 persen dari 210.000 jemaat gereja, dan sekitar 2 persen dari mereka (sekitar 4.200 orang) telah menunjukkan gejala.

Masih terkait pasien termuda yang terinfeksi virus corona baru, pada Jumat (21/2/2020) lalu ada seorang bayi berusia 17 hari asal Wuhan yang juga terinfeksi virus.

Selain terkena virus, bayi bernama Xiao Xiao ini juga mengalami kerusakan miokard ringan (cedera otot jantung) yang membuatnya harus dirawat di Rumah Sakit Anak-anak di Wuhan, segera setelah dilahirkan.

Xiao Xiao, pasien termuda yang sembuh dari infeksi virus corona (YouTube/CCTV2)
Xiao Xiao, pasien termuda yang sembuh dari infeksi virus corona (YouTube/CCTV2)

Beruntungnya, gejala Covid-19 yang dialaminya tidak begitu parah sehingga dokter memutuskan untuk merawat kerusakan jantungnya saja dan menunggu sistem kekebalan tubuh sang bayi melawan virus.

Beberapa hari kemudian Xiao dinyatakan pulih tanpa perawatan dan diperbolehkan untuk pulang.

"Dia sekarang bebas dari virus corona baru dan juga penyakit jantungnya. Bahkan, dia tumbuh lebih besar dan lebih gemuk saat dirawat di rumah sakit," ujar sang dokter yang merawat Xiao, dilansir World of Buzz.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antisipasi Corona, IPB Tangguhkan Kunjungan Tamu dari Negara Terdampak

Antisipasi Corona, IPB Tangguhkan Kunjungan Tamu dari Negara Terdampak

Jabar | Senin, 02 Maret 2020 | 10:16 WIB

Berisiko Terkena Corona Covid-19, Indonesia Harus Awasi Jalur Tikus

Berisiko Terkena Corona Covid-19, Indonesia Harus Awasi Jalur Tikus

Health | Senin, 02 Maret 2020 | 10:12 WIB

Buat Laporan Palsu Penculikan Bayi di Angkot, Aura Terancam Jadi Tersangka

Buat Laporan Palsu Penculikan Bayi di Angkot, Aura Terancam Jadi Tersangka

Banten | Senin, 02 Maret 2020 | 09:32 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB