Update Corona Covid-19: Sembuh 48.587 Jiwa , Meninggal 3.168 Jiwa

Vania Rossa, Frieda Isyana Putri

Rabu, 04 Maret 2020 | 08:53 WIB
Update Corona Covid-19: Sembuh 48.587 Jiwa , Meninggal 3.168 Jiwa
Ilustrasi penyebaran virus corona (Coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Masih terus menjadi momok di kalangan masyarakat di seluruh dunia, virus corona Covid-19 menyebar hingga ke 80 negara dan satu kapal pesiar Diamond Princess.

Dilansir laman worldometers.info, pada Rabu (4/3/2020) hingga pukul 08.00 WIB, jumlah kasus infeksi menembus 92.880 orang dan angka kematian tembus 3.168 jiwa, bertambah 49 orang sejak kemarin yang angkanya mencapai 3.119.

Meski begitu, bukan tak ada harapan untuk sembuh dari virus ini. Hingga hari ini, angka kesembuhan mencapai 48.587 jiwa dari total jumlah yang terinfeksi.

Salah satu kabar baik datang dari Swedia, salah satu pasien positif corona Covid-19 sejak 31 Januari dinyatakan sembuh, dan menjadi pasien sembuh pertama di negara tersebut.

Pemerintah tiap negara terus berupaya untuk mencegah angka kematian dan kasus terus bertambah.

Namun di sisi lain, kasus-kasus baru juga semakin banyak yang muncul. Antara lain kasus baru pertama di Chile, Liechtenstein, Carolina Utara AS, Argentina, Gibraltar, dan Ukraina.

Italia menjadi negara ketiga dengan kasus terbesar di luar China, dilaporkan ada 466 kasus baru yang tercatat, menjadikan total kasus di negara teraebut jadi 2.502 dan 27 kematian baru, dari total 79 angka kematian.

Gejala dan pencegahan Virus Corona (Coronavirus) Covid-19.
Gejala dan pencegahan Virus Corona (Coronavirus) Covid-19.

Di Indonesia, setelah lama menyandang status zero virus corona, pada Senin (1/3/2020) lalu, dua warga asal Depok, Jawa Barat, dilaporkan positif terjangkit virus tersebut. Kini keduanya dirawat secara intensif dan diisolasi di RS Penyakit Infeksi Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara.

baca juga

Sementara itu, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Kota Batam, Achmad Farchanny, mengatakan saat ini ada 12 orang anak buah kapal (ABK) yang sedang menjalani proses karantina.

Para ABK tersebut melakukan kontak dengan Warga Negara (WN) Singapura yang positif terpapar virus corona atau Covid-19, demikian dilansir dari Batamnews (jaringan Suara.com), Selasa (3/3/2020).

Achmad mengatakan, 12 orang ABK tersebut saat ini kondisinya terpantau sehat. Mereka dikarantina di kapal yang juga ditumpangi WN Singapura saat ke Batam, begitupun sebaliknya saat kembali ke Singapura.

Tempat karantina ini, kata Achmad, merupakan permintaan dari para ABK tersebut.

Selain para ABK, pihaknya juga menelusuri penumpang kapal lainnya yang juga satu kapal dengan WN Singapura. Dari data manifest penumpang yang diperoleh, ada 26 orang Warga Negara Indonesia (WNI) dan 82 orang Warga Negara Asing (WNA).

"Yang penumpang dalam negeri sedang kami tabulasi, kami pisahkan yang WNI dengan yang WNA," ungkap Achmad.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkait Penyebaran Virus Corona, Ketua DPR Sebarkan 8 Poin Imbauan

Terkait Penyebaran Virus Corona, Ketua DPR Sebarkan 8 Poin Imbauan

DPR | Rabu, 04 Maret 2020 | 08:45 WIB

Bisakah Pengering Tangan Cegah Virus Corona? Ini Faktanya

Bisakah Pengering Tangan Cegah Virus Corona? Ini Faktanya

Health | Rabu, 04 Maret 2020 | 08:44 WIB

Bagikan Masker Gratis di Stasiun Depok

Bagikan Masker Gratis di Stasiun Depok

Foto | Rabu, 04 Maret 2020 | 08:23 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×