Warga Bicara soal Corona Covid-19 di Indonesia, Dzawin Nur Komentar Juga

Ririn Indriani, Dini Afrianti Efendi

Minggu, 08 Maret 2020 | 09:25 WIB
Warga Bicara soal Corona Covid-19 di Indonesia, Dzawin Nur Komentar Juga
Dzawin Nur dan warga lainnya bicara soal virus Corona Covid-19 masuk Indonesia. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Suara.com - Masuknya virus Corona atau Covid-19 ke Indonesia dan menginfeksi 4 warganya membuat sebagian masyarakat khawatir virus semakin meluas di Indonesia.

Tak heran bila beberapa waktu setelah pengumuman bahwa Indonesia dinyatakan positif virus Corona Covid-19, banyak warga berbondong-bondong membeli masker, hand sinitizer hingga menyebabkan kelangkaan. Bahkan tidak sedikit terjadi panic buying di beberapa supermarket dimana warga membeli begitu banyak kebutuhan pokok.

Tapi sebenarnya, bagaimana sih pandangan warga Indonesia tentang fenomena virus Corona Covid-19 ini yang masuk ke Indonesia? Suara.com berhasil meminta pendapat mereka, dan mereka sudah tahu pasti tentang masuknya virus ke Tanah Air. Sebagian dari mereka juga banyak yang mengaku takut.

Takut dan was-was
"Ya takut mah takut, tinggal pasrah ajalah sama yang maha kuasa allah yang punya istilahnya, ada nggak ada tergantung kitanya yang penting jaga kesehatan kebersihan di rumah," ujar Warsinah, 69 tahun kepada Suara.com beberapa waktu lalu.

Ketakutan ini juga dirasakan para mahasiswa dan pekerja yang mengaku sedikit was-was serta khawatir. Beruntung ketakutan tidak diperparah karena mereka tidak begitu sering kontak dengan warga negara Asing.

"Lumayan sih jadi lebih waspada kalau takut sih kayaknya enggak, karena paparan saya di lingkungan nggak ada orang dari luar negeri, jadi saya masih ngerasa belum begitu takut," aku Ardi salah satu pekerja swasta di Jakarta.

Gejala dan pencegahan Virus Corona (Coronavirus) Covid-19.
Gejala dan pencegahan Virus Corona (Coronavirus) Covid-19.

Sementara Icha, mahasiswa punya pendapat serupa, "Takut sih lebih ke deg-degan aja sih lebih ke was-was aja, tapi kalau takut nggak begitu. Biasa aja," celotehnya.

Sedangkan Dzawin Nur seorang Traveler yang baru tiba dari Bali mengaku tidak takut dan panik karena efeknya tidak begitu bahaya dari virus yang ada lebih dulu sebelum virus Corona Covid-19, seperti SARS.

baca juga

"Tidak (takut) dong, yang pertama karena si corona itu nggak lebih kejam dari SARS. SARS juga saya nggak panik jadi apalagi sekarang," ungkapnya santai.

Jangan Berlebihan Pakai Masker
Alih-alih menggunakan masker, Icha lebih pilih memanfaatkan tisu untuk didobel bersama masker non bedah. Hal ini dilakukan mengingat masker yang sulit ditemukan, sedangkan saat itu ia sedang sakit.

"Stok tisu sih, kebetulan aku lagi nggak enak badan, masker juga takut kenapa-napa. Cuman bukan karena ada Covid-19 ini aku jadi stok masker enggak, cuma lagi sakit aja," aku Icha.

Sadar betul masker sedang langka Ardi lebih memilih menjaga kebersihan dengan rajin mencuci tangan sebelum beraktivitas, sebisa mungkin menggunakan antiseptik. Ya, walaupun tidak membunuh virus, setidaknya kuman atau bakteri tidak membuatnya mudah sakit sehingga gampang terkena virus.

"Dari dulu suka cuci tangan, cuma sekarang lebih suka lagi, jadi kalau abis dari kereta gojek langsung nyari tempat cuci tangan, pakai handsinitizer. Agak lebay sih, tapi kayaknya nggak ada salahnya juga buat pencegahan," cerita Ardi.

Virus Corona (Coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)
Virus Corona (Coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)

Sementara Dzawin Nur yang juga seorang komika, tinggal di Bali lebih dari sebulan saat virus Corona Covid-19 sedang mewabah, tidak membuatnya ingin memakai masker.

Walaupun di pulau dewata banyak wisatawan luar negeri, ia tidak perlu pakai masker. Toh, kata Dzawin dia juga tidak sakit.

"Tapi santai-santai aja, banyak yang pakai masker, kalau saya kayaknya nggak deh. Apalagi saya baru baca seharunya yang pakai masker itu pengidap bukan orang yang nggak kena," celoteh Dzawin.

Dear Pemerintah: Jangan Buat Rakyat Panik!
Harapan mereka untuk pemerintah sebagai pemangku kebijakan, diharapkan betul kehadirannya saat peristiwa wabah ini.

Pria berusia 57 tahun, Tyo sangat berharap pemerintah tidak perlu mengkarantina kota Depok.

"Kalau bisa masker yang gratis, jangan ditakut-takutin. Daerah Depok jangan di steril-steril banget, orang jadi seperti Depok dimusuhin, kalau keluar wah orang Depok, ntar ada virus disini. Jangan! Biasa aja hidup tergantung allah," ujar Tyo lugas.

Hotline Virus Corona
Hotline Virus Corona Covid-19. (Suara.com)

Serupa dengan Tyo, Dzawin Nur juga tidak ingin warga yang sudah panik dibuat tambah panik. Ia juga berharap pemerintah selalu mengedukasi masyarakat, atau istilahnya anak muda sekarang adalah bersikap 'selow'.

"Yang pasti pencegahan, ada sosialisasi tapi harus ditekankan juga, paniknya jangan terlalu, jangan terlalu wow begitu, ya selow aja," seloroh Dzawin Nur.

Jebolan pondok pesantren Banten itu juga ingat betul, risiko virus Corona Covid-19 ini tidak lebih parah dari angka kecelakaan berlalu lintas setiap harinya, misalnya pengendara motor tidak pakai helm lalu kecelakaan.

"Dari statistiknya 14 persen yang meninggal di umur 40 tahun ke atas, sedangkan penyebab kematian lebih tinggi karena motor itu orang, masih santai aja nggak pakai helm, padahal lebih bahaya itu dari corona," imbuhnya tegas.

Terakhir, Icha sebagai mahasiswa juga mengkritisi pemerintah agar terus bersikap terbuka kepada rakyat agar bisa tahu keadaan yang sebenarnya. Itu juga disebut ampuh menghapus panik yang sedang melanda masyarakat.

"Lebih terbuka aja sih, dikasih tahu semuanya apa-apa yang sudah dilakukan, bagus kasih tahu masyarakatnya, jadi orang-orang nggak panik karena udah tahu dari pemerintahnya keadaanya bagaimana," kata Icha lugas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Terpopuler: Bocah Konsumsi Viagra, Aida Saskia Pingsan Gegara Vertigo

5 Terpopuler: Bocah Konsumsi Viagra, Aida Saskia Pingsan Gegara Vertigo

Health | Sabtu, 07 Maret 2020 | 11:45 WIB

AS Setujui Penggunaan Disinfektan untuk Pencegahan Virus Corona, Efektif?

AS Setujui Penggunaan Disinfektan untuk Pencegahan Virus Corona, Efektif?

Health | Sabtu, 07 Maret 2020 | 07:15 WIB

Cara Karantina Diri Sendiri di Rumah dari Corona Covid-19

Cara Karantina Diri Sendiri di Rumah dari Corona Covid-19

Video | Sabtu, 07 Maret 2020 | 08:00 WIB

Terkini

Gema Bangsa Tolak Syarat Capres-Cawapres Didukung Minimal 2 Fraksi, Singgung Risiko Oligarki

Gema Bangsa Tolak Syarat Capres-Cawapres Didukung Minimal 2 Fraksi, Singgung Risiko Oligarki

News | Rabu, 30 September 2026 | 16:57 WIB

Dirjen SDA Arnold Ritiauw: Yang Dimarahi Menteri PU Bukan Saya

Dirjen SDA Arnold Ritiauw: Yang Dimarahi Menteri PU Bukan Saya

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 16:57 WIB

Biaya Mahal Menguatkan Nilai Tukar Rupiah

Biaya Mahal Menguatkan Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 16:57 WIB

Baru Hirup Udara Bebas, Indra Kenz Terancam Dijebloskan ke Penjara Lagi

Baru Hirup Udara Bebas, Indra Kenz Terancam Dijebloskan ke Penjara Lagi

News | Rabu, 30 September 2026 | 16:52 WIB

Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles Hanya Untuk Nasabah BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas

Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles Hanya Untuk Nasabah BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas

Bali | Rabu, 30 September 2026 | 16:50 WIB

Nasabah Mendapatkan Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles dari BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas

Nasabah Mendapatkan Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles dari BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 16:46 WIB

Dobrak Stagnasi 5 Ton, Teknologi Tani Modern di Lampung Sukses Lipat Gandakan Panen Jadi 11 Ton/Ha

Dobrak Stagnasi 5 Ton, Teknologi Tani Modern di Lampung Sukses Lipat Gandakan Panen Jadi 11 Ton/Ha

Lampung | Rabu, 30 September 2026 | 16:46 WIB

Spesifikasi Lengkap dan Harga Infinix XBOOK 14 Neo, Laptop untuk Produktivitas Mahasiswa

Spesifikasi Lengkap dan Harga Infinix XBOOK 14 Neo, Laptop untuk Produktivitas Mahasiswa

Tekno | Rabu, 30 September 2026 | 16:45 WIB

BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas Berikan Nasabah Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles

BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas Berikan Nasabah Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles

Malang | Rabu, 30 September 2026 | 16:43 WIB

Travel Reward untuk Frequent Traveler, Ada Ekstra 27.000 GarudaMiles dari BRI

Travel Reward untuk Frequent Traveler, Ada Ekstra 27.000 GarudaMiles dari BRI

Jatim | Rabu, 30 September 2026 | 16:35 WIB

×