Peneliti Temukan Virus Corona Covid-19 Bisa Bertahan Hidup di Udara 3 Jam

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 18 Maret 2020 | 13:16 WIB
Peneliti Temukan Virus Corona Covid-19 Bisa Bertahan Hidup di Udara 3 Jam
Wabah Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Virus corona Covid-19 yang bisa menular lewat cairan tubuh, tidak hanya bisa bertahan di permukaan selama berjam-jam. Ternyata virus corona Covid-19 ini juga bisa bertahan hidup di udara.

Orang sehat mungkin saja tertular virus corona Covid-19 yang mematikan ini melalui udara dan menyentuh permukaan yang terkontaminasi.

Para ilmuwan menemukan bahwa virus corona baru yang dikenal sebagai SARS-CoV-2 secara medis ini bisa bertahan di udara selama 3 jam. Selain itu, virus corona Covid-19 juga bisa bertahan 4 jam di tembaga, 24 jam pada kanrton dan 2-3 hari pada plastik dan besi tahan karat.

Virus corona Covid-19 yang bisa bertahan di udara selama 3 jam ini perlu diwaspadai. Temuan baru tentang corona Covid-19 di udara ini pun diterbitkan dalam The News England Journal of Medicine, yang dibuat oleh National Institutes of Health, CDC, UCLA dan Ilmuwan Universitas Princeton.

Karena itu dilansir dari Mirror, semua orang perlu memperhatikan kesehatan dan perlindungan dirinya agar tidak tertular virus corona Covid-19.

Ilustrasi virus corona Covid-19. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona Covid-19. [Shutterstock]

Di Inggris, virus corona Covid-19 telah merenggut nyawa 71 orang. Jumlah korban meninggal karena virus corona Covid-19 ini pun diprediksi akan meningkat menjadi ratusan dalam beberapa minggu mendatang.

Sementara itu, Leo Vadkar, seorang politisi Gael Irlandia memuji para pekerja medis yang sudah menggunakan pakaian dan peralatan yang sesuai aturan. Mereka yang berada di garda terdepan melawan virus corona Covid-19 memang perlu memperhatikan perlindungan dirinya.

Sedangkan, perdana menteri Inggris, Boris Johnson berusaha mempertimbangkan saran ilmiah tentang virus corona Covid-19 yang bisa bertahan di udara 3 jam dan di permukaan 72 jam.

Pemerintah pun telah mendesak agar wanita hamil tidak kehilangan jatah cutinya akibat virus corona Covid-19. Juru bicara ekonomi SNP, Alison Thewliss, menyerukan agar wanita hamil mengambil cuti lebih awal sebagai tindakan perlindungan.

baca juga

"Saya ingin bertanya kepada Kanselir Rishi Sunak (Sekretaris Kerja dan Pensiun Theresa Coffey) mengenai perlindungan yang diberikan pada wanita hamil sekitar hak bersalin dan cuti hamil," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Hoaks, Ada Situs Covid-19 Sebagai Sumber Informasi Resmi

Cegah Hoaks, Ada Situs Covid-19 Sebagai Sumber Informasi Resmi

Health | Rabu, 18 Maret 2020 | 13:13 WIB

Kisah Jennifer Haller, Rela Jadi Orang Pertama yang Disuntik Vaksin Corona

Kisah Jennifer Haller, Rela Jadi Orang Pertama yang Disuntik Vaksin Corona

Health | Rabu, 18 Maret 2020 | 13:09 WIB

Bertambah, Satu Lagi Pasien Positif Corona di Jogja

Bertambah, Satu Lagi Pasien Positif Corona di Jogja

Jogja | Rabu, 18 Maret 2020 | 13:05 WIB

Terkini

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 20:30 WIB

Terbentur Modal, UMKM Sulam Kasab Aceh Bangkit Berkat PNM Mekaar dan BRI

Terbentur Modal, UMKM Sulam Kasab Aceh Bangkit Berkat PNM Mekaar dan BRI

Bri | Minggu, 20 September 2026 | 20:20 WIB

×