Pertumbuhan Gigi Bisa Ungkap Riwayat Stres Seseorang? Ini Bukti Ilmiahnya

Bimo Aria Fundrika, Frieda Isyana Putri

Jum'at, 27 Maret 2020 | 16:15 WIB
Pertumbuhan Gigi Bisa Ungkap Riwayat Stres Seseorang? Ini Bukti Ilmiahnya
Ilustrasi pertumbuhan Gigi Bisa Ungkap Riwayat Stres Seseorang? Ini Bukti Ilmiahnya. (Shutterstock)

Suara.com - Kondisi stres sering dialami banyak orang ketika saat tengah dalam tekanan. Namun, tak banyak yang tahu pasti apa penyebab sebenarnya.

Kini sebuah studi baru berhasil mengungkap bahwa gigi ternyata dapat menunjukkan tanda-tanda riwayat stres yang pernah kita alami dalam hidup kita. Beberapa di antaranya seperti stres saat melahirkan atau menopause pada perempuan.

Dikutip dari Medical Daily, dalam studi tersebut dikatakan fenomena saat stres di masa lampau meninggalkan tanda di jaringan di dalam mulut kita.

Proses itu mirip dengan cara bagaimana pohon mengungkap banyak hal mengenai iklim dan lingkungan tempat mereka tumbuh lewat ketebalan dan cincin pohon di dalamnya.

Ilustrasi gigi. (Shutterstock)

Perbedaannya adalah bagaimana jaringan di dalam gigi kita berinteraksi dengan cahaya untuk mengungkap petunjuk yang dapat kita tafsirkan.

"Kami tidak tahu bahwa sebagian dari organisme memberikan sebuah arsip biologis yang setia sepanjang hidup," kata Paola Cerrito, rekan penulis riset tersebut dari New York University.

Penemuan baru ini dapat memberikan pencerahan mengenai fakta bahwa manusia adalah salah satu dari sedikit mamalia yang terus hidup bertahun-tahun meski sudah tak subur lagi. Ini juga mengarah pada beberapa teori seperti "grandmother theory" yang menyebutkan bahwa perempuan pasca menopause hidup untuk membantu anak-anak mereka bereproduksi juga.

Dengan demikian, studi ini dapat membantu dalam cara memberikan kaitan evolusioner antara pola kelahiran dan menopause. Karena hal ini, tim Cerrito memutuskan untuk melihat gigi para primata dan kerabat manusia lainna untuk mencari petunjuk yang mereka butuhkan.

Walau begitu, tim ini percaya bahwa penemuan mereka bisa digunakan untuk tujuan lain juga. Misalnya digunakan oleh para arkeolog.

baca juga

"Metode yang kami kembangkan bisa digunakan oleh para arkeolog masa purba untuk menyambungkan bagian-bagian agar lebih memahami kehidupan masyarakat lampau dengan mengintegrasikan jejak tulisan dari kehidupan sosial dan publik seseorang dengan data biologis terkait detail intim seperti kesuburan, menopause, dan stressor fisik lainnya," terang Cerrito.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal ScientifiC Reports ini melibatkan 47 gigi dari 15 orang modern yang telah meninggal dan dianalisis menggunakan cahaya mikroskopik yang terpolarisasi.

Tujuannya untuk mengecek apakah ada interaksi antara cementum (jaringan gigi) dengan cahaya, dan mengungkapkan bahwa perubahan ini benar adanya dengan kejadian-kejadian yang diketahui tepat pada kehidupan seseorang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Virus Corona Bisa Sebabkan Anak Stres, Kenali Tanda-tandanya!

Pandemi Virus Corona Bisa Sebabkan Anak Stres, Kenali Tanda-tandanya!

Health | Jum'at, 27 Maret 2020 | 08:05 WIB

5 Tips Meredam Stres dan Panik di Tengah Pandemi Corona Covid-19

5 Tips Meredam Stres dan Panik di Tengah Pandemi Corona Covid-19

Health | Kamis, 26 Maret 2020 | 15:46 WIB

Pergi ke Dokter saat Pandemi Corona Covid-19, Kapan Waktu yang Tepat?

Pergi ke Dokter saat Pandemi Corona Covid-19, Kapan Waktu yang Tepat?

Health | Minggu, 22 Maret 2020 | 14:59 WIB

Terkini

Baleg DPR-Pemerintah Mulai Bahas RUU Satu Data Indonesia, Target Sah Pekan Depan

Baleg DPR-Pemerintah Mulai Bahas RUU Satu Data Indonesia, Target Sah Pekan Depan

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:23 WIB

Soroti Bebas Bersyaratnya Mas Bechi, Menteri PPPA Desak Evaluasi Total Remisi Kejahatan Seksual

Soroti Bebas Bersyaratnya Mas Bechi, Menteri PPPA Desak Evaluasi Total Remisi Kejahatan Seksual

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:22 WIB

Soroti Bechi Jombang Bebas Bersyarat, Kemen PPPA: Pemulihan Trauma Korban Butuh Waktu Seumur Hidup

Soroti Bechi Jombang Bebas Bersyarat, Kemen PPPA: Pemulihan Trauma Korban Butuh Waktu Seumur Hidup

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:22 WIB

Kontrak Habis! Girl Group UNIS Umumkan Bubar setelah 2,5 Tahun Debut

Kontrak Habis! Girl Group UNIS Umumkan Bubar setelah 2,5 Tahun Debut

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:20 WIB

Efek BI Rate Ditahan, Rupiah Bangkit ke Level Rp17.818

Efek BI Rate Ditahan, Rupiah Bangkit ke Level Rp17.818

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 17:18 WIB

Jadi Tersangka Kasus HGB ATR/BPN, Eks Bupati Kebumen Arif Sugiyanto Bukan Mantan Pegawai KPK

Jadi Tersangka Kasus HGB ATR/BPN, Eks Bupati Kebumen Arif Sugiyanto Bukan Mantan Pegawai KPK

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:17 WIB

3 Fakta Menarik Songpyeon, Kue Beras Kukus Daun Pinus Khas Musim Gugur di Korea

3 Fakta Menarik Songpyeon, Kue Beras Kukus Daun Pinus Khas Musim Gugur di Korea

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:15 WIB

Mahasisw ITB Kembangkan Minyak Jelantah Jadi Cat Ramah lingkungan

Mahasisw ITB Kembangkan Minyak Jelantah Jadi Cat Ramah lingkungan

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 17:15 WIB

Review Film Akal Imitasi: Ketika AI Masuk Kelas, Pintar Jadi Kian Mahal?

Review Film Akal Imitasi: Ketika AI Masuk Kelas, Pintar Jadi Kian Mahal?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:15 WIB

Komisi III DPR Berkomitmen All Out Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas

Komisi III DPR Berkomitmen All Out Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:12 WIB

×