Array

Tak Perlu Takut, Donor Darah selama Pandemi Corona Dinilai Aman

Rabu, 01 April 2020 | 13:43 WIB
Tak Perlu Takut, Donor Darah selama Pandemi Corona Dinilai Aman
Ilustrasi perempuan melakukan donor darah (Shutterstock)

Suara.com - Sejak pandemi virus corona baru merebak di Indonesia, jumlah pendonor darah menjadi berkurang. Palang Merah Indonesia (PMI) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah kekurangan pasokan stok darah.

Dalam pernyataan PMI, jumlah pendonor berkurang hingga 90% karena imbauan physical distancing untuk menekan penyebaran virus corona baru. Sedangkan stok darah telah berkurang hingga 70%.

Tapi nyatanya ini tidak hanya terjadi di Indonesia saja, Palang Merah Amerika di South Carolina pun sempat mengalami hal yang sama. Namun, setelah mereka memberi tahu publik tentang kondisinya, situasi berubah makin membaik.

Dilansir WIS News, pusat donor darah di negara tersebut juga membuat lingkungan untuk donor menjadi aman dengan memberi jarak enam kaki (1,8 meter) pada masing-masing ranjang sehingga pendonor tidak cemas.

Mereka juga telah mengatur janji dengan pendonor agar tidak ada banyak orang yang mendonor dalam satu waktu.

Donor darah di LTC Glodok, Jakarta, Sabtu (16/9).
Donor darah di LTC Glodok, Jakarta, Sabtu (16/9).

Dalam situasi pandemi seperti ini memang dapat dimengerti orang-orang menjadi cemas untuk keluar rumah, terlebih untuk melakukan tindakan kesehatan.

Namun, organisasi nirbala yang mewakili bidang transfusi darah di Amerika, AABB, menjelaskan bahwa individu tidak berisiko tertular virus melalui proses donor darah atau melalui transfusi darah.

"Virus pernapasan umumnya tidak diketahui ditularkan melalui sumbangan atau transfusi," tulis AABB dalam laman resminya.

AABB mencatat, tidak ada kasus penularan melalui donor darah yang pernah dilaporkan untuk dua virus corona lain (SARS dan MERS).

Baca Juga: Gegara Corona Covid-19, PMI Kekurangan Pasokan Stok Darah, Yuk Donor Darah!

Sedangkan Palang Merah Australia Lifeblood telah mengeluarkan protokol mengenai donor darah untuk melindungi tenaga medis, pendonor, serta pasien yang menerima donor.

Berdasarkan The Conversation, berikut aturan dari Palang Merah Australia Lifeblood:

  • Siapa pun yang telah kembali dari luar negeri tidak dapat mendonor selama 28 hari setelah mereka kembali
  • Orang yang telah melakukan kontak dekat dengan orang terinfeksi Covid-19 harus menunggu 28 hari sebelum mendonor
  • Orang yang telah dipastikan terinfeksi virus corona tidak dapat menyumbang sampai dinyatakan pulih oleh dokter dan menjalani masa pemulihan tambahan
  • Orang dengan gejala seperti pilek ringan tidak akan dapat menyumbang sampai benar-benar pulih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI