Tak Mampu Lindungi Tenaga Medis, Penanggulangan Pandemi Bisa Kacau

M. Reza Sulaiman

Sabtu, 04 April 2020 | 07:08 WIB
Tak Mampu Lindungi Tenaga Medis, Penanggulangan Pandemi Bisa Kacau
Simulasi penanganan pasien yang terdeteksi Virus Corona di RS Margono Soekarjo Purwokerto. [Suara.com/Anang Firmansyah]

Suara.com - Tak Mampu Lindungi Tenaga Medis, Penanggulangan Pandemi Bisa Kacau

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta negara-negara di kawasan Asia menggunakan pendekatan menyeluruh dalam menghadapi pandemi virus Corona Covid-19.

Demi mencegah lebih banyak lagi orang terinfeksi dan pasien meninggal dunia, perlindungan bagi tenaga medis sangat penting.

Direktur WHO Kawasan Asia Selatan-Timur, dr. Poonam Khetrapal Singh, melalui sebuah pernyataan yang dikeluarkan di New Delhi, India, menyebut kebanyakan negara menyoroti kebutuhan perlengkapan medis, alat tes, alat pelindung diri bagi tenaga medis, serta keperluan meningkatkan kapasitas sistem kesehatan, khususnya untuk menangkal penularan lokal di masyarakat.

"Kekurangan semacam ini adalah masalah global, dan menjadi salah satu yang paling berdampak terhadap langkah penanganan kita. Jika kita tidak bisa melindungi pekerja medis dan tidak mampu menjalankan cukup banyak tes, kita akan berjuang dengan satu tangan terikat," kata Singh dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Sabtu (4/4/2020).

Karenanya, ia menyatakan bahwa WHO akan terus bekerja dengan Jaringan Rantai Pasokan Pandemi untuk menjamin dukungan terhadap semua negara dengan risiko tinggi terjangkit ataupun yang sudah terdampak hebat COVID-19.

Singh juga menyebut bahwa masyarakat perlu berada di pusat langkah penanganan COVID-19 agar ada pendekatan yang lebih menyeluruh.

"Tanggung jawab harus dipikul bersama. Dalam tahap ini, setiap orang harus berkontribusi untuk meminimalisasi dampak kesehatan serta sosial ekonomi akibat pandemi ini," kata Singh.

Ilustrasi APD. (Shutterstock)
Ilustrasi APD. (Shutterstock)

WHO Kawasan Asia Selatan-Timur (South-East Asia Region/SEARO) menaungi 11 negara anggota yang tersebar di wilayah Asia Selatan, Asia Timur, dan Asia Tenggara, yakni Bangladesh, Bhutan, Korea Selatan, India, Indonesia, Maladewa, Myanmar, Nepal, Sri Lanka, Thailand, dan Timor Leste.

baca juga

Singh telah menggelar rapat jarak jauh bersama para menteri negara-negara di kawasan tersebut untuk memetakan apa saja yang menjadi kesulitan masing-masing negara dalam menanggulangi COVID-19.

Di samping itu, Singh menyampaikan apresiasi terhadap India, Indonesia, dan Thailand yang telah bergabung dalam WHO Solidarity Trial, program WHO untuk menguji empat obat agar diketahui mana yang paling efektif bagi pasien terjangkit corona.

"Semakin banyak negara yang bergabung, akan semakin cepat pula kita mendapatkan hasilnya. Saya memohon semua negara agar ikut mendaftarkan diri," kata Singh. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dortmund Sulap Signal Iduna Park Jadi Faskes Perawatan Pasien Virus Corona

Dortmund Sulap Signal Iduna Park Jadi Faskes Perawatan Pasien Virus Corona

Bola | Sabtu, 04 April 2020 | 06:30 WIB

Ngeri, Dokter Temukan Kerusakan Sistem Otak pada Pasien Corona Covid-19

Ngeri, Dokter Temukan Kerusakan Sistem Otak pada Pasien Corona Covid-19

Health | Sabtu, 04 April 2020 | 07:00 WIB

Jangan Khawatir, Ini Panduan Belanja Selama Pandemi Covid-19

Jangan Khawatir, Ini Panduan Belanja Selama Pandemi Covid-19

Video | Sabtu, 04 April 2020 | 07:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB