4 Hal Penting Harus Dilakukan Indonesia dalam Hadapi Covid-19, Apa Saja?

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Senin, 06 April 2020 | 13:59 WIB
4 Hal Penting Harus Dilakukan Indonesia dalam Hadapi Covid-19, Apa Saja?
Presiden Joko Widodo merapikan masker yang digunakannya saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak]

Suara.com - Kurva Covid-19 di Indonesia tidak kunjung turun. Setiap harinya, kasus selalu meningkat dengan tingkat kematian yang cukup tinggi.

Apa yang terjadi di Indonesia dikahwatirkan bisa melumpuhkan sistem kesehatan. Hal itu dinyatakan oleh Kepala Departemen Manajemen Rumah Sakit, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin, Irwandy melalui The Conversation.

"Hanya dalam hitungan kurang dari satu setengah bulan pandemi COVID-19 telah melumpuhkan sistem kesehatan masyarakat di Italia. Hal serupa juga berpotensi terjadi di Indonesia," tulisnya dalam The Conversation.

Menurut Irwandi, jika tidak ingin bernasib sama dengan Italia, pemerintah harus memiliki empat strategi pokok.

"Perlindungan masyarakat umum, perlindungan populasi rentan dan berisiko, perlindungan tenaga kesehatan, dan peningkatan kapasitas layanan kesehatan," tambahnya.

1. Perlindungan Masyarakat Umum

Obat dan vaksin untuk Covid-19 masih dikembangkan di berbagai negara. Oleh karena itu, pemutusan rantai penularan menjadi opsi paling memungkinkan.

Menurut Irwandi, soal karantina dan social distancing bisa efektf jika ada perlindungan di bidang ekonomi.

Ilustrasi jangan mudik di tengah wabah corona. (ist)
Ilustrasi jangan mudik di tengah wabah corona. (ist)

"Kebijakan social distancing ini baru akan efektif jika diikuti dengan berbagai kebijakan perlindungan bidang ekonomi dan sosial," tulisnya.

baca juga

Sejauh ini, pemerintah telah mengeluarkan sembian kebijakan dalam kaitannya pada Covid-19. Enam di antaranya terfokus pada bantuan terhadap masyarakat menengah ke bawah.

Atas adanya kebijakan itu, Irwandi menyatakan bahwa pemerintah harus segera menindaklanjuti dengan peraturan teknis.

"Harus segera ditindaklanjuti dengan peraturan teknis agar masyarakat di bawah dapat merasakan langsung dan paham bagaimana cara memperoleh manfaatnya," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Karantina Mandiri COVID-19, Jalan Swadaya Manggarai Ditutup Warga!

Karantina Mandiri COVID-19, Jalan Swadaya Manggarai Ditutup Warga!

News | Minggu, 05 April 2020 | 20:52 WIB

Ponorogo dan Bondowoso Zona Merah Virus Corona Baru Jawa Timur

Ponorogo dan Bondowoso Zona Merah Virus Corona Baru Jawa Timur

Jatim | Minggu, 05 April 2020 | 20:47 WIB

Kisah Perawat Mayat di Tengah Corona: Batal Pensiun hingga Kehilangan Kawan

Kisah Perawat Mayat di Tengah Corona: Batal Pensiun hingga Kehilangan Kawan

News | Minggu, 05 April 2020 | 20:41 WIB

Terkini

Hadapi Musim Influenza A, Pentingnya Vaksinasi dan Menyiapkan Kebutuhan Kesehatan di Rumah

Hadapi Musim Influenza A, Pentingnya Vaksinasi dan Menyiapkan Kebutuhan Kesehatan di Rumah

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 14:01 WIB

15 Pelaku Bom Paskah Divonis Penjara 220 Tahun di Sri Lanka

15 Pelaku Bom Paskah Divonis Penjara 220 Tahun di Sri Lanka

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:00 WIB

Novel Cake Shop: Aksi Stalk Crush Berujung Temukan Pelanggan dan Cinta Baru

Novel Cake Shop: Aksi Stalk Crush Berujung Temukan Pelanggan dan Cinta Baru

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 14:00 WIB

Cara Menghilangkan Bau Amis Daging yang Membekas di Freezer, Ini Tips dari Pakar IPB

Cara Menghilangkan Bau Amis Daging yang Membekas di Freezer, Ini Tips dari Pakar IPB

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 13:58 WIB

Gemilang di Usia Muda, Etenia Croft Borong Dua Nominasi AMI Awards 2026

Gemilang di Usia Muda, Etenia Croft Borong Dua Nominasi AMI Awards 2026

Entertainment | Jum'at, 25 September 2026 | 13:56 WIB

War Tiket BIGBANG Makin Mudah, Ada Jalur Presale Khusus VIP

War Tiket BIGBANG Makin Mudah, Ada Jalur Presale Khusus VIP

Tekno | Jum'at, 25 September 2026 | 13:54 WIB

Diprotes Warga, Reklame Mobil Mewah Halangi Jalur Tunanetra di Senopati

Diprotes Warga, Reklame Mobil Mewah Halangi Jalur Tunanetra di Senopati

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:51 WIB

5 Hal yang Bikin Tikus Betah di Rumah, Bukan Cuma Sisa Makanan

5 Hal yang Bikin Tikus Betah di Rumah, Bukan Cuma Sisa Makanan

Sumut | Jum'at, 25 September 2026 | 13:50 WIB

Arti Mimpi Melihat Ular dalam Islam, dari Musuh hingga Datangnya Harta

Arti Mimpi Melihat Ular dalam Islam, dari Musuh hingga Datangnya Harta

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 13:49 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual di Sekolah ICM Tangsel Masuk Penyidikan, Terduga Pelaku Oknum Wali Kelas

Dugaan Kekerasan Seksual di Sekolah ICM Tangsel Masuk Penyidikan, Terduga Pelaku Oknum Wali Kelas

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:44 WIB

×