Canggih, AS Hanya Gunakan Air Liur untuk Tes Corona Covid-19

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 15 April 2020 | 14:50 WIB
Canggih, AS Hanya Gunakan Air Liur untuk Tes Corona Covid-19
Ilustrasi tes cepat virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Canggih, AS Hanya Gunakan Air Liur untuk Tes Corona Covid-19

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS atau FDA telah menyetujui alat pengetesan Covid-19 hanya bermodalkan air liur sebagai sampel.

Mengutip CNN Amerika, Rabu (15/4/2020) alat tes ini dikembangkan Rutgers University yang bekerjasama dengan kelompok peneliti lain. Pengujian ini kini telah mendapat izin FDA pada Selasa 14 April 2020 kemarin.

Dengan disetujuinya alat pemeriksaan ini, artinya AS bisa memperluas kapasits pengujian Covid-19, tanpa menggunakan spesimen metode swab, usapan di belakang hidung dan tenggorokan.

"Ini berarti kita tidak lagi harus menempatkan profesional perawatan kesehatan yang berisiko terinfeksi dengan melakukan pengambilan spesimen dari nasofarung atau orofaring," ujar Andrew Brooks, Kepala Operasi dan Direktur Pengembangan Teknologi Lab RUCDR Infinitie Biologics.

Dengan demikian, lanjut dia, alat pelindung diri (APD) yang digunakan saat mengambil spesimen swab, bisa dialihkan dan digunakan untuk merawat pasien daripada sekadar digunakan dalam pengetesan.

Ilustrasi tes air liur. (Shutterstock)
Ilustrasi tes air liur. (Shutterstock)

"Kami bisa secara signifikan meningkatkan jumlah orang yang diuji setiap hari karena pengumpulan air liur lebih cepat dan mudah didapatkan dibanding pengambilan swab," kata Brooks.

Dalam pengembangannya, Reutgers University telah berkerjasama dengan jaringan RWJBarnabas Health dan Middlesex County di New Jersey, untuk membuat tes air liur tersedia pada Rabu mendatang.

Nantinya fasilitas pengujian ini diambil secara drive thru di Edison, New Jersey.

baca juga

Komisioner FDA, Dr. Stephen Hahn menekankan bahwa tes berbasis air liur yang baru tetap tidak bisa dilakukan di rumah.

"Ini bukan tes di rumah. Ini masih harus dilakukan oleh penyedia layanan kesehatan. Namun itu memberikan keuntungan untum bergerak maju dan memperluas peluang untuk pengujian," kata Hahn.

Hahn berkata, jika ini merupakan inovasi hebat dalam menghadapi pandemi Covid-19. Mengingat cara tes ini lebih nyaman bagi pasien, dan itu bisa diulang beberapa kali.

Selain itu tes ini juga lebih aman bagi petugas yang mengambil sampel karena lebih mudah.

Salah satu perusahaan yang menjual alat tes dengan air liur, Vault Health membandrolnya dengan harga 150 dollar atau setara Rp 2,4 juta per satu alat tes.

"Vault percaya ini adalah metode yang efektif untuk menjaga keselamatan tenaga medis dan pasien dalam memberikan perawatan dan menjalani perawatan," ujar Jason Feldman, CEO sekaligus Founder Vault Health.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengatasi Covid-19, Peneliti Harvard Menyebut Lockdown Satu Kali Tak Cukup

Mengatasi Covid-19, Peneliti Harvard Menyebut Lockdown Satu Kali Tak Cukup

Health | Rabu, 15 April 2020 | 14:06 WIB

Mengancam Petugas Laboratorium, Virus Corona Bisa Bertahan di Suhu Tinggi

Mengancam Petugas Laboratorium, Virus Corona Bisa Bertahan di Suhu Tinggi

Health | Rabu, 15 April 2020 | 14:12 WIB

Indonesia Pakai Rapid Test untuk Uji Corona, Pakar: Murah dan Tidak Tepat

Indonesia Pakai Rapid Test untuk Uji Corona, Pakar: Murah dan Tidak Tepat

News | Rabu, 01 April 2020 | 16:25 WIB

Terkini

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:24 WIB

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:15 WIB

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:10 WIB

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

×