Sakit Gigi saat Pandemi Corona?, Begini Cara Mengatasinya di Rumah

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 16 April 2020 | 15:55 WIB
Sakit Gigi saat Pandemi Corona?, Begini Cara Mengatasinya di Rumah
Ilustrasi sakit gigi

Suara.com - Saat pandemi corona Covid-19, sakit gigi mungkin menjadi penyakit yang sementara harus ditangani sendiri di rumah. Dokter Hilary Jones melalui tayangan Good Morning Britain (GMB) memberikan tips bagi Anda yang mengalami sakit gigi saat pandemi.

"Semuanya (perawatan kesehatan) ditunda kecuali keadaan darurat, orang masih bisa mendapatkan perawatan darurat yang sulit didapat," kata Jones pada Senin (13/4/2020) seperti yang dikutip dari Mirror.

Menurut dokter Jones, sakit gigi bisa ditekan dengan menggunakan antibiotik. Pengobatan tersebut bisa dilakukan karena dikhawatirkan infeksi gigi akan menyebar ke jaringan lunak seperti rahang.

Dilansir dari Mirror, dokter 60 tahun itu menegaskan bahwa antibiotik memang tidak menghilangkan rasa sakit sepenuhnya, tapi cukup bisa mengurangi.

"Jadi itu (antibiotik) tidak sempurna tetapi biasanya ada penghilang rasa sakit, ada antibiotik yang dapat meringankan rasa sakit sampai Anda bisa benar-benar mengunjungi dokter gigi," ujar Jones.

Ilustrasi (Foto: shutterstock)
Ilustrasi antibiotik (Foto: shutterstock)

Menurut Jones, terus berada di rumah menjadi hal terbaik selama pandemi karena kenaikan kurva Covid-19 belum mencapai pada puncakya.

"Kita harus berpikir beberapa minggu ke depan karena kita telah melakukan cukup banyak kerja keras, tetapi kita belum mencapai puncak kasus dan itu pasti akan datang," kata Jones.

"Jadi semuanya masih akan lebih buruk ke depannya sebelum menjadi lebih baik dan kami harus realistis tentang hal itu," tambahnya.

Dokter Jones membandingkan keadaan Inggris dengan Wuhan yang membaik usai puncak kasus terjadi dan membuka lockdown setelah 11 minggu. 

"Lihatlah Wuhan, mereka lockdown selama 11 minggu sehingga kemungkinan ada kemungkinan kita lockdown hingga tiga bulan daripada tiga minggu," tambahnya.

Per Kamis (16/4/2020), infeksi virus corona di inggirs mencapai 98.476 kasus dengan tingkat kematian 12.868 kasus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klaim Tetangga Banyak Meninggal karena Corona, Inul Daratista Parno

Klaim Tetangga Banyak Meninggal karena Corona, Inul Daratista Parno

Entertainment | Kamis, 16 April 2020 | 15:12 WIB

Penurunan Penjualan Mobil Mulai Terasa di Bulan Maret

Penurunan Penjualan Mobil Mulai Terasa di Bulan Maret

Otomotif | Kamis, 16 April 2020 | 15:05 WIB

Antiseptik Bisa Cegah Virus Corona COVID-19? Pakar Ungkap Fakta

Antiseptik Bisa Cegah Virus Corona COVID-19? Pakar Ungkap Fakta

Health | Kamis, 16 April 2020 | 15:05 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB