Inggris Akan Kerahkan Anjing untuk Deteksi Covid-19

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 17 April 2020 | 09:57 WIB
Inggris Akan Kerahkan Anjing untuk Deteksi Covid-19
Anjing Rottweiler. (Pexels/Tom Verdoot)

Suara.com - Menemukan pasien Covid-19 atau yang terinfeksi virus corona kini jadi tantangan bagi pemerintah di semua negara. Apalagi, jika pasien tersebut tidak memiliki gejala. Hal ini lebih berbahaya, karena ia bisa menularkan virus corona kepada orang lain tanpa disadari.

Terobosan baru dilakukan di Inggris. Para ilmuwan di sana berpendapat bahwa anjing bisa dilatih untuk mendeteksi orang dengan Covid-19. Para ilmuwan pun percaya jika anjing bisa mengendus bau yang familiar saat virus memasuki tubuh manusia.

The London School of Hyginene and Tropical Medicine adalah sebuah proyek crowdfunding yang melatih anjing untuk mendeteksi orang yang sehat, tapi ia membawa virus. Jika proyek ini berhasil, maka hewan detektif ini bisa bekerja di seluruh Inggris pada musim panas mendatang.

"Ini tahap yang sangat awal. Kita tahu penyakit memiliki bau, termasuk penyakit pernapasan seperti influenza, dan bau itu sebenarnya sangat khas. Ada kemungkinan sangat bagus bahwa Covid-19 memiliki bau tertentu, dan jika itu benar, saya sangat yakin bahwa anjing-anjing itu akan dapat mempelajari bau dan mendeteksinya," kata James Logan, Kepala Departemen Pengendalian Penyakit LSHTM, mengutip Bloomberg, Jumat (17/4/2020).

Anjing dengan indra penciuman yang sangat sensitif sudah digunakan untuk mendiagnosos banyak kondisi medis. Termasuk di antaranya penyakit Parkinson dan beberapa jenis kanker.

LSHTM sendiri sudah melatih hewan untuk mendeteksi malaria, dan tingkat keberhasilan mereka jauh dari ekspektasi standar WHO.

Jika nantinya proyek ini berhasil, maka anjing-anjing itu bisa dikerahkan untuk mendeteksi staf di rumah sakit, menjadi operator pengendus di bandara hingga di stasiun kereta api. Bahkan anjing ini nantinya bisa menyaring ribuan orang per hari dan mengembalikan kehidupan kembali menjadi normal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Corona Melanda, Singa Tidur di Jalan Aspal hingga Buaya Menguasai Pantai

Corona Melanda, Singa Tidur di Jalan Aspal hingga Buaya Menguasai Pantai

News | Jum'at, 17 April 2020 | 09:12 WIB

Tutup Sebulan, Sekolah-sekolah di Denmark Mulai Dibuka Kembali

Tutup Sebulan, Sekolah-sekolah di Denmark Mulai Dibuka Kembali

Video | Jum'at, 17 April 2020 | 09:00 WIB

Imbau Rumah Tanpa Rokok Demi Cegah Corona Covid-19, YLKI Ungkap Alasannya

Imbau Rumah Tanpa Rokok Demi Cegah Corona Covid-19, YLKI Ungkap Alasannya

Health | Jum'at, 17 April 2020 | 09:35 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB