Imbau Rumah Tanpa Rokok Demi Cegah Corona Covid-19, YLKI Ungkap Alasannya

Bimo Aria Fundrika, Frieda Isyana Putri

Jum'at, 17 April 2020 | 09:35 WIB
Imbau Rumah Tanpa Rokok Demi Cegah Corona Covid-19, YLKI Ungkap Alasannya
Ilustrasi puntung rokok (unsplash)

Suara.com - Imbau Rumah Tanpa Rokok Demi Cegah Corona Covid-19, YLKI Ungkap Alasannya

Imbauan untuk berada di rumah aja termasuk untuk belajar dan bekerja (work from home), anak-anak berada dalam posisi rentan ketika orangtuanya masih melakukan aktivitas merokok di rumah.

"Ayah yang perokok kemudian melanjutkan aktivitas rokoknya di dalam rumah, sehingga memapari lingkungan rumah termasuk ada yang bayi atau balita," ujar Seto Mulyadi dari Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) dalam konferensi pers online Tobacco Control IPM, Kamis (16/4/2020).

Hal ini menjadi satu keresahan. Menurutnya, merokok telah banyak dikaitkan oleh sejumlah studi dan pakar menjadi faktor risiko terbesar dari penyakit virus corona yang tengah menjadi pandemi ini.

Tanda dilarang merokok. (Shutterstock)
Tanda dilarang merokok. (Shutterstock)

Oleh karena itu, dalam kesempatan yang sama, Tulus Abadi menyatakan usulan kepada Presiden RI Joko Widodo untuk merevisi PP 109 tahun 2012 yang mengatur tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) agar memasukkan rumah sebagai salah satu KTR.

"Kita minta dengan adanya fenomena Covid-19 di mana kita menjadi korban asap rokok di rumah, maka rumah harus juga dijadikan sebagai KTR. jadi rumah yang terbebas dari asap rokok," kata Ketua Umum Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) ini.

Sehingga dengan begitu potensi anak-anak terkena paparan asap rokok dan risiko tinggi terkena Covid-19 bisa dikendalikan dan mengurangi jumlah pasien positif.

"Kita mendesak Presiden agar merevisi PP 109 tahun 2012 yang terkait dengan KTR," tegasnya kembali.

Hadir pula Dr Supriyatiningsih, M.Kes, Sp.OG, Presidium Gerakan Kesehatan Ibu dan Anak Indonesia (GKIA) yang menuturkan beberapa hasil studinya bersama peneliti di Jerman.

Ditemukan bahwa kelompok pasien Corona Covid-19 yang berada di bawah usia 60 tahun membuat Jerman kewalahan menyediakan ventilator karena sebagian besar pasien berasal dari kalangan perokok.

"Baik perokok di masa sekarang maupun mantan perokok," tutur perempuan yang akrab dipanggil Upi tersebut.

Ia juga mengimbau kepada pemerintah untuk secepatnya memberikan proteksi terhadap kelompok rentan termasuk perokok supaya pandemi ini bisa diturunkan kurva kesakitannya. Dan juga untuk mencegah pandemi ini tidak berulang dengan sangat progresif.

"Banyaknya studi yang mengatakan bahwa belum tentu pandemi ini akan hilang dan tidak akan terjadi lagi di muka bumi ini," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Keluarga Merokok Rokok Herbal untuk Cegah Covid-19, Padahal Tak Aman

Viral Keluarga Merokok Rokok Herbal untuk Cegah Covid-19, Padahal Tak Aman

Health | Sabtu, 28 Maret 2020 | 18:44 WIB

Merokok Tingkatkan Risiko Terkena Virus Corona, Apakah Rokok Elektrik Juga?

Merokok Tingkatkan Risiko Terkena Virus Corona, Apakah Rokok Elektrik Juga?

Video | Minggu, 15 Maret 2020 | 08:00 WIB

Peneliti WHO Klaim Rokok Tembakau Lebih Berisiko Dibanding Elektrik

Peneliti WHO Klaim Rokok Tembakau Lebih Berisiko Dibanding Elektrik

Lifestyle | Rabu, 12 Februari 2020 | 00:05 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×