Menurut Laporan, Pasien Covid-19 Lebih Cepat Pulih dengan Remdesivir

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Jum'at, 17 April 2020 | 15:36 WIB
Menurut Laporan, Pasien Covid-19 Lebih Cepat Pulih dengan Remdesivir
Medical ventilator yang sangat dibutuhkan para pasien Covid-19. Pabrikan otomotif juga akan menggarap ketersediaannya. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Sejumlah pasien di Amerika Serikat yang mendapatkan perawatan Covid-19 dengan remdesivir telah pulih lebih cepat. Hal tersebut dilaporkan oleh STAT News setelah mendapatkan video tentang uji coba remdesivir.

Melansir dari CNN, para pasien yang mengambil bagian dalam uji klinis obat semuanya memiliki gejala pernapasan dan demam yang parah. Menurut dokter dalam uji coba tersebut, pasien kini dapat meninggalkan rumah sakit setelah kurang dari satu minggu perawatan.

"Berita terbaiknya adalah bahwa sebagian besar pasien kami sudah keluar dan ini luar biasa. Kami hanya memiliki dua pasien yang meninggal," kata Dr. Kathleen Mullane, seorang spesialis penyakit menular di Universitas Chicago Amerika Serikat.

"Sebagian besar pasien kami parah dan sebagian besar dari mereka akan sembuh pada enam hari, sehingga memberi tahu kami durasi terapi tidak harus 10 hari," tambahnya seperti dikutip dari CNN.

Sebelumnya memang tidak ada terapi disetujui untuk Covid-19 yang dapat menyebabkan pneumonia berat dan sindrom gangguan pernapasan akut pada beberapa pasien. Tetapi National Institutes of Health menyelenggarakan uji coba beberapa obat dan perawatan lain, termasuk remdesivir.

Pasien corona. (Antara)
Ilustrasi pasien corona. (Antara)

Obat tersebut dibuat oleh Gilead Sciences, diuji terhadap Ebola dengan sedikit keberhasilan, tetapi beberapa penelitian pada hewan menunjukkan obat itu bisa mencegah dan mengobati virus corona yang berkaitan dengan Covid-19.

Beberapa pengobatan dengan remdesivir juga dilakukan pada SARS (Sindrom Pernafasan Akut Parah) dan MERS (Sindrom Pernapasan Timur Tengah).

Pada bulan Februari, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga mengatakan remdesivir bisa menjadi perawatan potensial Covid-19.

Namun, uji coba tidak memasukkan apa yang dikenal sebagai kelompok kontrol, sehingga akan sulit untuk mengatakan apakah obat tersebut benar-benar membantu pasien pulih lebih baik.

baca juga

Dengan kelompok kontrol, beberapa pasien tidak menerima obat yang sedang diuji sehingga dokter dapat menentukan apakah obat itu benar-benar memengaruhi kondisi mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR dan Pemerintah harus Gotong Royong Perangi Covid-19

DPR dan Pemerintah harus Gotong Royong Perangi Covid-19

DPR | Jum'at, 17 April 2020 | 14:47 WIB

Pedagang Pasar Minggu Banyak yang Tak Pakai Masker saat Berjualan

Pedagang Pasar Minggu Banyak yang Tak Pakai Masker saat Berjualan

Foto | Jum'at, 17 April 2020 | 14:42 WIB

Selama PSBB Depok, Satpol Keliling Imbau Warung Tak Sediakan Tempat Makan

Selama PSBB Depok, Satpol Keliling Imbau Warung Tak Sediakan Tempat Makan

News | Jum'at, 17 April 2020 | 14:37 WIB

Terkini

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:50 WIB

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

×