Indonesia Sudah Aktifkan 34 Laboratorium BSL II untuk Pemeriksaan Covid-19

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 17 April 2020 | 18:23 WIB
Indonesia Sudah Aktifkan 34 Laboratorium BSL II untuk Pemeriksaan Covid-19
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. (Capture Youtube BNPB Indonesia)

Suara.com - Pemerintah Indonesia terus berupaya mempercepat penelusuran kasus positif virus corona atau Covid-19 di tengah masyarakat.

Kini dipastikan laboratorium Biosafety Level (BSL) II untuk pemeriksaan spesimen dengan metode PCR sudah ditambah dari 32 menjadi 34 yang sudah difungsikan.

"Uji laboratorium sekarang aktif lebih dari 34 lab. Sebentar lagi dalam waktu dekat kita akan menambah lagi meluaskan sebarannya," ujar Jubir Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto di Graha BNPB, Jakarta Timur, Jumat (17/4/2020).

Laboratorium BSL II ini akan terus bertambah seiring rencana pengaktifan kembali 72 lab yang tersebar di seluruh Indonesia. Ini juga dilakukan sebagai upaya pencapaian target pemeriksaan 10.000 tes PCR per hari di Indonesia.

Sementara itu, hingga hari ini sudah ada lebih dari 42 ribu spesimen diperiksa dari lebih dari 37 ribu orang, baik sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) maupun orang dalam pemantauan (ODP).

Dari total seluruh spesimen, didapati 5.923 orang dinyatakan positif. Sedangkan sisanya sebanyak 31.211 dinyatakan negatif Covid-19.

Sedangkan jumlah ODP per Jumat 17 April 2020 tercatat 173.732 orang, dan jumlah PDP tercatat sebanyak 12.610 orang.

"Sementara kewaspadaan terhadap orang dalam pemantauan, yang benar-benar harus diperhatikan ada lebih dari 173 ribu. Pasien dalam pengawasan ada 12.610 yang nantinya akan jadi prioritas untuk dilaksanakan dengan PCR yang realtime," ungkap Yurianto.

Kasus positif Covid-19 di Indonesia bertambah sebanyak 407 orang, sehingga total kasus ada sebanyak 4.923 orang. Mereka yang berhasil sembuh juga bertambah sebanyak 59 orang, sehingga sudah ada 607 orang dinyatakan sembuh.

baca juga

Tapi tetap disayangkan, masih ada yang terpaksa harus meninggal dunia bertambah sebanyak 24 orang. Jadi hingga kini sudah ada sebanyak 520 orang yang meregang nyawa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisnis Kapal Pesiar Diterjang Corona, 10.009 WNI ABK Pulang ke Tanah Air

Bisnis Kapal Pesiar Diterjang Corona, 10.009 WNI ABK Pulang ke Tanah Air

News | Jum'at, 17 April 2020 | 18:20 WIB

Lukman Niode Meninggal, Kakak: Positif Covid-19, Orang Tanpa Gejala

Lukman Niode Meninggal, Kakak: Positif Covid-19, Orang Tanpa Gejala

Sport | Jum'at, 17 April 2020 | 18:20 WIB

Ribuan Hoaks Covid-19 Beredar, Pemerintah Minta Polri Lakukan Penindakan

Ribuan Hoaks Covid-19 Beredar, Pemerintah Minta Polri Lakukan Penindakan

News | Jum'at, 17 April 2020 | 18:14 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×