Dokter Sebut Pasien Covid-19 Dewasa Muda Bisa Alami Stroke Mendadak

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 23 April 2020 | 07:44 WIB
Dokter Sebut Pasien Covid-19 Dewasa Muda Bisa Alami Stroke Mendadak
Ilustrasi Stroke. (Shutterstock)

Suara.com - Perkembangan virus corona atau Covid-19 terus diperbaharui oleh para peneliti dan ilmuwan, termasuk gejala yang ditimbulkannya. Baru-baru ini, ditemukan bahwa virus corona diduga menyebabkan stroke tiba-tiba pada orang dewasa muda di usia 30 hingga 40 tahun yang pada awalnya tidak mengalami gejala berat. Demikian seperti dilaporkan dokter yang menangani, Rabu (23/4/2020).

Perkembangan saat ini menunjukkan bahwa infeksi Covid-19 dapat menyebabkan penggumpalan darah dengan cara yang tak biasa, dan stroke akan menjadi dampak yang kemungkinan terjadi.

Thomas Oxley, Ahli Bedah Saraf Sistem Kesehatan Mount Sinai New York, memberikam hasil rincian lima orang yang dirawat. Semuanya berusia di bawah 50 tahun, dan mereka memiliki gejala infeksi Covid-19 yang ringan, bahkan tidak ada gejala sama sekali.

"Virus itu tampaknya menyebabkan peningkatan pembekuan di arteri-arteri besar yang menyebabkan stroke berat," ujar Oxley mengutip CNN New York, Kamis (23/4/2020).

"Laporan kami menunjukkan, peningkatan terjadi tujuh kali lipat dalam kejadian stroke mendadak pada pasien muda selama dua minggu terakhir. Sebagian besar pasien tidak memiliki riwayat medis masa lalu terhadap stroke, dan selalu berada di rumah dengan gejala ringan Covid-19," sambung Oxley.

Seluruh pasien ini sudah dinyatakan positif. Bahkan dua di antara mereka sempat menunda untuk memanggil ambulans. Dokter lain juga mengungkap hal yang sama, banyak orang enggan menelepon 911 atau pergi ke UGD karena pandemi.

Mengingat sangat tidak umum orang yang sangat muda bisa mengalami stroke, khususnya stroke pada pembuluh besar di otak.

"Sebagai perbandingan di layanan kami, selama 12 bulan sebelumnya, rata-rata hanya ada 0,73 persen pasien di bawah usia 50 tahun per dua minggu yang mengalami stroke pembuluh darah besar," ungkap tim dokter dalam jurnal yang dipublikasi New England Journal of Medicine dua bulan lalu.

Seperti diketahui, stroke pada pembuluh darah besar menyebabkan kerusakan parah jika tidak segera ditangani. Setidaknya satu pasien telah meninggal dan pasien lainnya berada di fasilitas rehabilitasi, menjalani perawatan intensif di unit stroke.

baca juga

Hanya satu orang yang bisa pulang, tetapi akan membutuhkan perawatan yang intensif selama di rumah.

"Rata-rata orang yang menderita stroke pembuluh darah besar mengalami gangguan parah. Itu berarti ada gumpalan darah yang lebih besar, termasuk berada di salah satu arteri terbesar di otak," kata Oxley.

Sementara itu, sel-sel otak akan mati ketika aliran darah dihentikan, dan semakin lama tersumbat, maka semakin meluas kerusakan yang terjadi pada otak. Oleh karenanya, perawatan cepat sangatlah diperlukan.

"Perawatan yang paling efektif untuk stroke pembuluh darah besar adalah pengambilan gumpalan darah. Tetapi ini harus dilakukan dalam kurun waktu 6 jam, dan kadang-kadang bisa memakan waktu hingga 24 jam," tutup Oxley.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti: Obat Antiparasit Bisa Bunuh Virus Corona dalam Dua Hari

Peneliti: Obat Antiparasit Bisa Bunuh Virus Corona dalam Dua Hari

Health | Kamis, 23 April 2020 | 07:28 WIB

Hadiri Peluncuran Astronot, Pejabat Antariksa Ini Positif Covid-19

Hadiri Peluncuran Astronot, Pejabat Antariksa Ini Positif Covid-19

Tekno | Kamis, 23 April 2020 | 07:30 WIB

Jerman Beri Izin Uji Coba Vaksin Virus Corona Covid-19 Pada Manusia

Jerman Beri Izin Uji Coba Vaksin Virus Corona Covid-19 Pada Manusia

Health | Kamis, 23 April 2020 | 04:30 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB