Pasien Corona Covid-19 Bisa Alami Hipoksia Diam, Ini Bahayanya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 25 April 2020 | 13:29 WIB
Pasien Corona Covid-19 Bisa Alami Hipoksia Diam, Ini Bahayanya!
Ilustrasi orang sakit corona Covid-19 (Shutterstock)

Suara.com - Seorang dokter menemukan kondisi yang tidak biasa pada pasien corona Covid-19. Seorang pasien corona Covid-19 dengan tingkat saturasi oksigen darah yang rendah, tetapi ia tidak terengah-engah.

Pada beberapa kasus dilansir oleh Fox News, kondisi pasien corona Covid-19 seringkali cukup serius. Tapi, pasien tidak menunjukkan gejala seperti kebanyakan pasien sindrom gangguan pernapasan akut, yakni kegagalan paru-paru yang dikaitkan dengan wabah SARS 2003 dan penyakit pernapasan lain.

Pasien-pasien dalam kondisi ini perlu waspada walau merasa relatif baik, sebab paru-paru mereka tidak berfungsi semestinya. Kondisi inilah yang akhirnya dikenal sebagai "silent hipoxia" atau hipoksia diam yang menyebabkan beberapa orang tiba di rumah sakit dengan kesehatan lebih buruk tanpa disadari.

Perlu Anda ketahui, hipoksia diam bisa berkembang pesat menjadi gagal napas yang artinya pasien corona Covid-19 dalam kondisi sekarat, meskipun mereka tidak mengalami sesak napas.

Pada kondisi ini, pasien yang mengalami hipoksia diam memiliki tingkat oksigen darah mendekati normal lebih dari 90 persen dengan 94 hingga 100 persen dianggap normal.

Ilustrasi rapid test virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi rapid test virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Jika seorang pasien memiliki tingkat oksigen darah lebih rendah dari ini, otak mungkin tidak mendapatkan oksigen yang dibutuhkannya. Bila levelnya turun hingga di bawah 80-an, kondisi ini bisa menyebabkan kerusakan organ vital dan kematian.

Richard Levitan, seorang dokter ruang gawat darurat di Rumah Sakit Bellevue, New York, menulis tentang pengalamannya dengan pasien corona Covid-19. Levitan melihat pasien memiliki paru-paru yang berisi cairan atau nanah, tetapi mereka tidak mengalami kesulitan bernapas sampai tiba di rumah sakit.

Dilansir dari Western Mass News, beberapa pasien yang memiliki pneumonia dan tingkat oksigen darah di bawah 50 persen inilah disebut hipoksia diam.

Dalam banyak kasus corona Covid-19, virus secara diam-diam bisa menyebabkan cedera kantung udara di paru-paru. Pada saat pasien mengalami sesak napas, pneumonia yang parah mungkin bisa menyebabkan kerusakan serius.

baca juga

Jika dokter bisa mendeteksi hipoksia diam sejak dini, maka kondisi ini bisa diatasi dengan terapi oksigen melalui tabung hidung atau tabung yang diletakkan di batang tenggorokan.

Sementara itu, Dr Vandana Patel, penasihat klinis Kabinet Farmasi online mengatakan alat pemantau oksigen yang disebut pulse oximeter bisa membantu mendeteksi kadar oksigen rendah dan mengingatkan orang untuk mencari perawatan medis segera.

Cara inilah yang bisa membantu pasien terhindar dari sakit parah. Levitan juga menyarankan semua pasien yang dites positif virus corona Covid-19 harus memantau oksimetri nadi mereka selama 2 minggu. Karena, itu adalah periode di mana pneumonia corona Covid-19 biasanya berkembang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FDA Peringatkan Jangan Pakai Hidroklorokuin Sendiri dan Dicampur Obat Lain!

FDA Peringatkan Jangan Pakai Hidroklorokuin Sendiri dan Dicampur Obat Lain!

Health | Sabtu, 25 April 2020 | 12:11 WIB

Viral Video Perawat Joget Lagu India Hibur Pasien, Tuai Pujian Warganet

Viral Video Perawat Joget Lagu India Hibur Pasien, Tuai Pujian Warganet

News | Sabtu, 25 April 2020 | 12:16 WIB

Corona di Ekuador: Banyak Mayat Tergeletak di Pinggir Jalan

Corona di Ekuador: Banyak Mayat Tergeletak di Pinggir Jalan

Video | Sabtu, 25 April 2020 | 12:05 WIB

Terkini

Lulus Sekolah Rakyat, Putri Dapat Beasiswa di Universitas Ary Ginanjar

Lulus Sekolah Rakyat, Putri Dapat Beasiswa di Universitas Ary Ginanjar

News | Kamis, 10 September 2026 | 09:27 WIB

Indonesia-AS Perkuat Kerja Sama AI, Meutya Hafid: Kedaulatan Digital Tetap Prioritas

Indonesia-AS Perkuat Kerja Sama AI, Meutya Hafid: Kedaulatan Digital Tetap Prioritas

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 09:23 WIB

Udara Buruk Akibat Karhutla, Sekolah di Kuansing Kembali Belajar dari Rumah

Udara Buruk Akibat Karhutla, Sekolah di Kuansing Kembali Belajar dari Rumah

Riau | Kamis, 10 September 2026 | 09:22 WIB

Dilirik Aja Dulu, Harga Emas Antam Lagi Meroket Jadi Rp2.625.000/Gram

Dilirik Aja Dulu, Harga Emas Antam Lagi Meroket Jadi Rp2.625.000/Gram

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 09:20 WIB

IHSG Berhasil Tembus 6.700 Pagi Ini, Cek Saham ANTM

IHSG Berhasil Tembus 6.700 Pagi Ini, Cek Saham ANTM

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 09:16 WIB

Harga Cabai Rawit Merah Nasional Tembus Rp91.000 per Kg, Naik Hampir Rp8.000

Harga Cabai Rawit Merah Nasional Tembus Rp91.000 per Kg, Naik Hampir Rp8.000

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 09:15 WIB

Rumus Volume dan Luas Permukaan Limas Segi Empat, Lengkap dengan Contoh Soalnya

Rumus Volume dan Luas Permukaan Limas Segi Empat, Lengkap dengan Contoh Soalnya

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 09:15 WIB

Blusukan ke Pelosok Sumut, Kepala Unit BRI Ini Temukan Sisi Lain Perjuangan UMKM

Blusukan ke Pelosok Sumut, Kepala Unit BRI Ini Temukan Sisi Lain Perjuangan UMKM

Bri | Kamis, 10 September 2026 | 09:14 WIB

Kenapa Syahrini Sangat Kaya? OOTD Nonton Konser Tembus Rp37 M Bikin Heboh

Kenapa Syahrini Sangat Kaya? OOTD Nonton Konser Tembus Rp37 M Bikin Heboh

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 09:05 WIB

Kemenhut Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging di Kalteng Setelah 3 Bulan Buron

Kemenhut Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging di Kalteng Setelah 3 Bulan Buron

Kalbar | Kamis, 10 September 2026 | 09:02 WIB

×