Gampang Ngantuk? Berikut Tips agar Waktu Tidur Tak Berkurang Selama Ramadan

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Senin, 27 April 2020 | 19:40 WIB
Gampang Ngantuk? Berikut Tips agar Waktu Tidur Tak Berkurang Selama Ramadan
Ilustrasi perempuan tidur (shutterstock)

Suara.com - Tidur sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan. Tidak mendapatkan cukup istirahat tentu akan berdampak buruk pada kesehatan.

Rutinitas tidur dapat terganggu saat bulan Ramadan, utamanya ketika kegiatan sosial dapat membuat orang terjadi hingga larut malam.

"Penting bagi tubuh manusia untuk mendapatkan tidur, makanan, dan minuman berkualitas baik. Tubuh kita menanggapi apa yang kita masukkan ke dalamnya. Kekurangan semua ini, kita mendapati diri kita lelah dan kewalahan," kata Kate Bridle, pemimpin di London Sleep Centre Dubai.

Dia mengatakan kurang tidur juga memengaruhi hormon dalam tubuh yang mengendalikan nafsu makan.

"Ketika kurang tidur, nafsu makan Anda meningkat, membuat puasa selama bukan Ramadan menjadi sulit," lanjutnya, dikutip dari thenational.ae.

Ilustrasi tidur cukup. (Pexels)
Ilustrasi tidur cukup. (Pexels)

Untuk mengantisipasinya, Bridle memiliki beberapa tips agar tidur lebih baik selama Ramadan, antara lain:

Kuantitas tidur

Cobalah untuk mendapatkan jumlah tidur yang sama selama periode 24 jam. Biasanya, kebanyakan orang akan tidur pada malam hari selama tujuh hingga delapan jam dalam satu periode, tetapi selama Ramadan cukup sulit.

Ia menyarankan untuk menebus tidur malam yang hilang jika memungkinkan. Misalnya tidur siang setelah bekerja, tetapi sebelum berbuka puasa, dapat menebus hilangnya satu atau dua jam waktu tidur.

baca juga

Apapun rencana yang dibuat, cobalah untuk tetap pada rutinitas yang sama setiap hari. Tubuh kita merespons apa yang dilakukan secara rutin dengan baik.

Ilustrasi tidur (Pexels)
Ilustrasi tidur (Pexels)

Kualitas tidur

Memastikan tidur yang didapat memiliki kualitas yang baik juga hal penting. Coba lakukan dengan beberapa cara sebagai berikut :

  • Pastikan lingkungan tidur tenang dan gelap. Penyumbat telinga dan masker mata dapat digunakan agar tidur nyenyak.
  • Pola makan juga penting untuk menjaga kualitas tidur. Banyak orang mengonsumsi makanan berat, kaya kalori, dan kaya gula saat buka puasa. Jenis makanan ini secara signifikan akan menganggu kualitas tidur karena tubuh akan mencoba mencernanya ketika tubuh perlu tidur dan beristirahat.
  • Hindari makanan pedas. Lapisan perut sensitif setelah berpuasa sehingga dapat menyebabkan mulas. Ini membuat tidur terganggu di malam hari.
  • Hindari kopi dan produk yang mengandung kafein. Kafein akan berada di sistem tubuh selama sekitar tujuh jam, jadi pastikan untuk tidak mengonsumsinya saat berbuka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Doa Berbuka Puasa Ramadan Menurut Anjuran Rasulullah dan Artinya

Doa Berbuka Puasa Ramadan Menurut Anjuran Rasulullah dan Artinya

News | Senin, 27 April 2020 | 17:13 WIB

Soal Ramadan Tahun Ini, Barbie Kumalasari: Penderitaannya Komplit

Soal Ramadan Tahun Ini, Barbie Kumalasari: Penderitaannya Komplit

Entertainment | Senin, 27 April 2020 | 15:36 WIB

Bacaan, Terjemahan Arti dan Makna Surat Al Baqarah Ayat 183

Bacaan, Terjemahan Arti dan Makna Surat Al Baqarah Ayat 183

News | Senin, 27 April 2020 | 14:29 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×