Update Corona Covid-19 Global 29 April WHO, Pandemi Masih Jauh dari Selesai

Vania Rossa, Frieda Isyana Putri

Rabu, 29 April 2020 | 09:47 WIB
Update Corona Covid-19 Global 29 April WHO, Pandemi Masih Jauh dari Selesai
Ilustrasi virus corona (coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Update kasus Virus Corona Covid-19 hingga kini, Rabu, 29 April 2020 menunjukkan sebanyak 210 negara dan teritori di dunia masih berjuang untuk mengenyahkan virus corona covid-19 dari muka bumi. Pasien terinfeksi virus yang berasal dari Wuhan, China tersebut masih terus bertambah jumlahnya.

Menurut laporan data real time dari worldometers.info, hingga pukul 08.37 WIB pada Rabu (29/4/2020), tercatat total jumlah kasus di seluruh dunia sebanyak 3.138.097 kasus.

Dari angka tersebut, sebanyak 1.964.434 pasien yang sedang dirawat. Sejumlah 1.907.469 kasus di antaranya berada dalam keadaan ringan, sementara 56.965 di antaranya berada dalam keadaan serius atau kritis.

Sedangkan kasus yang sudah selesai berjumlah 1.173.663. Di antaranya ada total pasien sembuh sebanyak 955.695 atau 81 persen dan total pasien meninggal dunia sebanyak 217.968 atau 19 persen.

Amerika Serikat, Spanyol, Italia, Perancis, dan Inggris merupakan lima negara dengan kasus virus corona terbanyak di dunia. Angka kesembuhan tertinggi masih dipegang AS dengan angka 142.238, diikuti Spanyol dengan angka 123.903.

Kasus kematian tertinggi juga masih pada AS dengan total 59.266 diikuti Italia total 27.359. Total kasus tertinggi pada AS dengan jumlah 1.035.765.

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan pandemi virus corona masih jauh untuk dikatakan selesai.

"Pandemi masih jauh dari selesai," kata Tedros dalam konferensi pers Jenewa, Senin (27/4/2020) kemarin.

Dia mengatakan, keprihatinan terhadap Covid-19 masih akan terus meningkat di beberapa negara seperti Afrika, Eropa Timur, Amerika Latin dan beberapa negara Asia.

baca juga

"Seperti di semua wilayah, kasus dan kematian tidak dilaporkan di banyak negara di wilayah ini, karena kapasitas pengujian yang rendah," kata Tedros.

Sementara itu, jumlah kasus penderita virus corona covid-19 di Indonesia hingga Selasa (28/4/2020) terus bertambah, kini jumlah pasien positif mencapai 9.511 orang.

Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan ada penambahan sebanyak 415 orang dari hari kemarin.

Dari jumlah itu, Yuri menyebut sebanyak 773 orang meninggal dunia dan 1.254 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Narapidana Ngamuk Soal Virus Corona, Penjara di Peru Rusuh

Narapidana Ngamuk Soal Virus Corona, Penjara di Peru Rusuh

News | Rabu, 29 April 2020 | 09:36 WIB

Selain Virus Corona, Ini 10 Ancaman yang Dihadapi Manusia Saat Ini

Selain Virus Corona, Ini 10 Ancaman yang Dihadapi Manusia Saat Ini

Tekno | Rabu, 29 April 2020 | 09:00 WIB

Mantab, Obat Herbal Lokal untuk Covid-19 Bakal Diuji Coba di RS Wisma Atlet

Mantab, Obat Herbal Lokal untuk Covid-19 Bakal Diuji Coba di RS Wisma Atlet

Health | Rabu, 29 April 2020 | 08:00 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×