Wasapada 5 Hal, Milenial Rentan Masalah Mental daripada Generasi Sebelumnya

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Kamis, 30 April 2020 | 14:22 WIB
Wasapada 5 Hal, Milenial Rentan Masalah Mental daripada Generasi Sebelumnya
ilustrasi milenial [shutterstock]

Suara.com - Generasi Milenial yang didefiinisikan oleh Pew Research Center lahir pada 1981 hingga 1996 memiliki tekanan mental lebih daripada generasi sebelumnya, baik generasi X maupun Boomer. 

Dilansir dari Business Insider, berikut adalah beberapa masalah mental yang dialami oleh generasi milenial.

Kesehatan yang Dipicu Masalah Mental

Sebuah laporan Blue Cross Blue Shield baru-baru ini menemukan bahwa milenial melihat kesehatan fisik dan mental mereka menurun pada tingkat yang lebih cepat daripada Gen X ketika mereka menua.

Tanpa manajemen atau perawatan yang tepat, setidaknya ada peningkatan 40 persen dalam mortalitas dibandingkan dengan Gen X pada usia yang sama.

Melansir dari Business Insider, naiknya tingkat depresi, hiperaktif (seperti kecemasan atau ADHD), dan penyalahgunaan zat adalah faktor kunci dalam goncangan kesehatan di kalangan milenial. 

Depresi Meningkat

Menurut sebuah laporan yang menganalisis data dari Blue Cross Blue Shield Health Index, diagnosa depresi meningkat lebih cepat pada kelompok milenial dibandingkan dengan kelompok usia lainnya.

Sejak 2013, depresi pada milenial meningkat 47 persen dalam diagnosis depresi berat. Tingkat keseluruhan meningkat dari 3 menjadi 4,4 persen di antara usia 18 hingga 34 tahun.

baca juga
Ilustrasi depresi
Ilustrasi depresi

Kematian Akibat Putus Asa

Kematian yang terkait dengan narkoba, alkohol, dan bunuh diri, meningkat pada kelompok milenial. Hal itu dilaporkan oleh kelompok kesehatan masyarakat Trust for America's Health and Well Being Trust.

Sementara kematian ini telah meningkat di semua usia dalam 10 tahun terakhir, namun sebagian besar terjadi pada orang Amerika yang lebih muda. Mereka tercatat sekitar 36.000 kematian pada 2017  di mana overdosis menjadi alasan paling umum.

Upaya Bunuh Diri Meningkat terutama Milenial Kulit Hitam

Melansir dari New York Times, tingkat upaya bunuh diri untuk pemuda kulit hitam meningkat sebesar 73 persen dari tahun 1991 hingga 2017.

Dari tahun 2001 hingga 2017, angka kematian bunuh diri untuk anak laki-laki kulit hitam usia 13 hingga 19 tahun meningkat sebesar 60 persen. Sementara untuk perempuan kulit hitam meningkat 182 persen. Menurut sebuah studi oleh Journal of Community Health, pelecehan dan penelantaran masa kecil terkait dengan upaya bunuh diri di masa muda.

Secara umum, tingkat bunuh diri pada orang usia 18-34 di tahun 2017 meningkat 35 persen di Amerika Serikat.

Generasi Millenial Kesepian

Generasi Millenial tidak selalu memiliki seseorang untuk berbagi beban mental mereka. Generasi ini cenderung tidak memiliki dukungan sosial dibandingkan generasi lain karena mereka menikah lebih lama dan kurang terhubung dengan komunitas politik atau agama.

Bahkan, YouGov menyebut generasi milenial sebagai generasi yang paling kesepian berdasarkan survei yang dilakukan pada 1.254 orang dewasa AS. Ditemukan bahwa generasi milenial lebih mungkin merasa kesepian daripada generasi sebelumnya.

Ilustrasi lelaki alami kejiwaan. [shutterstock]
Ilustrasi lelaki alami kejiwaan. [shutterstock]

Kelelahan

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mengklasifikasikan kelelahan sebagai sindrom secara medis. Dalam hal ini, milenial telah melaporkan bahwa mereka menderita tingkat kelelahan yang lebih tinggi daripada generasi lain.

Fenomena ini dikaitkan dengan pola asuh, lingkungan ekonomi tempat mereka tumbuh, media sosial, dan kecemasan.

Banyak milenial yang berurusan dengan masalah kesehatan mental di tempat kerja mengatakan kantor mereka tidak memberikan dukungan yang memadai.

Pada tahun 2017 Pusat Kesehatan Mental Collegiate di Penn State University melaporkan, bahwa ada peningkatan jumlah mahasiswa yang mencari bantuan untuk kesehatan mental tumbuh dari 2011 hingga 2016. Peningkatannya berlipat lima kali lebih besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Kesehatan Mental, Ini Tips Membawa Alam ke Dalam Rumah Anda

Demi Kesehatan Mental, Ini Tips Membawa Alam ke Dalam Rumah Anda

Health | Senin, 27 April 2020 | 15:05 WIB

Permintaan Obat Antidepresan dan Anti-Kecemasan Meningkat Selama Pandemi

Permintaan Obat Antidepresan dan Anti-Kecemasan Meningkat Selama Pandemi

Health | Senin, 27 April 2020 | 08:15 WIB

Berdandan Saat Karantina Ternyata Punya Manfaat Positif, Begini Kata Ahli

Berdandan Saat Karantina Ternyata Punya Manfaat Positif, Begini Kata Ahli

Lifestyle | Minggu, 26 April 2020 | 12:33 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×