Park In Kyu TWOTM Idap Gangguan Kepribadian Antisosial, Katahui Gejalanya

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 05 Mei 2020 | 18:30 WIB
Park In Kyu TWOTM Idap Gangguan Kepribadian Antisosial, Katahui Gejalanya
Park In-gyu The World of The Married (Instagram/@theworldofthemarried)

Suara.com - Tokoh Park In Kyu yang diperankan oleh Lee Hak Joo dalam drama Korea The World of The Married telah menjadi perhatian penonton melalui karakternya yang kasar.

Park In Kyu digambarkan sebagai pemeran pendukung laki-laki yang memiliki 3 gangguan mental, salah satunya gangguan kepribadian antisosial.

Gangguan mental itulah yang juga memengaruhi perilakunya seharu-hari. Tapi, ia enggan mencari bantuan profesional.

Gangguan kepribadian sosial juga disebut sosiopati, yakni gangguan mental yang mana seseorang tidak bisa menghargai benar atau salahnya tindakan mereka secara konsisten.

Orang dengan gangguan kepribadian antisosial cenderung memusuhi, memanipulasi atau memperlakukan orang lain dengan kasar, tidak berperasaan atau ketidakpedulian.

Mereka juga tidak akan menunjukkan rasa bersalah atau penyesalan atas perilaku mereka. Bahkan perilaku mereka sering kali melanggar hukum, seperti kecanduan obat, berperilaku kasar atau impulsif dan suka berbohong.

The World of the Married [imdb]
The World of the Married [imdb]

Adapun gejala gangguan kepribadian sosial yang dilansir oleh Mayo Clinic, antara lain:

1. Kurangnya empati terhadap orang lain dan kurangnya penyesalan ketika merugikan orang lain.
2. Secara konsisten tidak bertanggung jawab dan berulang kali gagal memenuhi kewajibannya.
3. Hubungan yang buruk dan kasar dengan seseorang
4. Berani mengambil risiko atau perilaku berbahaya tanpa memedulikan keselamatan diri sendiri atau orang lain
5. Arogansi, rasa superioritas dan sangat keras kepala
6. Berulang kali melanggar hak orang lain melalui intimidasi dan ketidakjujuran

Orang dewasa dengan gangguan kepribadian antisosial biasanya menunjukkan gejala sebelum usia 15 tahun. Tanda dan gejala gangguan perilakunya termasuk kecurangan, pencurian, pelanggaran serius, penghancuran properti dan agresi terhadap manusia serta hewan.

baca juga

Meskipun gangguan kepribadian antisosial ini berlaku seumur hidup. Tapi, beberapa orang dengan gejala tertentu, terutama perilaku destruktif dan kriminal bisa berkurang dari waktu ke waktu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Abaikan Anak dengan Kleptomania, Begini Cara Mengatasinya!

Jangan Abaikan Anak dengan Kleptomania, Begini Cara Mengatasinya!

Health | Senin, 04 Mei 2020 | 19:30 WIB

Tokoh Park In Kyu di TWOTM Idap Gangguan Kontrol Impuls, Seperti Apa itu?

Tokoh Park In Kyu di TWOTM Idap Gangguan Kontrol Impuls, Seperti Apa itu?

Health | Senin, 04 Mei 2020 | 17:00 WIB

3 Gangguan Mental Park In Kyu, Tokoh di The World of The Married

3 Gangguan Mental Park In Kyu, Tokoh di The World of The Married

Health | Senin, 04 Mei 2020 | 12:55 WIB

Terkini

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB