3 Gangguan Mental Park In Kyu, Tokoh di The World of The Married

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 04 Mei 2020 | 12:55 WIB
3 Gangguan Mental Park In Kyu, Tokoh di The World of The Married
Park In-gyu The World of The Married (Instagram/@theworldofthemarried)

Suara.com - Drama Korea The World of The Married yang bercerita mengenai kehidupan keluarga, pernikahan dan perselingkuhan belakangan menjadi trending topic di Indonesia.

Penonton tidak hanya menyoroti karakter pemeran utama, tetapi juga karakter pemeran pendukung seperti Park In Kyu yang diperankan oleh Lee Hak-joo.

Dalam drama tersebut, ParkI In Kyu digambarkan sebagai sosok lelaki yang memiliki kekasih. Keduanya sama-sama terlibat dalam permasalahan rumah tangga pemeran utama.

Tapi, satu hal yang menjadi perhatian penonton adalah kondisi mental In Kyu yang suka melakukan kekerasan dan menekan kekasihnya.

In Kyu diceritakan memiliki 3 masalah kesehatan mental atau gangguan mental. Yakni gangguan eksplosif intermitten, gangguan kendali impulsif dan gangguan kepribadian antisosial. Tetapi, ia enggan mencari bantuan psikiater.

Banyaknya gangguan mental yang dialami oleh tokoh Park In Kyu tentu menjadi perhatian. Bagaimana bisa seseorang memiliki gangguan mental lebih dari satu seperti In Kyu?

Serial The World of the Married
Serial The World of the Married

Ternyata dilansir dari Hellosehat, beberapa gangguan mental bisa muncul bersamaan. Kondisi ini disebut juga kormodibitas yang umum pada pasien kejiwaan.

Tetapi, penelitian dalam Journal of Affective Disorders menemukan masalah mental yang paling umum terjadi bersamaan adalah gangguan mood atau suasana hati, gangguan kecemasan dan gangguan somatoform.

Seseorang bisa memiliki banyak gangguan mental karena berbagai alasan, seperti beberapa gangguan mental memiliki faktor risiko yang sama.

baca juga

Misalnya, orang dengan trauma masa kecil. Ia sangat mungkin berisiko mengalami gangguan kecemasan, post-traumatic stress disorder (PTSD), depresi dan lainnya.

Selain itu, satu masalah mental juga bisa menyebabkan atau memicu gangguan mental lainnya. Salah satunya gangguan obsesif kompulsif yang mirip dengan karakter Park In Kyu.

Gangguan obsesif kompulsif ini mungkin saja dipicu oleh kecemasan berlebihan, PTSD yang tidak tertangani medis sampai akhirnya menyebabkan depresi dan masalah lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

The World of the Married Ceritakan Anak Kleptomania, Kenali Cirinya!

The World of the Married Ceritakan Anak Kleptomania, Kenali Cirinya!

Health | Senin, 04 Mei 2020 | 08:59 WIB

5 Fakta Pemeran Lee Joon Young di The World of The Married

5 Fakta Pemeran Lee Joon Young di The World of The Married

Entertainment | Senin, 04 Mei 2020 | 04:00 WIB

Awas, Maraton Drakor Bisa Bikin Wajah Jerawatan!

Awas, Maraton Drakor Bisa Bikin Wajah Jerawatan!

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2020 | 13:48 WIB

Terkini

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

×