Tokoh Park In Kyu di TWOTM Idap Gangguan Kontrol Impuls, Seperti Apa itu?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 04 Mei 2020 | 17:00 WIB
Tokoh Park In Kyu di TWOTM Idap Gangguan Kontrol Impuls, Seperti Apa itu?
Serial The World of the Married

Suara.com - The World of The Married adalah drama Korea yang tidak hanya mencuri perhatian penonton dari karakter pemeran utama, tetapi juga karakter pemeran pendukungnya.

Salah satunya, Park In Kyu yang diperankan oleh Lee Hak-joo. Dalam serial drama keluarga tersebut, Lee Hak-joo digambarkan sebagai sosok laki-laki yang memiliki 3 gangguan mental.

Masalah gangguan mental Park In Kyu ini diketahui ketika pemeran utama Ji Sun-woo melihatnya melakukan kekerasan pada kekasihnya. Salah satu masalah kesehatan mentalnya adalah gangguan kendali impulsif atau impulse control disorders.

Gangguan kontrol impuls adalah kondisi yang membuat penderitanya tidak bisa menahan keinginan untuk melakukan sesuatu berbahaya bagi dirinya sendiri maupun orang lain.

Perilaku gangguan kontrol impuls ini dilansir oleh Psychcentral, termasuk kecanduan obat-obatan, gangguan makan, penderitaan, penghinaan, mencuri hingga amarah yang terputus-putus.

Beberapa kondisi yang sama seperti gangguan kontrol impuls ini termasuk kleptomania, pyromania dan trikotilomania. Orang dengan gangguan kontrol impuls akan merasakan kesenangan, kepuasaan dan kelegaan selama bertindak.

Park In-gyu The World of The Married (Instagram/@theworldofthemarried)
Park In-gyu The World of The Married (Instagram/@theworldofthemarried)

Penyebab gangguan kontrol impuls

Para ilmuwan belum mengetahui pasti penyebab gangguan kontrol impuls. Tetapi, ada banyak hal yang bisa menjadi faktor risiko, seperti faktor fisik atau biologis, psikologis atau emosional dan budaya.

Para ilmuwan juga menduga struktur otak tertentu, termasuk sistem limbik juga berkaitan dengan emosi dan fungsi memori. Lalu, lobus frontal yakni bagian dari korteks otak yang terkait dengan fungsi pencernaan dan mengendalikan impuls.

Hormon terkait dengan kekerasan dan agresi, seperti testosteron juga berperan dalam gangguan kontrol impuls. Para peneliti telah mengatakan bahwa wanita mungkin cenderung memiliki jenis gangguan kontrol impuls kurang agresif, seperti kleptomania.

Sedangkan pria cenderung memiliki jenis gangguan kontrol impuls yang lebih keras dan agresif, seperti pyromania dan lainnya.

Penelitian juga menunjukkan hubungan antara beberapa jenis gangguan kejang dan perilaku impulsif yang keras.

Penelitian pun telah mengungkapkan bahwa anggota keluarga dari orang yang memiliki gangguan kontrol impuls mengalami tingkat kecanduan dan gangguan mood lebih tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Gangguan Mental Park In Kyu, Tokoh di The World of The Married

3 Gangguan Mental Park In Kyu, Tokoh di The World of The Married

Health | Senin, 04 Mei 2020 | 12:55 WIB

The World of the Married Ceritakan Anak Kleptomania, Kenali Cirinya!

The World of the Married Ceritakan Anak Kleptomania, Kenali Cirinya!

Health | Senin, 04 Mei 2020 | 08:59 WIB

Dinilai Mirip Kisahnya, Maia Estianty Bicara Soal The World of The Married

Dinilai Mirip Kisahnya, Maia Estianty Bicara Soal The World of The Married

Entertainment | Rabu, 29 April 2020 | 11:08 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB