WHO Menyarankan Studi Kontroversial Demi Percepat Vaksin Covid-19

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 08 Mei 2020 | 13:00 WIB
WHO Menyarankan Studi Kontroversial Demi Percepat Vaksin Covid-19
Vaksin Covid-19 diperkirakan tersedia pada September 2020. Foto: Seorang petugas medis sedang menyuntikkan vaksin flu ke warga Asuncion, Paraguay, pada 15 April kemarin. [AFP/Norberto Duarte]

Suara.com - World Health Organization (WHO) baru-baru ini menyarankan sebuah usulan kontroversial. WHO sebut sengaja menginfeksi sukarelawan sehat dengan virus corona dapat membantu mempercepat pencarian vaksin potensial untuk Covid-19.

Dalam sebuah laporan yang dirilis Rabu (06/05/2020), WHO yang berada di bawah tekanan untuk tanggapan awal mereka terhadap wabah di China dan pandemi global berikutnya, menyarankan bahwa apa yang disebut "studi tantangan" dapat "jauh lebih cepat untuk dilakukan daripada uji coba lapangan vaksin."

"Dengan demikian, studi tantangan yang dirancang dengan baik mungkin tidak hanya mempercepat pengembangan vaksin Covid-19, tetapi juga membuatnya lebih mungkin bahwa vaksin yang pada akhirnya digunakan lebih efektif," demikian tertera dalam laporan tersebut, dilansir dari Fox News.

Laporan tersebut mengakui bahwa studi tantangan tersebut "sensitif secara etis", tetapi memiliki sejarah panjang yang telah membantu mempercepat pengembangan vaksin melawan tipes dan kolera.

Di bawah potensi manfaat, ia berpendapat hal itu dapat menyebabkan lebih banyak nyawa yang diselamatkan serta "kembali lebih awal ke fungsi sosial global yang normal dan manfaat kesehatan masyarakat dan terkait."

Tapi di sisi lain, ahli melihat usulan WHO ada kelemahan.

Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Tal Zaks, kepala petugas medis Moderna Inc., di mana vaksin Covid-19 sedang dikembangkan, ia tidak yakin studi tantangan akan mempercepat pengembangan. Katanya kepada Bloomberg, yang pertama kali melaporkan penelitian ini,

"Saya tidak yakin saya penggemar berat itu benar-benar karena alasan praktis dan etis," kata Zaks. "Seperti yang sering terjadi, devil is in the details."

Maksud dari idiom devil is in the details ini merujuk pada hal misterius yang tersembunyi dalam detail. Ini memiliki arti bahwa sesuatu mungkin tampak sederhana pada awalnya tetapi akan membutuhkan lebih banyak waktu dan upaya untuk menyelesaikan dari yang diharapkan.

baca juga

Awal pekan ini, Pfizer Inc. dan BioNTech mengumumkan dosis pertama vaksin telah disuntikkan ke pasien manusia.

Dosis pertama program vaksin BNT162 dimulai di Jerman minggu lalu, menurut pernyataan perusahaan. Fase uji coba bertujuan untuk mendaftarkan hingga 360 pasien, usia 18 hingga 55 tahun.

Begitu kelompok yang lebih muda menghasilkan bukti kuat tentang keamanan dan imunogenisitas, pengujian pada orang dewasa yang lebih tua, atau mereka yang berusia antara 65 dan 85, akan dimulai.

Ada 102 vaksin Covid-19 potensial dalam pengembangan pada 30 April, menurut WHO. Delapan dari pesaing telah disetujui untuk uji klinis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tolak Jenazah Pasien Corona, Warga Honduras Bentrok dengan Polisi

Tolak Jenazah Pasien Corona, Warga Honduras Bentrok dengan Polisi

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 10:32 WIB

Gara-gara Corona, Inggris Terancam Resesi Ekonomi Terburuk dalam 300 Tahun

Gara-gara Corona, Inggris Terancam Resesi Ekonomi Terburuk dalam 300 Tahun

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 10:08 WIB

Fashion Busana Muslim Senada dengan Masker

Fashion Busana Muslim Senada dengan Masker

Foto | Jum'at, 08 Mei 2020 | 10:05 WIB

Terkini

Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%

Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%

Kaltim | Rabu, 23 September 2026 | 13:01 WIB

Terjebak Situationship yang Melelahkan? Ini Alasan Sikap 'Si Paling Cuek' Tak Lagi Keren

Terjebak Situationship yang Melelahkan? Ini Alasan Sikap 'Si Paling Cuek' Tak Lagi Keren

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 13:00 WIB

Peringatan Gempa Bukan Ramalan: Stop Tunggu Bencana untuk Belajar Mitigasi

Peringatan Gempa Bukan Ramalan: Stop Tunggu Bencana untuk Belajar Mitigasi

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 13:00 WIB

Pemprov Targetkan Angka Kemiskinan Jateng Turun Menjadi 8,70 Persen di Akhir 2026

Pemprov Targetkan Angka Kemiskinan Jateng Turun Menjadi 8,70 Persen di Akhir 2026

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 12:56 WIB

Pemkab Solok Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana 14 Hari, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Pemkab Solok Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana 14 Hari, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Sumbar | Rabu, 23 September 2026 | 12:55 WIB

Menperin Sebut Industri Padat Karya Mulai Bangkit Usai Sempat Dihantam Badai PHK

Menperin Sebut Industri Padat Karya Mulai Bangkit Usai Sempat Dihantam Badai PHK

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 12:53 WIB

6 Fasilitas Kereta Kelas Luxury yang Membuat Perjalanan Berbeda

6 Fasilitas Kereta Kelas Luxury yang Membuat Perjalanan Berbeda

Jogja | Rabu, 23 September 2026 | 12:52 WIB

Misteri Jari Runcing Manusia Purba Sulawesi, Bertahan 67.000 Tahun Tanpa Luntur

Misteri Jari Runcing Manusia Purba Sulawesi, Bertahan 67.000 Tahun Tanpa Luntur

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 12:50 WIB

5 Sabun Muka Anti Acne Lokal Remaja untuk Kulit Bersih Bebas Jerawat

5 Sabun Muka Anti Acne Lokal Remaja untuk Kulit Bersih Bebas Jerawat

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 12:50 WIB

7 Tips Menikmati Perjalanan Kereta Malam Antar Kota

7 Tips Menikmati Perjalanan Kereta Malam Antar Kota

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 12:48 WIB

×