Array

Memijat Jari hingga Bunyi 'Kretek', Berbahayakah? Pakar Beberkan Faktanya

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Selasa, 12 Mei 2020 | 07:30 WIB
Memijat Jari hingga Bunyi 'Kretek', Berbahayakah? Pakar Beberkan Faktanya
Ilustrasi jari kaki. (Pixabay/iGlobalWeb)

Suara.com - Memijat Jari hingga Bunyi 'Kretek', Berbahayakah? Pakar Beberkan Faktanya.

Pernahkah kamu beranjak dari duduk kemudian jari kakimu berbunyi 'kretek'? Sebagian orang juga terkadang sengaja membunyikan jari kakinya saat terasa pegal. Lantas bahayakah melakukan hal tersebut?

Menurut, Andrew Goldberg, konsultan ahli bedah kaki dan pergelangan kaki ortopedi di Rumah Sakit Wellington, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari hal tersebut. Bunyi 'Kretek' atau 'click' adalah normal dan sangat umum.

Hal itu juga sering digunakan oleh terapis pijat dan ahli refleksi untuk menunjukkan pengobatan yang efektif. Beberapa orang juga merasa puas saat membunyikan jari atau ketika kaki ditarik.

Ilustrasi (Foto: shutterstock)
Ilustrasi  jari kaki. (Foto: shutterstock)

Andrew mengatakan bahwa jika bunyi 'kretek' tidak menyakitkan, kemungkinan akan baik-baik saja. Dia menambahkan, bahwa pnyebab bunyi itu rumit, tetapi entah karena perubahan tekanan atau tendon patah.

"Semua sendi manusia memiliki sedikit cairan, yang disebut cairan sinovial, yang bertindak sebagai pelumas untuk mencegah gesekan dan kekakuan. Sendi dikelilingi oleh kapsul yang seperti segel vakum," kata dia seperti dilansir dari Metro UK.

Suatu bunyi 'kretek' dianggap berasal dari perubahan tekanan dan volume sendi ketika gelembung-gelembung kecil oksigen atau nitrogen terbentuk dan pecah menyebabkan suara patah.

‘Selain itu, persendian disatukan oleh ligamen dan digerakkan oleh tendon. Baik ligamen dan tendon dapat menggosok ke tulang kaki Anda sehingga menyebabkan suara patah juga," kata dia.

Namun Andrew menekankan bahwa jari-jari kaki yang menekan tidak normal harus diperiksa. Dia menambahkan, jika merasakan sakit ketika jari-jari kaki berbunyi atau melihat adanya kemerahan atau bengkak, maka itu bisa menunjukkan masalah seperti kerusakan sendi atau jaringan lunak.

Baca Juga: Sajian Latte Art Ini Kreatif, Tapi Bikin Geli Waktu Diminum

Umumnya orang mengira bahwa membunyikan jari dapat menyebabkan kondisi yang lebih serius, seperti radang sendi, tetapi Andrew mengingkari kepercayaan ini.

Dia mengatakan:, penelitian yang mencoba menemukan hubungan antara membunyikan jari kaki dan radang sendi pada jari kaki tidak menunjukkan hubungan di antara mereka sama sekali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI