Selain Corona Covid-19, Penyakit dari Nyamuk Ini Juga Sama Berbahaya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 13 Mei 2020 | 16:19 WIB
Selain Corona Covid-19, Penyakit dari Nyamuk Ini Juga Sama Berbahaya!
Ilustrasi nyamuk. (Pixabay/Skeeze)

Suara.com - Di tengah kasus virus corona Covid-19 yang belum usai, ada penyakit mematikan lainnya yang mengintai bagian Amerika Tengah dan Karibia.

Infeksi virus dengeu yang menyebabkan demam berdarah terus mengancam Amerika Latin sejak 2018 silam. Penyakit yang sama mematikannya ini juga sudah menginfeksi 3,1 juta orang di Amerika Latin.

Demam berdarah ini juga dikenal sebagai demam patah tulang karena menyebabkan nyeri sendiri parah. Tetapi, bahayanya penyakit ini sedang tergeser oleh virus corona Covid-19 yang mematikan.

Contohnya di negara Paraguay, Ekuador dan Colombia, orang-orang yang menderita gejala demam berdarah menolak pergi ke rumah sakit atau dokter karena takut tertular virus corona Covid-19.

Panama dan Kosta Rika juga telah menyatakan keprihatinannya dengan infeksi dengue penyebab demam berdarah yang juga sama mematikannya. Tetapi, sekarang ini global sedang fokus pada masalah internasional, yakni penanggulangan virus corona Covid-19.

Pan-American Health Organization (PAHO) menyatakan kasus demam berdarah ini bisa membunuh pasien tanpa tekadnan corona Covid-19 atau penyakit pernapasan akibat virus corona jenis baru.

Positif terinfeksi demam berdarah. (Shutterstock)
Positif terinfeksi demam berdarah. (Shutterstock)

Sebaliknya dilansir oleh Daily Star, infeksi virus corona Covid-19 sendiri telah memengaruhi penyakit lain melalui berbagai cara di seluruh dunia.

Di Amerika Latin sendiri, wabah demam berdarah sudah ada sejak akhir 208. Kini, infeksi dengue di Amerika melonjak ke titik tertinggi sepanjang masa yakni 3,1 juta pada 2019 dengan lebih dari 1,500 kematian.

Wabah demam berdarah yang disebabkan oleh nyamuk biasanya terjadi 3 sampai 5 tahun setelah epidemi sebelumnya. Adapula 4 jenis demam berdarah yang beredar dan orang biasanya menderita lebih dari satu kali.

Infeksi virus corona Covid-19 sekarang ini menjadi perhatian dunia, tapi ada demam berdarah yang juga perlu menjadi perhatian karena sama mematikannya," kata Dokter Jaime Gomez yang bekerja di rumah sakit di Floridablanca.

Meskipun demam berdarah tidak berakibat fatal dan bisa diobati dengan penghilag rasa sakit. Tapi, beberapa penderita bisa mengalami gejala persisten, seperti kelelahan, penurunan berat badan dan depresi yang memengaruhi kinerjanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bertambah 689 Kasus, Pasien Positif Corona RI 13 Mei Tembus 15.438 Orang

Bertambah 689 Kasus, Pasien Positif Corona RI 13 Mei Tembus 15.438 Orang

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 16:05 WIB

Badai Sitokin, Masalah Kekebalan Tubuh yang Berbahaya Bagi Pasien Covid-19

Badai Sitokin, Masalah Kekebalan Tubuh yang Berbahaya Bagi Pasien Covid-19

Health | Rabu, 13 Mei 2020 | 15:24 WIB

Psikolog Sebut Wabah Covid-19 Tingkatkan Risiko PTSD selama di Rumah Aja!

Psikolog Sebut Wabah Covid-19 Tingkatkan Risiko PTSD selama di Rumah Aja!

Health | Rabu, 13 Mei 2020 | 14:51 WIB

Terkini

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB