Cacar hingga Campak disebut Gejala Corona Covid-19, Dokter Ungkap Fakta

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 14 Mei 2020 | 18:19 WIB
Cacar hingga Campak disebut Gejala Corona Covid-19, Dokter Ungkap Fakta
Ilustrasi campak [shutterstock]

Suara.com - Cacar hingga Campak disebut Gejala Corona Covid-19, Dokter Ungkap Fakta.

Virus corona atau Covid-19 memiliki gejala umum seperti batuk, bersin, demam hingga sesak napas. Namun beberapa mengatakan bahwa Covid-19 juga menimbulkan gejala yang beragam termasuk di antaranya mengalami masalah kulit.

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Dr. Arini Astasari Widodo, SpKK mengatakan gejala Covid-19 pada kulit bukanlah satu hal yang pasti. Namun tidak ada salahnya tetap berperilaku waspada terhadap segala kemungkinan.

"Kelainan kulit ini menyerupai berbagai penyakit seperti campak, cacar air, alergi obat, biduran, dan lainnya. Sehingga, tidak berarti kalau mengalami kelainan kulit seperti ini pasti menderita Covid-19. Kelainan kulit yang mendahului gejala Covid-19 lainnya dapat membantu kita waspada," ujar Dr. Arini dalam acara diskusi online beberapa waktu lalu.

Ruam pasien Covid-19 (Twitter/Dennis Porto)
Ruam pasien Covid-19 (Twitter/Dennis Porto)

Meski begitu ia mengakui jika memang ada beberapa pasien Covid-19 yang mengalami masalah gejala kulit. Tapi gejalanya juga beragam dan tidak bisa digeneralisir, mengingat jenis kulit setiap orang berbeda. Kata dia bisa saja ada rasa gatal, nyeri, atau hanya salah satunya.

Dokter yang berpraktik di RS Abdi Waluyo itu menjelaskan jika ada pasien Covid-19 yang mengalami masalah kulit itu karena beragam faktor reaksi imunitas, kelainan organ seperti vasculitis atau peradangan pada pembuluh darah, atau bisa juga karena efek samping obat.

"Reaksi imunitas terhadap nukleotida virus yaitu dinamakan viral exanthems. Sekunder akibat kelainan organ lain yang disebabkan oleh COVID-19, seperti vasculitis atau vaskulopati thrombotic, karena Covid-19 membuat pembuluh darah rusak. Reaksi simpang atau efek samping obat yag di konsumsi," paparnya.

Ia menjelaskan, alasan kulit bisa terkena dampak dari Covid-19 lantaran ia memiliki protein ACE 2, atau pintu bagi virus corona bisa masuk ke tubuh dan menginfeksi penderitanya. Namun hingga kini belum ada penelitian dan bukti valid terkait hal ini, dimana virus bisa masuk ke tubuh melalui kulit.

"Pada kulit terdapat protein ACE 2, akan tetapi hubungan pasti keberadaaan protein ini dalam kulit dan manifestasi kulit pada Covid-19 belum ada penelitiannya," paparnya.

Begitu pun dengan lesi berbentuk memar, cacar hingga benjolan kemerahan pada pasien Covid-19 tidak bisa menjadi satu bukti kuat gejala Covid-19.

"Apakah lesi kulit pada pasien dengan Covid-19 berhubungan langsung dengan virus itu sendiri belum jelas ampai sekarang karena penelitian belum cukup kuat untuk menyimpulkan," terangnya.

Sehingga waspada harus tetap dilakukan, maka karena kondisi saat ini tidak bisa berkonsultasi ke rumah sakit jika tidak darurat. Maka layanan konsultasi online atau telemedicine bisa dimanfaatkan untuk menjawab hal ini.

"Namun harus tetap diingat bahwa Covid-19 hanya sedikit yang timbul gejala kulit, sebagian besar tidak disertai kelainan kulit. Pada penelitian pada bangsal Covid-19 di Eropa, hanya sekitar 20 persen yang terdapat kelainan kulit," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Batuk, Gejala Covid-19 Ini Juga Ditemukan pada Anak

Selain Batuk, Gejala Covid-19 Ini Juga Ditemukan pada Anak

Health | Rabu, 13 Mei 2020 | 10:10 WIB

Jadi Gejala Baru, Ini Enam Jenis Ruam Kulit Paling Umum Pasien Covid-19

Jadi Gejala Baru, Ini Enam Jenis Ruam Kulit Paling Umum Pasien Covid-19

Health | Jum'at, 01 Mei 2020 | 19:05 WIB

Ruam Pada Kulit Jadi Gejala Lain Corona Covid-19, Bagaimana Penjelasannya?

Ruam Pada Kulit Jadi Gejala Lain Corona Covid-19, Bagaimana Penjelasannya?

Health | Minggu, 05 April 2020 | 19:10 WIB

Terkini

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:05 WIB

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Health | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:36 WIB

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:17 WIB

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:34 WIB

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:59 WIB

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Health | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:57 WIB

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB