WHO Sebut Virus Corona Tidak akan Hilang, Saatnya Berdamai dengan Realitas

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Jum'at, 15 Mei 2020 | 08:30 WIB
WHO Sebut Virus Corona Tidak akan Hilang, Saatnya Berdamai dengan Realitas
Para tenaga medis di Kota Wuhan meluapkan kegembiraan setelah status lockdown dicabut. (Foto: AFP)

Suara.com - Pandemi virus corona telah menimbulkan banyak pertanyaan tentang bagaimana kita akan hidup mulai sekarang. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa Covid-19 mungkin tidak akan pernah hilang, sama seperti penyakit mematikan lainnya, yaitu HIV dan ebola.

Meski saat ini pakar kesehatan dan ilmuwan berlomba mengembangkan vaksin dan obat yang berpotensi menyembuhkan Covid-19. Namun, mereka belum yakin apakah akan ada yang berhasil atau tidak.

Menurut The Health Site, ini fakta bahwa kita harus menyesuaikan diri dengan kenyataan baru setelah lockdown.

Sebuah realitas baru

Direktur kedaruratan WHO, Dr Mike Ryan, memperingatkan pada hari Rabu (13/5/2020) bahwa mencoba memprediksi kapan virus akan berakhir itu tidak praktis. Bahkan jika vaksin ditemukan, mengendalikan virus akan membutuhkan upaya besar-besaran.

Lebih dari 300.000 orang di tingkat global telah meninggal akibat Covid-19 dan saat ini sudah lebih dari 4,3 juta kasus positif.

Para calon penumpang beramai-ramai keluar dari Kota Wuhan di Bandara Tianhe setelah status lockdown dicabut.(Foto: AFP)
Para calon penumpang beramai-ramai keluar dari Kota Wuhan di Bandara Tianhe setelah status lockdown dicabut.(Foto: AFP)

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga telah memperingatkan bahwa pandemi ini menyebabkan tekanan yang luas dan kesehatan mental yang buruk, khususnya di negara-negara di mana terdapat kurangnya investasi dalam perawatan kesehatan mental.

Organisasi ini telah mendesak para pemerintah untuk menjadikan kesehatan mental sebagai bagian dari tanggapan kesehatan mereka secara keseluruhan.

Kekhawatiran WHO

baca juga

Ryan memprediksi virus ini dapat menjadi endemik dan kemungkinan tidak akan pernah hilang. Dia juga mencatat, ada penyakit lain seperti campak, yang masih belum dapat dihilangkan meski vaksin sudah tersedia.

"Virus ini dapat menjadi endemik lain di masyarakat kita, dan virus ini mungkin tidak akan pernah hilang," kata Dr Ryan.

Di sisi lain, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanon Ghrebeyesus mengatakan masih mungkin untuk mengendalikan virus jika semua orang bergabung dan melakukan upaya untuk melakukannya.

"Jalan ada di tangan kita, dan itu urusan semua orang, dan kita semua harus berkontribusi untuk menghentikan pandemi ini," ujar Tedros.

Sejumlah calon penumpang mengantre di Staisun Hankou, Kota Wuhan sesaat setelah status lockdown dicabut. (Foto: AFP)
Sejumlah calon penumpang mengantre di Staisun Hankou, Kota Wuhan sesaat setelah status lockdown dicabut. (Foto: AFP)

Ahli epidemiologi WHO, Maria van Kerkhove, menambahkan kita perlu masuk ke dalam pola pikir bahwa perlu waktu untuk keluar dari pandemi ini.

Tetapi, komentar-komentar ini muncul pada saat banyak negara memperlihatkan pelonggaran peraturan dan secara bertahap mencoba kembali ke kehidupan normal.

Normal Baru

Menurut Tedros, tidak ada kelonggaran aturan tanpa memicu gelombang infeksi Covid-19 kedua.

"Banyak negara ingin keluar dengan tindakan yang berbeda. Orang-orang berpikir bahwa lockdown bekerja dengan sempurna dan bahwa mencabut status lockdown akan sangat bagus. Keduanya penuh dengan bahaya yang melekat," tambahnya.

Kita harus tetap mengikuti aturan yang sebelumnya telah ditetapkan, termasuk physical distancing dan memakai masker.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Corona Naik Lagi, Lebanon Lockdown Empat Hari

Kasus Corona Naik Lagi, Lebanon Lockdown Empat Hari

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 16:01 WIB

Longgarkan Lockdown, Jaringan Bioskop di Jepang Kembali Buka Minggu Depan

Longgarkan Lockdown, Jaringan Bioskop di Jepang Kembali Buka Minggu Depan

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2020 | 12:15 WIB

Donald Trump 'Bodo Amat' soal Risiko Pelonggaran Lockdown

Donald Trump 'Bodo Amat' soal Risiko Pelonggaran Lockdown

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 10:18 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×