WHO Selidiki Sindrom Peradangan Langka terkait Covid-19 pada Anak-anak

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Sabtu, 16 Mei 2020 | 08:30 WIB
WHO Selidiki Sindrom Peradangan Langka terkait Covid-19 pada Anak-anak
Ilustrasi anak memakai masker. (Pixabay)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan sedang menyelidiki kemungkinan hubungan antara virus corona dan sindrom peradangan langka pada anak-anak di Eropa dan Amerika Serikat.

Dilansir dari Aljazeera, beberapa negara telah melaporkan kasus anak-anak yang terkena penyakit radang dengan gejala mirip dengan kondisi langka, yakni sindrom Kawasaki.

"Laporan awal berhipotesis bahwa sindrom ini mungkin terkait dengan Covid-19," kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam briefing virtual pada Jumat (15/5/2020).

"Sangat penting untuk secara mendesak dan hati-hati menandai sindrom klinis ini, memahami hubungan sebab akibat dan untuk menggambarkan intervensi pengobatan," tambahnya.

Tedros mengatakan WHO telah mengembangkan definisi kasus awal untuk penyakit ini, yang disebut Multisystem Inflammatory Syndrome in Children.

WHO juga meminta dokter di seluruh dunia untuk waspada dan lebih memahami sindrom ini.

Komentar Tedros muncul setelah seorang dokter di Perancis pada Jumat (15/5/2020) mengatakan seorang anak lelaki berusia sembilan tahun yang dites positif Covid-19 meninggal karena sindrom tersebut.

Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Shutterstock)
Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Shutterstock)

Kematian anak yang serupa sedang diselidiki di New York dan London. Pejabat AS juga telah memperingatkan kondisi terkait Covid-19 pada anak-anak

Sebuah rumah sakit anak-anak di London pada hari Rabu mengatakan seorang bocah lelaki berusia 14 tahun tanpa kondisi kesehatan yang mendasari telah meninggal akibat penyakit tersebut dan telah dites positif terkena virus corona.

baca juga

Di New York, Gubernur Andrew Cuomo pada hari Selasa (12/5/2020) mengatakan tiga anak di negara bagian itu telah meninggal dan lebih dari 100 kasus sedang diselidiki.

Pakar WHO Maria Van Kerkhove, mengatakan pada Jumat (15/5/2020) bahwa tautan sindrom peradangan langka tersebut dengan Covid-19 belum jelas. Sebab beberapa anak dengan sindrom tersebut belum dites positif terkena virus corona.

"Kita perlu memahami apakah sindrom ini terkait dengan Covid-19 atau tidak," katanya.

"Kita perlu semua negara waspada untuk ini," tambah Van Kerkhove.

Sementara itu direktur kedaruratan WHO, Michael Ryan mengatakan bahwa meskipun sindrom tersebut terkait dengan Covid-19, mungkin tidak disebabkan oleh virus corona itu sendiri.

"Yang belum kita ketahui adalah apakah hal-hal langka yang terjadi itu terkait langsung dengan virus atau dari respon kekebalan terhadap virus," katanya.

Dia juga menekankan bahwa sindrom yang berdampak pada anak-anak tampaknya sangat langka.

"Itu tidak berarti bahwa penyakit ini berubah pada anak-anak," katanya.

"Maksudnya adalah bahwa ketika Anda mendapatkan sejumlah besar anak-anak dengan penyakit ini, Anda akan melihat kejadian yang sangat jarang terjadi," tambah Ryan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Bertransaksi di Indogrosir Sleman, Ratusan PNS Ikuti RDT Massal

Sempat Bertransaksi di Indogrosir Sleman, Ratusan PNS Ikuti RDT Massal

Jogja | Sabtu, 16 Mei 2020 | 06:44 WIB

Warga Tambora Positif Corona Tolak Isolasi di RS Wisma Atlet, Ini Alasannya

Warga Tambora Positif Corona Tolak Isolasi di RS Wisma Atlet, Ini Alasannya

News | Sabtu, 16 Mei 2020 | 04:15 WIB

Kepergok Meludah Sembarangan, Pemotor Ini Dihukum Bersihkan Jalanan

Kepergok Meludah Sembarangan, Pemotor Ini Dihukum Bersihkan Jalanan

Otomotif | Sabtu, 16 Mei 2020 | 04:15 WIB

Terkini

Ilusi Mampu Mencicil: Saat Kemudahan Paylater Menguji Kontrol Diri

Ilusi Mampu Mencicil: Saat Kemudahan Paylater Menguji Kontrol Diri

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 09:00 WIB

Face Oil vs Serum, Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Kamu?

Face Oil vs Serum, Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Kamu?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 08:50 WIB

Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2

Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 08:50 WIB

Iran Siap Buka Selat Hormuz dalam Seminggu

Iran Siap Buka Selat Hormuz dalam Seminggu

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:43 WIB

Berprestasi, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

Berprestasi, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 08:39 WIB

Polemik Pembentukan Korps Kadet untuk Pelajar, Akademisi: Rawan Kepentingan Elektoral

Polemik Pembentukan Korps Kadet untuk Pelajar, Akademisi: Rawan Kepentingan Elektoral

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:38 WIB

Sinopsis Dead-End Job: Lee Jae-wook Terjebak Pekerjaan Mengerikan

Sinopsis Dead-End Job: Lee Jae-wook Terjebak Pekerjaan Mengerikan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 08:30 WIB

Microsoft Kucurkan 1,7 Miliar Dolar AS ke Indonesia, Meutya Dorong RI Jadi Hub AI ASEAN

Microsoft Kucurkan 1,7 Miliar Dolar AS ke Indonesia, Meutya Dorong RI Jadi Hub AI ASEAN

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 08:30 WIB

Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura Tanpa Pemain Lokal, John Herdman Beri Jawaban Tegas

Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura Tanpa Pemain Lokal, John Herdman Beri Jawaban Tegas

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 08:28 WIB

Jejak Karier Guruh Soekarnoputra, Maestro Seni yang Juga Berkiprah di Dunia Politik

Jejak Karier Guruh Soekarnoputra, Maestro Seni yang Juga Berkiprah di Dunia Politik

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 08:25 WIB

×