Disebut Lebih Berhasil dari Pusat, Begini Cara Bali Lawan Virus Corona

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Sabtu, 16 Mei 2020 | 09:25 WIB
Disebut Lebih Berhasil dari Pusat, Begini Cara Bali Lawan Virus Corona
Tari Kecak Bali. (Dok: Kemenparekraf)
Gubernur Bali I Wayan Koster membuka Nusa Penida Festival 2019.
Gubernur Bali I Wayan Koster membuka Nusa Penida Festival 2019.

Para pejabat bekerjasama dengan komite desa yang berpengaruh dan kepercayaan Hindu untuk memastikan penduduk tinggal di rumah. Otoritas Bali juga memastikan tidak ada pengunjung dari luar yang diizinkan demi menghindari infeksi yang lebih luas.

"Orang-orang juga diminta untuk melakukan ritual Hindu tertentu untuk perlindungan, mengamanatkan mereka untuk mematuhi para pemimpin lokal," kata Gubernur Koster.

Provinsi Bali menghindari pembatasan sosial yang ketat seperti Jakarta dan Jawa Barat. Pihak mereka hanya mengunci tiga wilayah desa, tempat di mana infeksi terjadi pada masyarakat setempat dari pekerja migran yang kembali.

"Pihak berwenang siap menangani kembalinya ribuan pekerja migran, termasuk dari kapal pesiar, dalam beberapa minggu mendatang," kata Koster.

“Desa-desa memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap masyarakat. Apapun yang dikatakan para tetua di desa, orang akan patuh,” kata Ngurah Wijaya, penasihat Dewan Pariwisata Bali.

“Ini memungkinkan pemerintah untuk menerapkan kebijakannya ke tingkat masyarakat secara efektif," tambahnya.

Kemenangan Bali tidak terbatas pada menekan kasus baru atau membatasi korban jiwa. Tingkat pemulihan dari Covid-19 di pulau itu lebih dari 66 persen, dibandingkan dengan rata-rata nasional yang baru mencapai 22 persen.

"Tiga laboratorium di Bali sekarang dapat menguji hampir 500 spesimen sehari. Itu memungkinkan pihak berwenang mempercepat pelacakan kontak dan isolasi," kata Koster.

Menurut I Wayan Koster, kebangkitan industri pariwisata masih jauh dari pasti. Keputusan tentang protokol yang harus diikuti dalam membuka kembali bisnis akan diputuskan melalui konsultasi dengan para pemimpin lokal terpilih dan kepala komunitas dan agama.

baca juga

Kedatangan turis asing di Bali merosot 22 persen menjadi 1,04 juta padahal tahun lalu mencapai 6,2 juta wisatawan.

“Orang Bali juga menyadari bahwa pariwisata adalah sumber kehidupan mereka, jadi kita perlu menjaga diri kita sendiri untuk mendapatkan kepercayaan dari para pengunjung,” kata Wijaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

48 RW di Jakarta Utara Diklaim Bebas dari Corona

48 RW di Jakarta Utara Diklaim Bebas dari Corona

News | Sabtu, 16 Mei 2020 | 07:27 WIB

Sempat Bertransaksi di Indogrosir Sleman, Ratusan PNS Ikuti RDT Massal

Sempat Bertransaksi di Indogrosir Sleman, Ratusan PNS Ikuti RDT Massal

Jogja | Sabtu, 16 Mei 2020 | 06:44 WIB

Warga Tambora Positif Corona Tolak Isolasi di RS Wisma Atlet, Ini Alasannya

Warga Tambora Positif Corona Tolak Isolasi di RS Wisma Atlet, Ini Alasannya

News | Sabtu, 16 Mei 2020 | 04:15 WIB

Terkini

UMKM RI Bidik Pasar Global

UMKM RI Bidik Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Desa di Lumajang Capai Nol Persen Stunting, Jadi Pemacu Pencegahan di Wilayah Lain

Desa di Lumajang Capai Nol Persen Stunting, Jadi Pemacu Pencegahan di Wilayah Lain

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Rupiah Terus Ambles Nyaris ke Level Rp18.000 Kamis Pagi

Rupiah Terus Ambles Nyaris ke Level Rp18.000 Kamis Pagi

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Kecerdasan Anak Tak Hanya Dibentuk Stimulasi, Nutrisi dan Kesehatan Pencernaan Juga Punya Peran

Kecerdasan Anak Tak Hanya Dibentuk Stimulasi, Nutrisi dan Kesehatan Pencernaan Juga Punya Peran

Health | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42 WIB

69 Calon Anggota KND Lolos Tes Objektif Berbasis Komputer

69 Calon Anggota KND Lolos Tes Objektif Berbasis Komputer

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Segera Antre, Harga Emas Antam Makin Anjlok Jadi Rp2.561.000/Gram

Segera Antre, Harga Emas Antam Makin Anjlok Jadi Rp2.561.000/Gram

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38 WIB

Adik Kepala BNPB Tersangka Korupsi Dana Bencana, Mengapa Asetnya Disimpan dalam Kripto?

Adik Kepala BNPB Tersangka Korupsi Dana Bencana, Mengapa Asetnya Disimpan dalam Kripto?

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:36 WIB

Sopir Taksi Online Jadi Incaran di Tengah Sulitnya Kerja, Berapa Pendapatannya

Sopir Taksi Online Jadi Incaran di Tengah Sulitnya Kerja, Berapa Pendapatannya

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:32 WIB

Gemini 4 Argon Bikin Robot Belajar Melempar Bola, 7 Kali Berhasil Berturut-turut

Gemini 4 Argon Bikin Robot Belajar Melempar Bola, 7 Kali Berhasil Berturut-turut

Tekno | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:20 WIB

Alfred Young Sugiri Pianis Bandung Tampil Memukau di Eropa, Momentum Benahi Musik Klasik Indonesia

Alfred Young Sugiri Pianis Bandung Tampil Memukau di Eropa, Momentum Benahi Musik Klasik Indonesia

Entertainment | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:17 WIB

×