Novartis Sebut Vaksin Covid-19 Baru Siap pada Akhir 2021

Vania Rossa, Frieda Isyana Putri

Senin, 18 Mei 2020 | 09:34 WIB
Novartis Sebut Vaksin Covid-19 Baru Siap pada Akhir 2021
Ilustrasi vaksin COVID-19. [Shutterstock]

Suara.com - Banyak pihak yang telah mengusahakan agar vaksin Covid-19 dapat segera digunakan, walau banyak juga yang paham bahwa hal tersebut tetap membutuhkan waktu lama.

Dikutip dari Medical Daily, butuh setidaknya satu tahun untuk para peneliti dan ilmuwan medis untuk mempercepat produksi vaksin.

Menurut seorang eksekutif dari perusahaan farmasi multinasional, waktu paling cepat untuk mendapatkan vaksin Covid-19 paling tidak pada pertengahan akhir tahun 2021.

Dipaparkan oleh CEO Novartis AG Vas Narasimhan, hal tersebut bukan hal baru yang akan disampaikan oleh kebanyakan perusahaan farmasi lainnya.

Tidak diragukan lagi, vaksin yang terburu-buru dibuat bisa menjadi sia-sia, gagal, atau kurang dalam menyembuhkan pasien yang waspada terhadap dampak yang ditimbulkan oleh pandemi Covid-19.

"Cara yang paling utama untuk menangani pandemi ini adalah vaksin untuk melawan Covid-19. Hal tersebut membutuhkan waktu lebih, dugaan saya sekitar satu setengah hingga dua tahun," ujar Narasimhan dalam kolom pendapat yang dipublikasikan di Switzerland’s Handelszeitung baru-baru ini.

Perlu dicatat bahwa sudah ada 90 kandidat vaksin yang berada dalam uji klinis atau perkembangan saat ini. Akan tetapi, Novartis tidak mengembangkan satupun vaksin Covid-19.

Ungkapan tersebut juga muncul tak lama setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan 'Operation Warp Speed' dengan tujuan memproduksi 300 juta imunisasi pada akhir 2020.

Akan tetapi, memburu-buru pembuatan vaksin masih belum cukup menjanjikan pada saat ini. Ada banyak solusi dan sejauh ini, beberapa pengobatan sedang disarankan namun cukup jauh dari solusi yang diharapkan semua orang.

baca juga

Dr. Anthony Fauci menyebut bahwa vaksin Covid-19 masih belum tersedia hingga awal tahun akademik selanjutnya.

"Pemikiran untuk mendapatkan pengobatan yang tersedia atau sebuah vaksin untuk memfasilitasi masuknya kembali para murid pada semester musim gugur akan menjadi sesuatu yang terlalu jauh, bahkan dengan kecepatan penuh yang sedang kita lakukan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perusahaan Farmasi Ini Klaim Temukan Obat Virus Corona Pertama di Dunia

Perusahaan Farmasi Ini Klaim Temukan Obat Virus Corona Pertama di Dunia

Tekno | Minggu, 17 Mei 2020 | 09:45 WIB

Vaksin Potensial Covid-19 dari Tembakau Siap Diujikan pada Manusia

Vaksin Potensial Covid-19 dari Tembakau Siap Diujikan pada Manusia

Health | Sabtu, 16 Mei 2020 | 08:14 WIB

Di Tengah Pandemi, Amerika Serikat dan Prancis Berebut Vaksin Covid-19

Di Tengah Pandemi, Amerika Serikat dan Prancis Berebut Vaksin Covid-19

Health | Kamis, 14 Mei 2020 | 15:54 WIB

Terkini

Sektor Pertanian Masih Jadi Penyelamat Lampung: Serap 2,14 Juta Tenaga Kerja

Sektor Pertanian Masih Jadi Penyelamat Lampung: Serap 2,14 Juta Tenaga Kerja

Lampung | Jum'at, 06 November 2026 | 07:47 WIB

Polda Riau Ungkap Bisnis Pupuk Palsu Puluhan Ton, Petani Sawit Jadi Korban

Polda Riau Ungkap Bisnis Pupuk Palsu Puluhan Ton, Petani Sawit Jadi Korban

Riau | Jum'at, 06 November 2026 | 07:36 WIB

Cara Mengetahui Aplikasi yang Paling Banyak Menguras Baterai HP Android

Cara Mengetahui Aplikasi yang Paling Banyak Menguras Baterai HP Android

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 07:36 WIB

PLTMH Tangsi Jaya Dikelola Warga, Trend Asia Kritik Kebijakan Energi yang Sentralistik

PLTMH Tangsi Jaya Dikelola Warga, Trend Asia Kritik Kebijakan Energi yang Sentralistik

News | Jum'at, 06 November 2026 | 07:35 WIB

Review Godzilla Minus Zero: Ketika Teror Monster Menjadi Alegori Trauma

Review Godzilla Minus Zero: Ketika Teror Monster Menjadi Alegori Trauma

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 07:30 WIB

Jokowi Minta Keadilan Usai Tunjukkan 4 Ijazah Asli di Sidang Kasus Tuduhan Ijazah Palsu

Jokowi Minta Keadilan Usai Tunjukkan 4 Ijazah Asli di Sidang Kasus Tuduhan Ijazah Palsu

News | Jum'at, 06 November 2026 | 07:15 WIB

Kronologi Pembunuhan di Speedboat Samarinda, Jasad Diikatkan ke Batu dan Tiang Jembatan

Kronologi Pembunuhan di Speedboat Samarinda, Jasad Diikatkan ke Batu dan Tiang Jembatan

Kaltim | Jum'at, 06 November 2026 | 07:10 WIB

4 Shio yang Kehidupannya Lebih Baik Mulai 6 November 2026, Banyak Perubahan Positif

4 Shio yang Kehidupannya Lebih Baik Mulai 6 November 2026, Banyak Perubahan Positif

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 07:04 WIB

Momen Pemakaman Prajurit TNI yang Gugur dalam Operasi Karhutla

Momen Pemakaman Prajurit TNI yang Gugur dalam Operasi Karhutla

Foto | Jum'at, 06 November 2026 | 07:00 WIB

Agensi Umumkan Lee Know Stray Kids Akan Mulai Wajib Militer pada Awal 2027

Agensi Umumkan Lee Know Stray Kids Akan Mulai Wajib Militer pada Awal 2027

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 07:00 WIB

×