Perusahaan Farmasi Ini Klaim Temukan Obat Virus Corona Pertama di Dunia

Dythia Novianty, Tivan Rahmat

Minggu, 17 Mei 2020 | 09:45 WIB
Perusahaan Farmasi Ini Klaim Temukan Obat Virus Corona Pertama di Dunia
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Perusahaan biofarmasi asal California, Sorrento Therapeutics, mengklaim telah ditemukan antibodi yang dapat 100% mengobati Covid-19.

Sorrento Therapeutics mengaku bahwa antibodi ini 100% efektif untuk dijadikan obat virus corona dan dapat mengusir penyakit ini tubuh seseorang dalam waktu empat hari.

Bahkan, mereka meyakini bahwa antibodi STI-1499 buatannya tidak memiliki efek samping dan dapat digunakan pasien tanpa rasa khawatir atau takut.

"Kami ingin menekankan ada obatnya. Ada solusi yang bekerja 100 persen," kata Dr. Henry Ji, pendiri sekaligus CEO Sorrento Therapeutics, kepada Fox News, sebagaimana dikutip laman Mirror, Minggu (17/5/2020).

"Jika kita memiliki antibodi penawar dalam tubuhmu, kamu tidak memerlukan pembatasan jarak sosial. Ini dapat mengobati masyarakat tanpa rasa takut," imbuhnya.

Sebelum menyampaikan pernyataan resminya tentang obat Covid-19 ini, Sorrento Therapeutics telah menjalankan studi mereka dengan melibatkan penyaringan dan pengujian miliaran antibodi dalam sati dekade terakhir.

Ilustrasi virus corona. [Pixabay]/emmagrau]
Ilustrasi virus corona. [Pixabay]/emmagrau]

Mereka mengatakan, selusin antibodi STI-1499 mampu memblokir lonjakan protein yang menempel pada enzim manusia (ACE2) melalui reseptor yang biasanya digunakan virus untuk masuk ke sel manusia.

Dr. Ji menyebut, ketika antibodi tersebut memasuki sel manusia, virus pembawa Covid-19 tidak akan bertahan hidup dan akhirnya musnah dalam empat hari saja.

Menariknya, dia mempercayai bahwa antibodi yang mereka temukan bukan hanya bisa dipakai sebagai pengobatan, namun juga dapat digunakan sebagai terapi pencegahan.

baca juga

Saat ini, Sorrento Therapeutics dilaporkan telah bekerja sama dengan Rumah Sakit Mount Sinai di New York untuk mengujicoba obat virus corona yanng terdiri dari tiga antibodi ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS Targetkan Ratusan Juta Dosis Vaksin COVID-19 di Akhir Tahun 2020

AS Targetkan Ratusan Juta Dosis Vaksin COVID-19 di Akhir Tahun 2020

News | Sabtu, 16 Mei 2020 | 19:21 WIB

Vaksin Potensial Covid-19 dari Tembakau Siap Diujikan pada Manusia

Vaksin Potensial Covid-19 dari Tembakau Siap Diujikan pada Manusia

Health | Sabtu, 16 Mei 2020 | 08:14 WIB

CEO Novartis: Butuh Waktu Dua Tahun untuk Membuat Vaksin COVID-19

CEO Novartis: Butuh Waktu Dua Tahun untuk Membuat Vaksin COVID-19

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 19:13 WIB

Bos Farmasi: Butuh Dua Tahun Untuk Temukan Vaksin Covid-19

Bos Farmasi: Butuh Dua Tahun Untuk Temukan Vaksin Covid-19

Health | Jum'at, 15 Mei 2020 | 16:45 WIB

Di Tengah Pandemi, Amerika Serikat dan Prancis Berebut Vaksin Covid-19

Di Tengah Pandemi, Amerika Serikat dan Prancis Berebut Vaksin Covid-19

Health | Kamis, 14 Mei 2020 | 15:54 WIB

Amerika Serikat Tuduh China Retas Penelitian Vaksin Covid-19

Amerika Serikat Tuduh China Retas Penelitian Vaksin Covid-19

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 17:00 WIB

Terkini

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

News | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Penjualan Kendaraan Elektrifikasi Toyota Meningkat, Veloz Hybrid Tuai Respon Positif

Penjualan Kendaraan Elektrifikasi Toyota Meningkat, Veloz Hybrid Tuai Respon Positif

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:12 WIB

Cara Menghilangkan Kutu Beras dengan Aman dan Mudah, Begini Langkah yang Tepat

Cara Menghilangkan Kutu Beras dengan Aman dan Mudah, Begini Langkah yang Tepat

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:10 WIB

Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses

Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 14:10 WIB

Pertamina Bawa Semangat Grand Prix of Indonesia 2026 ke Masyarakat

Pertamina Bawa Semangat Grand Prix of Indonesia 2026 ke Masyarakat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:08 WIB

Rp31,1 Triliun Disiapkan, PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

Rp31,1 Triliun Disiapkan, PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

News | Senin, 14 September 2026 | 14:08 WIB

Membaca, Memahami, dan Merefleksi: Seni Menjaga Fokus di Tengah Serbuan Gawai

Membaca, Memahami, dan Merefleksi: Seni Menjaga Fokus di Tengah Serbuan Gawai

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:05 WIB

Mining Indonesia 2026, Castrol Bahas Keandalan Alat Berat Tambang

Mining Indonesia 2026, Castrol Bahas Keandalan Alat Berat Tambang

Foto | Senin, 14 September 2026 | 14:05 WIB

Kejagung Siap Ladeni Kasasi Ibrahim Arief di Kasus Chromebook

Kejagung Siap Ladeni Kasasi Ibrahim Arief di Kasus Chromebook

News | Senin, 14 September 2026 | 14:01 WIB

×