Vaksin Covid-19 AS Selesai Uji Manusia, Memberikan Reaksi Antibodi

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 19 Mei 2020 | 11:24 WIB
Vaksin Covid-19 AS Selesai Uji Manusia, Memberikan Reaksi Antibodi
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Pembuat vaksin covid-19 Moderna telah membuahkan hasil positif. Pengujiannya terhadap para relawan sehat telah menghasilkan respon antibodi pada beberapa dari mereka.

Melansir dari Business Insider, biotek dari Massachusetts itu melaporkan tanggapan kekebalan tubuh terhadap vaksin pada Senin (18/5/2020). Studi ini lebih berfokus pada keamanan vaksin, sehingga belum jelas apakah vaksin akan mencegah orang untuk terinfeksi virus corona baru.

Menemukan vaksin virus corona yang efektif memang telah menjadi prioritas global dalam mengakhiri pandemi. Para pemimpin pemerintah Amerika Serikat telah mengedepankan kecepatan yang ambisius untuk menyediakan vaksin pada akhir tahun 2020.

Padahal vaksin biasanya paling cepat bisa tersedia minimal 18 bulan.

Uji coba vaksin moderna dilakukan oleh Institut Kesehatan Nasional AS. Moderna berencana untuk segera memulai studi tahap kedua dan kemudian memulai uji coba tahap akhir pada bulan Juli.

Perusahaan berharap vaksinnya dapat siap untuk penggunaan darurat pada musim gugur.

Moderna telah bekerja sama dengan NIH sejak awal Januari pada vaksin virus corona yang dijuluki mRNA-1273. Bioteknologi menggunakan platform teknologi yang disebut messenger RNA untuk membuat kandidat vaksin menggunakan kode genetik virus. Vaksin tradisional biasanya memerlukan sampel virus langsung.

Vaksin Covid-19 diperkirakan tersedia pada September 2020. Foto: Seorang petugas medis sedang menyuntikkan vaksin flu ke warga Asuncion, Paraguay, pada 15 April kemarin. [AFP/Norberto Duarte]
Vaksin Covid-19 diperkirakan tersedia pada September 2020. Foto: Seorang petugas medis sedang menyuntikkan vaksin flu ke warga Asuncion, Paraguay, pada 15 April kemarin. [AFP/Norberto Duarte]

Sementara mRNA telah menunjukkan kecepatannya di mana Moderna menjadi pengembang vaksin pertama yang merilis hasil pengujian pada manusia.

Relawan yang divaksinasi mengembangkan tanggapan antibodi terhadap virus corona setelah disuntikkan vaksin.

baca juga

Percobaan ini melibatkan 45 sukarelawan sehat usia 18 hingga 55 tahun. Mereka secara acak memberikan satu dari tiga dosis kekuatan untuk dua suntikan dengan dosis 25 mikrogram, 100 mikrogram, dan 250 mikrogram.

Semua peserta mengembangkan antibodi yang dapat dideteksi dan Moderna mengatakan ada peningkatan imunogenisitas tergantung dosis yang diberikan.

Antibodi adalah protein penangkal virus yang memainkan peran penting dalam respons imun manusia.

Seorang apoteker memberikan suntikan kepada Jennifer Haller, dalam studi tahap pertama dari vaksin coronavirus pada 16 Maret 2020, di Kaiser Permanente Washington Health Research Institute di Seattle. (Foto: Ted S. Warren / AP / via npr.org)
Seorang apoteker memberikan suntikan kepada Jennifer Haller, dalam studi tahap pertama dari vaksin coronavirus pada 16 Maret 2020, di Kaiser Permanente Washington Health Research Institute di Seattle. (Foto: Ted S. Warren / AP / via npr.org)

"Saya pikir totalitas ilmu pengetahuan memberi tahu kita bahwa ini adalah antigen yang tepat dan harusnya bersifat protektif," kata Tal Zaks, kepala petugas medis Moderna.

Setelah menerima kedua dosis, 15 sukarelawan dengan kekuatan dosis terlemah juga memiliki antibodi dalam darah mereka pada tingkat yang sama dengan orang yang pulih dari Covid-19.

Data tindak lanjut lebih butuh penelitian pada relawan yang diberi dosis lebih tinggi karena relawan masih diperiksa.

Sepuluh orang yang diberi dosis 100 mikrogram cukup memiliki tingkat antibodi.

"Vaksin itu umumnya aman dan ditoleransi dengan baik," kata pihak Moderna.

Perusahaan mencatat bahwa pada tingkat dosis tertinggi, 250 mikrogram, tiga orang memiliki efek samping yang parah tetapi tidak mengancam jiwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Optimisme Penemuan Vaksin Covid-19 Buat Harga Minyak Dunia Naik

Optimisme Penemuan Vaksin Covid-19 Buat Harga Minyak Dunia Naik

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2020 | 07:40 WIB

Corona Covid-19 akan Hilang Sebelum Vaksin Ditemukan? Peneliti Beber Fakta

Corona Covid-19 akan Hilang Sebelum Vaksin Ditemukan? Peneliti Beber Fakta

Health | Selasa, 19 Mei 2020 | 09:15 WIB

Pilihan New Normal, LIPI: Vaksin Virus Corona Kemungkinan Lama Ditemukan

Pilihan New Normal, LIPI: Vaksin Virus Corona Kemungkinan Lama Ditemukan

News | Senin, 18 Mei 2020 | 21:02 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×