Benarkah Ada Lebih dari 1 Jenis Virus Corona Baru? ini Kata Peneliti!

Silfa Humairah Utami, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 24 Mei 2020 | 12:00 WIB
Benarkah Ada Lebih dari 1 Jenis Virus Corona Baru? ini Kata Peneliti!
Ilustrasi virus corona (shutterstock)

Suara.com - Sejak munculnya wabah virus corona jenis baru yang disebut SARS-CoV-2 alias Covid-19, beberapa peneliti telah menduga bahwa ada lebih dari 1 jenis virus corona baru.

Mutasi dari virus corona jenis baru itulah yang dinilai menyebabkan perubahan seberapa risiko orang terinfeksi dan tingkat mematikannya.

Mutasi genetik ini merupakan fenomena alami sehari-hari, yang terjadi setiap kali materi genetik di salin. Ketika virus bereplikasi di dalam sel yang telah terinfeksi, segudang salinan baru akan menyebabkan perbedaan kecil.

Saat mutasi mengarah pada perubahan dalam bagaimana suatu virus berperilaku, proses itu dapet menyebabkan konsekuensi yang signifikan.

Mutasi ini tidak hanya membahayakan seseorang yang terinfeksi, tetapi juga bisa melemahkan vaksin atau obat untuk membunuh protein virus.

Ilustrasi virus Corona - (Pixabay/TheDigitalArtist)
Ilustrasi virus Corona - (Pixabay/TheDigitalArtist)

Sejak awal kemunculan corona Covid-19, beberapa penelitian telah menyoroti variasi dalam urutan egentik virus.

Penelitian ini mendorong diskusi tentang kemungkinan adanya jenis virus lain, besarnya dampak virus ketika menginfeksi orang dan seberapa besar kemungkinan seseorang meninggal dunia karena virus tersebut.

SARS-CoV-2 adalah virus RNA yang materi genetiknya dikodekan dalam RNA untai tunggal. Dalam sel inang, virus ini membuat replikasinya sendiri.

Virus RNA sendiri memiliki tingkat mutasi yang ssangat tinggi, karena enzim replikasinya rentan mengalami kerusakan ketika membuat salinan virus baru.

baca juga

Prof Jonathan Stoye, ahli virologi sekaligus pemimpin senior di Francis Crick Institute di London, Inggris menjelaskan tentang mutasi virus.

"Mutasi adalah perubahan dalam urutan genetik. Fakta dari perubahan mutasi bukanlah yang utama, tetapi konsekuensi fungsionalnya," kata Jonathan Stoye dikutip dari Medical News Today.

Jika perubahan genetik tertentu mengubah antibodi yang bertindak melawan virus, maka partikel virus dengan mutasi akan lebih besar daripada yang tidak.

"Perubahan protein ini memungkinkan masuknya virus ke dalam sel yang membawa sejumlah protein reseptor yang sangat rendah. Ini juga bisa memberikan keuntungan bagi pertumbuhan virus," jelas Stoye.

Meski begitu, sebagian kecil dari semua mutasi itu akan bersifat netral atau berbahaya bagi virus dan tidak akan bertahan.

Menurut Jonathan Stoye, mutasi virus ini jelas penting untuk kebutuhan menyiapkan vaksin baru untuk pencegahan flu musiman dan guna mengobati HIV-1 secara bersamaan. Beberapa obat juga berguna mencegah virus resisten," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penjualan Terus Merosot, Kabarnya Nissan Bakal Pangkas 20 Ribu Pekerja

Penjualan Terus Merosot, Kabarnya Nissan Bakal Pangkas 20 Ribu Pekerja

Otomotif | Minggu, 24 Mei 2020 | 10:35 WIB

Indonesia Terserah, Iwan Fals: Bukan Berarti Menyerah pada Keadaan

Indonesia Terserah, Iwan Fals: Bukan Berarti Menyerah pada Keadaan

Entertainment | Minggu, 24 Mei 2020 | 06:05 WIB

LIVE: Suasana Masjid Istiqlal yang Tak Gelar Sholat Idul Fitri Berjamaah

LIVE: Suasana Masjid Istiqlal yang Tak Gelar Sholat Idul Fitri Berjamaah

Video | Minggu, 24 Mei 2020 | 09:35 WIB

Terkini

Suasana Haru Pemakaman Guruh Soekarnoputra di Karet Bivak

Suasana Haru Pemakaman Guruh Soekarnoputra di Karet Bivak

Foto | Sabtu, 26 September 2026 | 18:20 WIB

Review Skenario Sang Jenderal: Kupas Kasus Sensitif yang Mengguncang Publik

Review Skenario Sang Jenderal: Kupas Kasus Sensitif yang Mengguncang Publik

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:15 WIB

4 Tablet Murah untuk Pelajar Paling Worth It 2026, Bonus Stylus Cuma Rp2 Jutaan

4 Tablet Murah untuk Pelajar Paling Worth It 2026, Bonus Stylus Cuma Rp2 Jutaan

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 18:15 WIB

Modus Licik BPN Jatim: Ubah Uang Suap Jadi Perhiasan Emas, Kini Disita KPK!

Modus Licik BPN Jatim: Ubah Uang Suap Jadi Perhiasan Emas, Kini Disita KPK!

News | Sabtu, 26 September 2026 | 18:11 WIB

Skutik Retro Yamaha Sukses Pikat Pasar Anak Muda Jawa Barat

Skutik Retro Yamaha Sukses Pikat Pasar Anak Muda Jawa Barat

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 18:07 WIB

Review Terbelah Jadi Dua dan Alasan Kita Senang Menyiksa Diri Lewat Lagu

Review Terbelah Jadi Dua dan Alasan Kita Senang Menyiksa Diri Lewat Lagu

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:00 WIB

King Nassar Bikin Pestapora Bergoyang, 12 Lagu Dibabat Habis

King Nassar Bikin Pestapora Bergoyang, 12 Lagu Dibabat Habis

Foto | Sabtu, 26 September 2026 | 17:58 WIB

Pertamina Raih The Best Service Quality Management Team & Best Agent Digital Email Publik

Pertamina Raih The Best Service Quality Management Team & Best Agent Digital Email Publik

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 17:54 WIB

Aksi Enerjik The Changcuters Guncang Panggung Pestapora 2026

Aksi Enerjik The Changcuters Guncang Panggung Pestapora 2026

Foto | Sabtu, 26 September 2026 | 17:51 WIB

3 Parfum Pria Tahan Lama Terbaik, Dijamin Bikin Cewek Nempel!

3 Parfum Pria Tahan Lama Terbaik, Dijamin Bikin Cewek Nempel!

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 17:41 WIB

×