Kabar Baik, Obat Diabetes Tertentu Bisa Menghambat Penyebaran Covid-19

Yasinta Rahmawati

Selasa, 26 Mei 2020 | 15:35 WIB
Kabar Baik, Obat Diabetes Tertentu Bisa Menghambat Penyebaran Covid-19
Ilustrasi tes gula darah (Foto: shutterstock)

Suara.com - Penderita diabetes termasuk salah satu golongan orang yang rentan terkena virus corona Covid-19. Kabar baiknya, para peneliti telah menemukan obat yang dapat membantu mencegah penyebaran Covid-19 di seluruh tubuh pasien diabetes.

Studi baru menunjukkan bahwa kelas obat diabetes, yang disebut inhibitor dipeptidyl peptidase 4 (DPP4), dapat mengikat virus corona Covid-19 dan menghentikannya dari replikasi dalam sel manusia.

Para peneliti dari University of Waterloo, Kanada, menggunakan perangkat lunak komputasi baru untuk melihat struktur tiga dimensi protein Covid-19 dan melihat efek dari obat-obatan tersebut, lapor Fox News yang dikutip Medical Daily.

"Penelitian sebelumnya telah menunjukkan kepada kita struktur molekul protein Covid-19, yang bertanggung jawab untuk pertumbuhan virus dalam sel inang," kata Praveen Nekkar, ketua peneliti dan profesor di Sekolah Farmasi Waterloo, dalam sebuah pernyataan.

Orang dengan masalah gula darah ditemukan memiliki risiko infeksi dan komplikasi yang lebih tinggi. Studi ini menunjukkan bahwa obat dengan DPP4 bisa efektif dalam menyembuhkan Covid-19 pada pasien diabetes dan pada akhirnya pada orang yang terinfeksi.

Seorang perempuan menyuntikkan obat diabetes. [shutterstock]
Seorang perempuan menyuntikkan obat diabetes. [shutterstock]

Nekkar dan rekan-rekannya sekarang berencana untuk menggunakan kembali obat-obatan yang ada untuk memberi dunia alat baru untuk memerangi Covid-19.

Sebab menurutnya, menemukan dan mengembangkan obat baru dapat memakan waktu 10 hingga 15 tahun dan biaya lebih dari satu miliar dolar.

"Covid-19 mendatangkan malapetaka saat ini dan kami membutuhkan pilihan pengobatan farmakoterapi yang baik sesegera mungkin - itu sebabnya kami mulai menyelidiki penggunaan kembali obat," tambahnya.

Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)
Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)

Para peneliti pun bertujuan bisa bekerja dengan mitra lain untuk menganalisis lebih lanjut efek positif dari obat diabetes pada pasien Covid-19.

baca juga

Nekkar mengatakan mereka pertama-tama akan menganalisis inhibitor DPP4 dalam kultur sel dengan Covid-19 dan kemudian pindah ke uji klinis untuk membuktikan kemanjurannya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan saat ini belum ada vaksin atau obat-obatan yang tersedia di pasaran untuk Covid-19.

Tetapi para peneliti di seluruh dunia berharap untuk memberikan alat yang efektif untuk menghentikan penyebaran Covid-19 dalam satu atau dua tahun mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Covid-19 Senam Bareng Tim Medis di Rumah Singgah Karantina

Pasien Covid-19 Senam Bareng Tim Medis di Rumah Singgah Karantina

Foto | Selasa, 26 Mei 2020 | 15:16 WIB

Novavax Mulai Uji Klinis Tahap Satu Vaksin COVID-19

Novavax Mulai Uji Klinis Tahap Satu Vaksin COVID-19

News | Selasa, 26 Mei 2020 | 15:08 WIB

Sambut New Normal Indonesia, Anies Bikin Aturan Baru di Jakarta

Sambut New Normal Indonesia, Anies Bikin Aturan Baru di Jakarta

News | Selasa, 26 Mei 2020 | 14:47 WIB

Terkini

Tergiur Janji Lolos Petugas Damkar DKI, Pria Ini Tertipu Rp70 Juta dan Dikejar Utang Ratusan Juta!

Tergiur Janji Lolos Petugas Damkar DKI, Pria Ini Tertipu Rp70 Juta dan Dikejar Utang Ratusan Juta!

News | Selasa, 29 September 2026 | 11:29 WIB

Penyebab Rumah Banyak Cicak dan Cara Mengusirnya agar Tidak Balik Lagi

Penyebab Rumah Banyak Cicak dan Cara Mengusirnya agar Tidak Balik Lagi

Sumut | Selasa, 29 September 2026 | 11:29 WIB

APBD Stunting Terus Digunting, Dicky Budiman Soroti Layanan Gizi Ibu dan Anak yang Tergerus

APBD Stunting Terus Digunting, Dicky Budiman Soroti Layanan Gizi Ibu dan Anak yang Tergerus

News | Selasa, 29 September 2026 | 11:27 WIB

Bertahan dengan 10 Pemain, John Herdman dan Maarten Paes Ungkap Kunci Indonesia Tahan Malaysia

Bertahan dengan 10 Pemain, John Herdman dan Maarten Paes Ungkap Kunci Indonesia Tahan Malaysia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 11:27 WIB

DPR Sahkan RUU APBN 2027 di Paripurna: Pertumbuhan Ekonomi 6%, Defisit 2,4% PDB

DPR Sahkan RUU APBN 2027 di Paripurna: Pertumbuhan Ekonomi 6%, Defisit 2,4% PDB

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 11:25 WIB

Viva Acne Lotion Bisa Buat Bruntusan Tidak? Ini Manfaat dan Kandungannya

Viva Acne Lotion Bisa Buat Bruntusan Tidak? Ini Manfaat dan Kandungannya

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 11:25 WIB

Rakyat Dipuji Tangguh, Negara Lupa Membenahi yang Rapuh

Rakyat Dipuji Tangguh, Negara Lupa Membenahi yang Rapuh

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 11:25 WIB

Weton Apa Aja yang Bisa Kaya? Ini Daftarnya

Weton Apa Aja yang Bisa Kaya? Ini Daftarnya

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 11:25 WIB

TXT Umumkan Comeback November dengan Mini Album Baru, "PERFECT STORM"

TXT Umumkan Comeback November dengan Mini Album Baru, "PERFECT STORM"

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 11:25 WIB

Oseltamivir Obat Apa? Diburu saat Influenza A Merebak, Kemenkes Imbau Tak Panic Buying

Oseltamivir Obat Apa? Diburu saat Influenza A Merebak, Kemenkes Imbau Tak Panic Buying

Health | Selasa, 29 September 2026 | 11:24 WIB

×