Sekolah Kembali Dibuka, 5 Negara ini Terapkan Protokol Kesehatan Khusus

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Kamis, 28 Mei 2020 | 15:26 WIB
Sekolah Kembali Dibuka, 5 Negara ini Terapkan Protokol Kesehatan Khusus
Sekolah di China yang dibuka kembali setelah kasus Covid-19 menurun. [AFP/Greg Baker]

Suara.com - Sekolah Kembali Dibuka, 5 Negara ini Terapkan Protokol Kesehatan Khusus

Dinas Pendidikan DKI Jakarta baru saja menetapkan hari pertama masuk sekolah tahun pelajaran 2020/2021, yaitu dimulai pada 13 Juli 2020. Kebijakan ini berlaku untuk seluruh siswa dan siswi, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA.

Namun, di tengah pandemi Covid-19 yang masih belum selesai ini, kegiatan belajar mengajar di sekolah mungkin tak akan sama seperti sebelumnya.

Ada beberapa hal yang harusnya menjadi perhatian, agar siswa dan siswi tetap aman dan terjaga dari risiko tertular virus corona.

Beberapa negara yang sudah lebih dulu membuka kembali sekolah di tengah pandemi, menerapkan beberapa aturan khusus yang mungkin bisa menjadi contoh bagi kita. Ini dia, seperti dilansir dari Rappler.

1. China

Menurut laporan South China Morning Post, 9 provinsi daratan di China telah membuka kembali sekolah untuk mereka yang akan lulus tahun ini.

Kementerian Pendidikan China mewajibkan pihak sekolah untuk memeriksa suhu siswa di pintu masuk sekolah. Siswa juga perlu menunjukkan bahwa mereka memiliki kode 'hijau' pada aplikasi yang dapat membaca kondisi mereka sebelum diizinkan kembali ke kelas.

Pemerintah China telah menggunakan aplikasi ini untuk memeriksa status kesehatan siswa. Siswa harus mengisi kuesioner yang terintegrasi dalam aplikasi, yang meminta detail seperti suhu tubuh dan latar belakang kesehatan.

baca juga

Perangkat lunak akan menganalisis data yang disediakan dan menghasilkan kode warna hijau, kuning, atau merah. Setiap warna mengidentifikasi status kesehatan siswa.

Mereka yang memiliki warna 'kuning' dan 'merah' tidak diizinkan masuk ke lingkungan sekolah. Kode merah berarti siswa memiliki gejala Covid-19 seperti demam dan lainnya. Sementara itu, kuning berarti seorang siswa pernah melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi, tetapi belum menyelesaikan karantina selama dua minggu.

Beberapa siswa juga diberikan termometer pribadi dan diminta untuk mengukur suhu tubuh mereka dua kali sehari saat di sekolah. Sementara itu, beberapa sekolah di Shanghai telah menyiapkan beberapa kamar untuk siswa yang demam.

2. Taiwan

Taiwan telah berhasil dalam perang melawan Covid-19. Sementara sebagian besar negara memutuskan untuk menutup sekolah selama pandemi, Taiwan tidak melakukannya.

Mereka hanya memperpanjang liburan musim dingin selama 10 hari untuk mendisinfeksi fasilitas sekolah dan merencanakan tindakan pencegahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Minta Wishnutama Siapkan Program Pariwisata di Tengah Pandemi

Jokowi Minta Wishnutama Siapkan Program Pariwisata di Tengah Pandemi

News | Kamis, 28 Mei 2020 | 14:25 WIB

Sekolah Dibuka Usai Lockdown, Guru di Melbourne Kena Corona

Sekolah Dibuka Usai Lockdown, Guru di Melbourne Kena Corona

News | Selasa, 26 Mei 2020 | 12:01 WIB

Ini Protokol Kesehatan di Kantor saat Karyawan Kembali Kerja

Ini Protokol Kesehatan di Kantor saat Karyawan Kembali Kerja

Health | Selasa, 26 Mei 2020 | 10:40 WIB

Terkini

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Teroris di Enam Provinsi, Termasuk Riau

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Teroris di Enam Provinsi, Termasuk Riau

Riau | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:49 WIB

×