Belajar dari Vietnam, Ini Tiga Jurus Kendalikan Pandemi Virus Corona

M. Reza Sulaiman, Rosiana Chozanah

Sabtu, 30 Mei 2020 | 15:52 WIB
Belajar dari Vietnam, Ini Tiga Jurus Kendalikan Pandemi Virus Corona
Ilustrasi virus corona (Shutterstock)

Suara.com - Tak kalah hebat dari Korea Selatan, Taiwan, dan Hong Kong. Vietnam piin dianggap sebagai negara di Asia yang sukses menangani pandemi Covid-19.

Hingga kini, negara berpenduduk 97 juta orang tersebut belum melaporkan satu kasus kematian terkait wabah virus corona. Hingga Sabtu (30/5/2020), kasus virus corona tercatat 327 dan angka kesembuhan mencapai 279.

Vietnam dinilai luar biasa lantaran termasuk ke dalam negara berpenghasilan menengah ke bawah dengan sistem kesehatan yang jauh kurang maju daripada wilayah lain di sekitarnya. Mereka hanya memiliki 8 dokter untuk setiap 10.000 orang, sepertiga dari rasio di Korea Selatan, catat World Bank.

Setelah negara di-lockdown selama tiga minggu, Vietnam mencabut aturan jarak sosial pada akhir April lalu. Saat itu belum dilaporkan adanya infeksi lokal selama lebih dari 40 hari.

Bisnis dan sekolah pun telah dibuka kembali dan kehidupan secara bertahap kembali normal.

Batuk merupakan gejala infeksi pneumonia misterius di China. (Shutterstock)
Ilustrasi wanita batuk karena Covid-19  (Shutterstock)

Walau angka kasus yang dilaporkan nampaknya tidak sesuai dan menimbulkan keraguan, seorang dokter penyakit menular di salah satu rumah sakit rujukan di Vietna, Huy Thwaites, mengatakan jumlahnya sesuai dengan kenyataan di lapangan.

"Saya mendatangi bangsal (Covid-19) setiap hari, saya tahu kasusnya, saya tahu tidak ada kematian," katanya, dikutip CNN Internasional.

"Jika Anda memiliki penularan kelompok yang tidak dilaporarkan atau tidak terkontrol, maka kita akan melihat kasus di rumah sakit, orang yang datang dengan infeksi dada mungkin tidak terdiagnosis, (tapi) itu tidak pernah terjadi," lajutnya lagi.

Jadi bagaimana Vietnam melawan tren global dan sebagian besar lolos dari momok virus corona? Jawabannya, menurut para ahli kesehatan masyarakat, terletak pada kombinasi berbagai faktor, mulai dari respon awal pemerintah yang cepat untuk mencegah penyebarannya, hingga pelacakan kontak yang ketat dan karantina serta komunikasi publik yang efektif.

baca juga

1. Bertindak lebih awal

Vietnam mempersiapkan wabah virus corona berminggu-minggu sebelum kasus pertamanya terdeteksi. Pada saat itu, otoritas Cina dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan tidak ada 'bukti jelas; untuk penularan dari manusia ke manusia. Tetapi Vietnam tidak mengambil risiko.

"Kami tidak hanya menunggu pedoman dari WHO. Kami menggunakan data yang kami kumpulkan dari luar dan dalam (negara untuk) memutuskan untuk mengambil tindakan lebih awal," kata Pham Quang Thai, wakil kepala Departemen Pengendalian Infeksi di National Institute of Kebersihan dan Epidemiologi di Hanoi.

Ilustrasi virus corona. [Pixabay]/emmagrau]
Ilustrasi virus corona. [Pixabay]/emmagrau]

2. Pelacakan kontak yang cermat

Tindakan awal ini menentukan terbatasnya penularan masyarakat dan menjaga agar kasus yang dikonfirmasi di Vietnam hanya 16 pada 13 Februari.

Selama tiga minggu, tidak ada infeksi baru, sampai gelombang kedua melanda pada Maret, dibawa oleh warga Vietnam dari luar negeri.

Pihak berwenang secara ketat melacak kontak pasien virus corona yang dikonfirmasi dan menempatkan mereka dalam karantina dua minggu wajib.

3. Komunikasi publik dan propaganda

Sejak awal, pemerintah Vietnam telah berkomunikasi dengan jelas dengan publik tentang wabah tersebut. Situs web khusus, hotline telepon, dan nasibat medis dibentuk untuk memperbarui informasi kepada publik tentang situasi terkini dari wabah virus corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vietnam Catatkan 33 Hari Tanpa Kasus Covid-19 Baru dan Kematian

Vietnam Catatkan 33 Hari Tanpa Kasus Covid-19 Baru dan Kematian

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 20:03 WIB

Tak Ada Kasus Baru, Vietnam Bersiap Mengakhiri Status Pandemi Covid-19

Tak Ada Kasus Baru, Vietnam Bersiap Mengakhiri Status Pandemi Covid-19

News | Minggu, 17 Mei 2020 | 11:07 WIB

Tak Mau Pasien Covid-19 Meninggal, Vietnam Cari Donor Paru untuk WN Inggris

Tak Mau Pasien Covid-19 Meninggal, Vietnam Cari Donor Paru untuk WN Inggris

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 20:51 WIB

Terkini

Geger Tapir Masuk Kebun Sawit di Mesuji, Mantan Bupati Khamamik Turun Gunung Evakuasi

Geger Tapir Masuk Kebun Sawit di Mesuji, Mantan Bupati Khamamik Turun Gunung Evakuasi

Lampung | Senin, 21 September 2026 | 11:33 WIB

Hyundai Gandeng Shell Perkuat Layanan Purna Jual Kendaraan

Hyundai Gandeng Shell Perkuat Layanan Purna Jual Kendaraan

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 11:32 WIB

Kabar Buruk dari Jerman! Laurin Ulrich Dipanggil Tim Panzer, Batal Dinaturalisasi PSSI?

Kabar Buruk dari Jerman! Laurin Ulrich Dipanggil Tim Panzer, Batal Dinaturalisasi PSSI?

Bola | Senin, 21 September 2026 | 11:30 WIB

Migas Nonkonvensional Bisa Jadi Jalan Keluar RI dari Krisis Cadangan Minyak

Migas Nonkonvensional Bisa Jadi Jalan Keluar RI dari Krisis Cadangan Minyak

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 11:30 WIB

Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?

Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 11:30 WIB

Ulasan Film Ritual Gaib: Nyai Randasura, Teror Mencekam Tumbal Pesugihan!

Ulasan Film Ritual Gaib: Nyai Randasura, Teror Mencekam Tumbal Pesugihan!

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 11:30 WIB

Bukan Cuma Modal, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Beri Kejutan Bagi UMKM

Bukan Cuma Modal, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Beri Kejutan Bagi UMKM

Bri | Senin, 21 September 2026 | 11:29 WIB

Nongkrong Seharian di Blok M Hub Makin Seru Bareng BRIZZI ARKIV

Nongkrong Seharian di Blok M Hub Makin Seru Bareng BRIZZI ARKIV

Jawa Tengah | Senin, 21 September 2026 | 11:26 WIB

Perjalanan Karier Amanda Rigby, Sempat Kuliah di Singapura dan Ingin Kerja Kantoran

Perjalanan Karier Amanda Rigby, Sempat Kuliah di Singapura dan Ingin Kerja Kantoran

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 11:25 WIB

8 Gejala Kampas Rem Mobil Habis, Segera Ganti untuk Mencegah Kecelakaan

8 Gejala Kampas Rem Mobil Habis, Segera Ganti untuk Mencegah Kecelakaan

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 11:24 WIB

×