Kilas Balik Penanganan Covid-19 di Indonesia: Terlambat dan Arogan

M. Reza Sulaiman, Fita Nofiana

Sabtu, 30 Mei 2020 | 18:35 WIB
Kilas Balik Penanganan Covid-19 di Indonesia: Terlambat dan Arogan
Petugas Puskesmas Duren Sawit melakukan tes swab terhadap pedagang di Pasar Perumnas Klender, Jakarta Timur, Jumat (29/5/2020). Kegiatan tes kesehatan dilakukan usai lima pedagang positif COVID-19 berinteraksi dengan 50 pedagang lainnya di pasar tersebut. (ANTARA/HO-Kominfotik Jaktim).

Sementara itu, para ahli epidemiologi khawatir akan terjadi peningkatan kasus yang lebih besar bulan depan (Juni).

Pemodelan oleh ahli epidemiologi di Universitas Indonesia memperkirakan bahwa hingga 200.000 orang Indonesia mungkin memerlukan rawat inap akibat virus corona karena aktivitas lebaran.

Sayangnya, tingkat pengujian Indonesia adalah yang terburuk di antara 40 negara yang paling terpengaruh oleh virus. Perbandingan tes adalah 967 banding 1 juta orang. 

"Bencana masih akan datang," kata Dr. Pandu Riono, seorang ahli epidemiologi yang memimpin upaya pemodelan Universitas Indonesia.

“Bahkan setelah berbulan-bulan, kita masih memiliki pemimpin yang percaya pada keajaiban daripada sains. Kami masih memiliki kebijakan yang mengerikan," tambahnya.

Pada awal wabah, bahkan ketika negara-negara terdekat mencatat peningkatan infeksi lokal, para pemimpin Indonesia bertindak seolah-olah kebal terhadap virus corona.

"Mereka menyangkal," kata Dr. Erlina Burhan, seorang ahli paru-paru senior di Rumah Sakit Persahabatan Jakarta.

Indonesia baru mengkonfirmasi kasus virus corona pertama di awal Maret. Sementara, negara tetangga Malaysia dan Singapura mencatat kasus pertama mereka pada akhir Januari.

Padahal beberapa rumah sakit, terutama di Jawa yang padat mencatatkan kasus pneumonia dengan gejala yang mirip dengan Covid-19. Tetapi mayat dikuburkan sebelum tes virus corona diberikan.

baca juga
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (ketiga kiri) didampingi jajarannya mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/5). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta]
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (ketiga kiri) didampingi jajarannya mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/5). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta]

Penyangkalan berlanjut di antara para pejabat pusat. Bahkan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto menyarankan doa sebagai penangkal virus. 

Presiden Jokowi akhirnya mengakui bahwa situasi sebenarnya tidak dibagikan kepada publik untuk menghindari kepanikan yang menyebar di seluruh negeri. Tetapi pembatasan nasional tidak diberlakukan selama berminggu-minggu, sehingga beberapa pejabat provinsi melakukan larangan perjalanan secara mandiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Taiwan Setuju Gunakan Remdesivir untuk Mengobati Pasien COVID-19

Pemerintah Taiwan Setuju Gunakan Remdesivir untuk Mengobati Pasien COVID-19

News | Sabtu, 30 Mei 2020 | 17:18 WIB

Dua Warga Salatiga Positif Virus Corona, Diduga karena Ronda Malam

Dua Warga Salatiga Positif Virus Corona, Diduga karena Ronda Malam

Jawa Tengah | Sabtu, 30 Mei 2020 | 17:04 WIB

Kenapa Covid-19 Bisa Sebabkan Pembekuan Darah? Ahli Beberkan Sebabnya

Kenapa Covid-19 Bisa Sebabkan Pembekuan Darah? Ahli Beberkan Sebabnya

Health | Sabtu, 30 Mei 2020 | 17:10 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?

Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang

Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:39 WIB

PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas

PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:38 WIB

×