India Pakai Obat Herbal untuk Atasi Virus Corona Covid-19, Ini Kata Ahli!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 04 Juni 2020 | 13:11 WIB
India Pakai Obat Herbal untuk Atasi Virus Corona Covid-19, Ini Kata Ahli!
Ilustrasi obat herbal (shutterstock)

Suara.com - Saat ini masih belum ada vaksin atau obat yang disetujui untuk melawan virus corona Covid-19. Beberapa orang pun beralih ke pengobatan tradisonal atau obat herbal untuk mengatasi virus corona.

Khususnya India dan China, negara berpenduduk padat dengan tradisi pengobatan tradisional memilih langkah ini untuk mengatasi pasien virus corona Covid-19.

Di India dengan 1,3 miliar penduduk, pemerintahnya menghadapi kritik setelah mengklaim beberapa perawatan tradisional mungkin bisa mencegah infeksi virus corona Covid-19.

Sedangkan di China, para pejabat mengklaim bahwa obat tradisional adalah kunci memerangi virus corona Covid-19 sejak awal pandemi.

Lalu di Venezuela, yang mana Presiden Nicolas Maduro memiliki konsumsi minuman teh herbal untuk perawatan kesehatan terkait virus corona Covid-19.

Tarik Jasarevic, juru bicara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui bahwa banyak orang beralih ke pengobatan tradisional untuk mengurangi gejala virus corona Covid-19.

Ilustrasi virus corona Covid-19. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona Covid-19. [Shutterstock]

Tapi dilansir oleh The Oakland Press, WHO telah menyarankan semua orang untuk tidak mengonsumsi obat herbal dalam menangani virus corona Covid-19.

Dr Mike Ryan, kepala kedaruratan WHO justru menerima penelitian ketat mengenai pengobatan alternatif. Mike Ryan mengatakan banyak penelitian yang sudah dilakukan di China untuk menguji terapi tradisional.

"Jadi, orang yang mengklaim pengobatan tradisional ini biarkan memberikan buktinya," kata Dr Stephen Barrett, seorang pensiunan psikiater yang menjalankan Quackwatch.

baca juga

Namun, Institut Kesehatan Nasional AS telah memeringatkan bahwa belum ada bukti tentang keamanan pengobatan tradisonal untuk mengobati dan mencegah virus corona Covid-19.

Contohnya India, yang terkenal dengan Ayuverda, sistem pengobatan Hindu yang menggunakan bahan dasar herbal dan pembatasan makanan.

Saat wabah virus corona Covid-19 dari China ini menyebar luas, badan kesehatan India mempromosikan pengobatan alternatif untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh, meski belum terbukti.

Tetapi, pengobatan tradisional itu bukanlah solusi terbaik untuk mengatasi virus corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ogah Konvensional, Jokowi Ingin Tiru Cara Korsel Lacak Kasus Corona

Ogah Konvensional, Jokowi Ingin Tiru Cara Korsel Lacak Kasus Corona

News | Kamis, 04 Juni 2020 | 12:32 WIB

Menristek Sebut Indonesia Perlu Vaksin Covid-19 Beda dari Negara Lain

Menristek Sebut Indonesia Perlu Vaksin Covid-19 Beda dari Negara Lain

Tekno | Kamis, 04 Juni 2020 | 12:00 WIB

Kata Ahli, Pelonggaran Pembatasan Sosial Perlu Tunggu Angka Kasus Menurun

Kata Ahli, Pelonggaran Pembatasan Sosial Perlu Tunggu Angka Kasus Menurun

Health | Kamis, 04 Juni 2020 | 11:46 WIB

Terkini

Aparat TNI/Polri Bakal Blusukan ke RT/RW Himpun Data Penerima Bansos 2027

Aparat TNI/Polri Bakal Blusukan ke RT/RW Himpun Data Penerima Bansos 2027

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:46 WIB

Profil Nanang Hendarno, Dirut Telkom yang Gantikan Dian Siswarini

Profil Nanang Hendarno, Dirut Telkom yang Gantikan Dian Siswarini

Tekno | Rabu, 30 September 2026 | 19:45 WIB

Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek, Tanggung Jawab Jangan Berhenti di Masinis

Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek, Tanggung Jawab Jangan Berhenti di Masinis

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:41 WIB

9 Cara Mudah Atasi Mata Kedutan Sebelum Berubah Jadi Penyakit Serius

9 Cara Mudah Atasi Mata Kedutan Sebelum Berubah Jadi Penyakit Serius

Health | Rabu, 30 September 2026 | 19:35 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Rapi dan Teratur sampai yang Paling Berantakan

Urutan Zodiak dari yang Paling Rapi dan Teratur sampai yang Paling Berantakan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 19:35 WIB

Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar

Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar

Bogor | Rabu, 30 September 2026 | 19:30 WIB

The Love Hypothesis: Cinta Tumbuh Karena Sering Bersama

The Love Hypothesis: Cinta Tumbuh Karena Sering Bersama

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 19:30 WIB

Penunjuk Arah Warna-warni Bikin Cari Bus di Terminal Blok M Lebih Mudah

Penunjuk Arah Warna-warni Bikin Cari Bus di Terminal Blok M Lebih Mudah

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 19:26 WIB

Bos PT Danau Winata Indah Ditetapkan Tersangka Korupsi Proyek Kondotel Rp100 Miliar

Bos PT Danau Winata Indah Ditetapkan Tersangka Korupsi Proyek Kondotel Rp100 Miliar

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:25 WIB

Menakar Teknologi Manufaktur YIMM di Tengah Ekspor 3 Juta Unit Motor Yamaha

Menakar Teknologi Manufaktur YIMM di Tengah Ekspor 3 Juta Unit Motor Yamaha

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 19:20 WIB

×