Kata Ahli, Pelonggaran Pembatasan Sosial Perlu Tunggu Angka Kasus Menurun

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 04 Juni 2020 | 11:46 WIB
Kata Ahli, Pelonggaran Pembatasan Sosial Perlu Tunggu Angka Kasus Menurun
Ilustrasi isolasi atau karantina COVID-19 - (Pixabay/fernandozhiminaicela)

Suara.com - Dua orang ahli mengatakan aturan lockdown, pembatasan atau isolasi diri jangan dicabut sampai jumlah kasus virus corona Covid-19 berkurang, minimal selama 2 minggu.

Alejandro Macias, seorang dokter penyakit menular di Meksiko pun mengatakan negara itu masih perlu pembatasan sosial dan negara karena belum mencapai akhir gelombang pertama pandemi Covid-19.

"Sebenarnya kita belum mencapai puncak tertinggi kasus virus corona Covid-19," kata Macias dikutip dari Mexico News Daily.

Macias mengatakan kondisi sekarang ini adalah sebuah apidemi yang sedang meningkat. Sehingga semua orang perlu menunggu setidaknya selama 2 minggu kasus sudah menunjukkan penurunan, sebelum akhirnya pembatasan sosial dilonggarkan.

Macias pun mendukung sistem kode 'lampu merah' dari pemerintah setempat untuk menentukan kesiapan masing-masing negara dalam mencabut aturan pembatasan sosial.

"Saat ini saya tidak bisa berpikir bahwa kita bisa memprediksi virus," katanya.

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador berbicara pada konferensi pers, di National Palace di Kota Meksiko, Meksiko (21/5/2019). [REUTERS/Henry Romero/djo/ama via ANTARA Foto].
Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador berbicara pada konferensi pers, di National Palace di Kota Meksiko, Meksiko (21/5/2019). [REUTERS/Henry Romero/djo/ama via ANTARA Foto].

Macias pun berharap aturan pencegahan wabah virus corona Covid-19 yang baru setelah pembatasan sosial dilonggarkan. Ia menyarankan negara yang berada dalam kategori 'lampu merah' perlu menerapkan langkah-langkah mitigasi virus corona, khusus pada angkutan umum dan area yang banyak dikunjungi orang.

Macias juga mengatakan otoritas kesehatan perlu meningkatkan pengujian atau tes virus corona Covid-19, terutama pada lingkup industri, perdagangan dan lainnya. Karena, semua karyawan yang sempat bekerja dari rumah kembali masuk kantor.

Rodolfo de la Torre, direktur pengembangan sosial di think tank Pusat Studi Espinosa Yglesias juga setuju bahwa pembatasan sosial tidak boleh dicabut sebelum angka kasus menunjukkan penurunan selama 2 minggu.

baca juga

"Menurut peta yang dibuat pemerintah, sebanyak 30 negara bagian dan Meksiko memiliki transmisi aktif. Jadi pencabutan pembatasan sosial tidak bisa dilakukan tanpa mempertimbangkan jumlah kasus dan jumlah tes virus corona," jelas Rodolfo.

Macias dan Rodolfo pun menyarankan presiden Meksiko, Andrés Manuel López Obrador untuk tidak melanjutkan tur kerjanya selama kasus virus corona Covid-19 belum menurun.

New England Complex Systems Systems Institute (NECSI) yang berbasis di Amerika Serikat, pun berbagi pandangan Macias tentang pengembangan pandemi virus corona Covid-19 di Meksiko.

Dalam penelitian itu dikatakan bahwa Meksiko salah satu dari 52 negara di dunia yang mana pandemi virus corona Covid-19 belum terkendali. Adapun negara lain yang berada dalam kategori sama, yakni Amerika Serikat, Brasil dan Rusia.

NECSI pun menyarankan 52 negara yang belum bisa mengendalikan wabah untuk tidak mencabut aturan pembatasan sosial sebelum angka kasusnya menunjukkan penurunan.

"Dibukanya pembatasan sosial yang terlalu dini bisa berisiko memicu pertumbuhan eksponensial lagi. Langkah ini mungkin mengacaukan aturan pembatasan sosial sebelumnya. Langkah ini juga bisa meningkatkan jumlah kematian, meningkatkan angka kasus dan pembatasan kembali diperlukan," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Para Peniliti di Afrika Uji Coba Vaksin Tuberkulosis untuk Obat Covid-19

Para Peniliti di Afrika Uji Coba Vaksin Tuberkulosis untuk Obat Covid-19

Video | Kamis, 04 Juni 2020 | 11:30 WIB

Ratusan Warga Venezuela Terdampar di Colombia

Ratusan Warga Venezuela Terdampar di Colombia

Foto | Kamis, 04 Juni 2020 | 07:56 WIB

NASA Deteksi Suar Surya, Masa Matahari Lockdown Berakhir?

NASA Deteksi Suar Surya, Masa Matahari Lockdown Berakhir?

Tekno | Kamis, 04 Juni 2020 | 07:15 WIB

Terkini

Reaksi Mees Hilgers Usai Timnas Indonesia Sabet Gelar Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Reaksi Mees Hilgers Usai Timnas Indonesia Sabet Gelar Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:30 WIB

LPDB Koperasi Perkuat Aspek Hukum, Jaga Akuntabilitas Dana Bergulir

LPDB Koperasi Perkuat Aspek Hukum, Jaga Akuntabilitas Dana Bergulir

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:28 WIB

5 Kesalahan Memilih Sepatu Jalan yang Sering Tidak Disadari, Bikin Kaki Cepat Nyeri

5 Kesalahan Memilih Sepatu Jalan yang Sering Tidak Disadari, Bikin Kaki Cepat Nyeri

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Pemkab Natuna Resmi Buka Lomba Gasing, Digelar Selama 10 Hari

Pemkab Natuna Resmi Buka Lomba Gasing, Digelar Selama 10 Hari

Batam | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:23 WIB

Persija Jakarta Kejar Poin Penuh di Bantul Tanpa Beban Rekor Sempurna

Persija Jakarta Kejar Poin Penuh di Bantul Tanpa Beban Rekor Sempurna

Bola | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Peran Strategis Operator Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Tekankan Akurasi Dapodik

Peran Strategis Operator Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Tekankan Akurasi Dapodik

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:16 WIB

MaxDecal Luncurkan Teknologi Wrap Terbaru di IMX 2026 Tampilkan Honda NSX Silver

MaxDecal Luncurkan Teknologi Wrap Terbaru di IMX 2026 Tampilkan Honda NSX Silver

Otomotif | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:10 WIB

7 Cara Menghilangkan Bau Basi Membandel di Magic Com, Nasi Kembali Harum dan Sehat

7 Cara Menghilangkan Bau Basi Membandel di Magic Com, Nasi Kembali Harum dan Sehat

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:10 WIB

PLTA Batang Toru 510 MW Mulai Digenangi, Ditargetkan Beroperasi Saat Nataru

PLTA Batang Toru 510 MW Mulai Digenangi, Ditargetkan Beroperasi Saat Nataru

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:10 WIB

491 Daerah Tak Mampu Tutup Belanja Pegawai Pakai PAD, Ketergantungan ke Pusat Terungkap

491 Daerah Tak Mampu Tutup Belanja Pegawai Pakai PAD, Ketergantungan ke Pusat Terungkap

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:07 WIB

×