Kabar Gembira, Tidak Ada Kasus Infeksi Covid-19 Baru di 6 Provinsi Ini

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 05 Juni 2020 | 17:15 WIB
Kabar Gembira, Tidak Ada Kasus Infeksi Covid-19 Baru di 6 Provinsi Ini
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. (Youtube BNPB Indonesia)

Suara.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto mengumumkan setidaknya ada 6 provinsi yang tidak menunjukkan penambahan kasus baru infeksi virus corona Covid-19.

"Ada 6 provinsi yang tidak ada kasus baru kini sesuatu yang menggembirakan," ujar Yurianto di Graha BNPB, Jakarta Timur, Jumat (5/6/2020).

Hasil ini menurut Yurianto, merupakan gambaran bagaimana masyarakat di provinsi tersebut sudah bisa menerapkan protokol kesehatan dengan baik, sehingga akan lebih cepat mendapat status aman dari Covid-19.

Menurut data yang dirilis data Kementerian Kesehatan RI, keenam provinsi tersebut adalah Aceh, Bengkulu, Riau, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Gorontalo. 

Meski begitu di 19 provinsi lain masih terjadi penambahan kasus. Mamun angka kenaikannya menurut Yurianto, masih di bawah 10 persen.

Sisanya melaporkan kenaikan dua kasus baru seperti di Jambi, Kalimantan Utara, dan Papua Barat. Empat provinsi lainnya DI Yogyakarta, Kalimantan Timur, Lampung, dan Maluku Utara masing-masing hanya melaporkan satu kasus baru.

Namun, tentu saja masih ada provinsi dengan penemuan kasus yang cukup banyak, seperti DKI Jakarta, Jawa Timur, hingga Kalimantan Selatan.

"Jawa Timur yang meningkat 141 orang, kemudian DKI Jakarta 76 orang, Kalimantan Selatan 71 orang, Jawa Tengah 58 orang, Sulawesi Selatan 54 orang," ungkap Yurianto.

Penurunan temuan kasus di sejumlah daerah memang bagai oase, artinya puncak kasus di berbagai daerah sudah mulai terlihat dan terlewati. Sehingga semakin besar kemungkinan puncak kasus di Indonesia bisa terlihat, sebelum akhirnya menurun dan melandai.

baca juga

Di sisi lain, total kasus baru per hari ini di Indonesia bertambah sebanyak 703 kasus, sehingga total kasus Covid-19 mencapai 29.521 orang.

Angka kesembuhan juga bertambah menjadi 551 orang, jadi sudah ada 9.443 orang di Indonesia yang sembuh. Sementara sebanyak 49 orang meninggal dunia akibat Covid-19. Artinya total korban meninggal di Indonesia sebanyak 1.770 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Jumat, 5 Juni 2020

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Jumat, 5 Juni 2020

Video | Jum'at, 05 Juni 2020 | 15:46 WIB

Imunisasi di Tengah Pandemi, Yurianto: Tidak Bisa Lagi Datang ke Posyandu

Imunisasi di Tengah Pandemi, Yurianto: Tidak Bisa Lagi Datang ke Posyandu

Health | Selasa, 02 Juni 2020 | 15:26 WIB

Benarkah Virus Corona Covid-19 di Surabaya Berbeda dengan Jakarta?

Benarkah Virus Corona Covid-19 di Surabaya Berbeda dengan Jakarta?

Health | Selasa, 02 Juni 2020 | 15:12 WIB

Terkini

5 Merek Pengharum Ruangan Terbaik 2026, Cocok Buat Rumah dan Kantor

5 Merek Pengharum Ruangan Terbaik 2026, Cocok Buat Rumah dan Kantor

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi

Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi

Bola | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?

Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:15 WIB

OJK Siapkan Dua Regulasi Baru untuk Dukung Bursa Mineral dan Komoditas Strategis   Otoritas Jasa Keu

OJK Siapkan Dua Regulasi Baru untuk Dukung Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Otoritas Jasa Keu

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:05 WIB

5 Mobil Terlaris 2026 Januari hingga Juli Kategori EV: Ini Rajanya

5 Mobil Terlaris 2026 Januari hingga Juli Kategori EV: Ini Rajanya

Otomotif | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Jusuf Kalla Soroti Kerusuhan di Aceh, Minta Masyarakat Jaga Perdamaian Helsinki

Jusuf Kalla Soroti Kerusuhan di Aceh, Minta Masyarakat Jaga Perdamaian Helsinki

Bekaci | Minggu, 16 Agustus 2026 | 05:53 WIB

Unhas Pecat Mahasiswa Kehutanan Pelaku Pelecehan Seksual

Unhas Pecat Mahasiswa Kehutanan Pelaku Pelecehan Seksual

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 05:44 WIB

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

×