Array

Imunisasi di Tengah Pandemi, Yurianto: Tidak Bisa Lagi Datang ke Posyandu

Selasa, 02 Juni 2020 | 15:26 WIB
Imunisasi di Tengah Pandemi, Yurianto: Tidak Bisa Lagi Datang ke Posyandu
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. (Youtube BNPB Indonesia)

Suara.com - Imunisasi di Tengah Pandemi, Yurianto: Tidak Bisa Lagi Datang ke Posyandu 

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto mengakui jika proses imunisasi pada anak di masa pandemi Covid-19 tengah menjadi tantangan.

Namun di hadapan media, Yurianto mengatakan bahwa imunisasi merupakan kebutuhan dasar anak karena dapat membuat anak tetap sehat.

"Di sini permasalahannya, bagaimana itu bisa kita berikan dalam tantangan yang sekarang kita hadapi bersama bahwa masalah Covid-19 itu sudah di luar biasa," ujar Yurianto dalam sambutan diskusi bersama IDAI, Unicef, dan AJI Indonesia, Selasa (6/2/2020).

Yurianto sadar, di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang, imunisasi tidak bisa dilakukan dengan cara seperti biasanya yaitu dengan datang ke Posyandu atau mekanisme door to door (dari rumah ke rumah).

"Kita tidak bisa gunakan cara biasanya, yang biasa datang ke posyandu ini tidak bisa kita. Lihat bagaimana imunisasi tidak bisa lagi gunakan yang biasa, menggunakan mekanisme door to door ataukah layanan lain," ungkapnya.

Maka dari sini perlunya melakukan upaya inovasi agar pemenuhan hak anak untuk sehat mendapatkan imunisasi dapat dilaksanakan.  

"Tatanan hidup baru tidak hanya jadi slogan dan campaign. Tetapi kebutuhan masyarakat agar produktif dan hak-hak untuk anak-anak dapatakan proteksi dari penyakit yang bisa dicegah, oleh karena itu memerlukan inovasi," terangnya.

Yurianto yang ditunjuk sebagai Jubir Covid-19 ini menyampaikan sambutannya dalam diskusi untuk mencari cara yang tepat memberikan imunisasi pada anak di masa pandemi seperti saat ini.

Baca Juga: Aturan Baru, Masjid di Bekasi Larang Jemaah Duduk Lama Sehabis Salat

"Tentunya sudah jadi demand kebutuhan dari masyarakat pemahaman dan promosi kita yang bagus, maka mereka akan menggunakan berbagai cara melakukan itu (imunisasi) dengan tetap menggunakan rasa aman dari Covid-19," katanya

"Mari bersama-sama mulai cara berpikir yang tidak biasany, survive tetap produktif dan hak anak menjadi sehat tetap diinovasi," tutupnya.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI