Benarkah Virus Corona Covid-19 di Surabaya Berbeda dengan Jakarta?

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 02 Juni 2020 | 15:12 WIB
Benarkah Virus Corona Covid-19 di Surabaya Berbeda dengan Jakarta?
Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]

Suara.com - Benarkah Virus Corona Covid-19 di Surabaya Berbeda dengan Jakarta?

Kasus infeksi Covid-19 di Jawa Timur melonjak drastis. Per Senin (1/6) kemarin, angka kasus Covid-19 di Jawa Timur tercatat 4.922 kasus, tertinggi kedua setelah DKI Jakarta yang memiliki 7.485 kasus. 

Ada asumsi  virus corona penyebab sakit Covid-19 yang menyebar di Jawa Timur khususnya Surabaya berbeda dengan virus yang ada di DKI Jakarta. Tapi apakah benar demikian? 

Ketua Laboratorium Mikrobiologi FKUI Prof. Pratiwi Sudarmono tidak bisa memastikan asumsi hal tersebut. Kata Pratiwi, ini terjadi karena penelitian strain virus belum banyak dilakukan di Indonesia.

"Sayangnya kita memang tidak cukup banyak atau belum cukup banyak untuk melakukan squencing dari banyak sekali strain yang ada di Indonesia," ujar Prof. Pratiwi di Graha BNPB, Jakarta Timur, Selasa (2/6/2020).

Prof. Pratiwi sendiri membenarkan jika virus SARS CoV 2 yang menyebabkan sakit Covid-19 ini memang berjenis virus RNA yang artinya bisa cepat berubah. Hal yang membedakan adalah squencing atau variasi strain (susunan DNA atau RNA virus), meski nama virusnya tetap sama yaitu SARS Cov 2.

Pratiwi juga mempertanyakan apakah virus yang ada di Jakarta adalah virus yang langsung datang dari Wuhan, China atau lebih dulu transit di satu tempat kemudian strainnya berubah, baru kemudian sampai ke Indonesia.

"Kita bisa mengetahui ke mana saja virus itu sudah pergi, misalnya apakah virus itu datang dari Wuhan langsung ke Indonesia, misalnya dan tanggal berapa dia sampai, misalnya yang pertama datang kan ada lah kira-kira di pertengahan Januari itu malah sudah masuk ke Indonesia," paparnya,

Begitu juga yang terjadi di Jawa Timur atau Surabaya, apakah memiliki squencing yang berbeda dengan yang beredar di Jakarta atau tidak.

baca juga

"Dikatakan ada di daerah Jawa Timur, jadi berbeda dari strain yang ada di Jakarta dan di Jawa Timur dan itu menarik. Semakin banyak virus yang nanti kita lakukan disquencing, maka kita akan semakin tahu dari mana saja virus yang ada itu datang," jelasnya. 

"Misalnya yang datang ke Indonesia Timur Apakah sama dengan yang datang ke Indonesia Barat," lanjutnya lagi.

Lewat squencing ini juga, kata dia, peneliti bisa melihat berbagai perbedaan strain virus yang berbeda. Apakah virus semakin kuat saat menginfeksi, ataukah justru virus semakin lemah untuk menginfeksi manusia.

"Kemudian nanti kita klopkan dengan berbagai karakter seperti kemungkinan dia lebih virulen, mungkin nanti ya lebih ringan dan seterusnya itu bisa dipelajari," tutupnya.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementerian Kesehatan Rusia setujui Avifavir sebagai Obat Corona Covid-19

Kementerian Kesehatan Rusia setujui Avifavir sebagai Obat Corona Covid-19

Health | Selasa, 02 Juni 2020 | 13:32 WIB

Jatim Zona Merah Corona, Jansen PD ke Warga: Nang Omah Ae, Wes Bahaya Tenan

Jatim Zona Merah Corona, Jansen PD ke Warga: Nang Omah Ae, Wes Bahaya Tenan

Jatim | Selasa, 02 Juni 2020 | 13:23 WIB

Surabaya Tanggap Corona, Berikut Anti Corona Check ala Bu Risma

Surabaya Tanggap Corona, Berikut Anti Corona Check ala Bu Risma

Your Say | Selasa, 02 Juni 2020 | 12:45 WIB

Terkini

Dilantik Besok Jadi Gubernur BI, Destry Pastikan Stabilitas Ekonomi Jadi Prioritas

Dilantik Besok Jadi Gubernur BI, Destry Pastikan Stabilitas Ekonomi Jadi Prioritas

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 19:38 WIB

Gempa M4,3 Cianjur Terasa hingga Lantai 9 Gedung di Jakarta, Pekerja: Lantainya Goyang

Gempa M4,3 Cianjur Terasa hingga Lantai 9 Gedung di Jakarta, Pekerja: Lantainya Goyang

News | Selasa, 01 September 2026 | 19:36 WIB

Buka Rekening BRI di Event Hero 55th, Pengunjung Bisa Tebus Murah Sembako Rp1

Buka Rekening BRI di Event Hero 55th, Pengunjung Bisa Tebus Murah Sembako Rp1

Bri | Selasa, 01 September 2026 | 19:36 WIB

Ternyata Sudah Diingatkan KPK! Rektor Unsoed Tetap Nekat Korupsi

Ternyata Sudah Diingatkan KPK! Rektor Unsoed Tetap Nekat Korupsi

News | Selasa, 01 September 2026 | 19:35 WIB

Cara Mencari Panjang Rusuk Kubus Jika Diketahui Volumenya, Lengkap dengan Contoh Soal

Cara Mencari Panjang Rusuk Kubus Jika Diketahui Volumenya, Lengkap dengan Contoh Soal

Tekno | Selasa, 01 September 2026 | 19:35 WIB

Bahas Regulasi Hak Cipta dan AI, Perwakilan Google Temui Wamenko Kumham Imipas

Bahas Regulasi Hak Cipta dan AI, Perwakilan Google Temui Wamenko Kumham Imipas

News | Selasa, 01 September 2026 | 19:32 WIB

Moisturizer Azzura untuk Umur Berapa? Simak Panduannya Agar Wajah Glowing dan Skin Barrier Terjaga

Moisturizer Azzura untuk Umur Berapa? Simak Panduannya Agar Wajah Glowing dan Skin Barrier Terjaga

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 19:32 WIB

Bajak Laut Sebut USD406 Ribu Titipan Asrul ke Gus Alex Dipakai untuk Pansus Haji

Bajak Laut Sebut USD406 Ribu Titipan Asrul ke Gus Alex Dipakai untuk Pansus Haji

News | Selasa, 01 September 2026 | 19:31 WIB

Strava dan Komodifikasi Keringat, Saat Lari Jadi Validasi Sosial

Strava dan Komodifikasi Keringat, Saat Lari Jadi Validasi Sosial

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 19:30 WIB

2.790 Warga Solo Diduga Terindikasi Ikut Judol, Bantuan Distop

2.790 Warga Solo Diduga Terindikasi Ikut Judol, Bantuan Distop

Surakarta | Selasa, 01 September 2026 | 19:29 WIB

×