Anak Demam Usai Imunisasi, Haruskah Langsung ke Dokter?

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 06 Juni 2020 | 06:50 WIB
Anak Demam Usai Imunisasi, Haruskah Langsung ke Dokter?
Anak Demam Usai Imunisasi, Haruskah Langsung ke Dokter? (Shutterstock)

Suara.com - Meski di masa pandemi, imunisasi tetap harus dilakukan agar anak bisa terlindungi dari penyakit berbahaya dan menular.

Terlebih bayi baru lahir hingga usia 18 bulan, mereka wajib menjalani imunisasi sesuai jadwal.

Nah, yang jadi masalah kebanyakan orangtua, bayi sering kali demam usai diberikan vaksin.

Lalu, orangtua langsung panik dan membawanya ke dokter. Padahal tidak harus seperti itu.

Ilustrasi bayi diimunisasi. (Shutterstock)
Ilustrasi Anak Demem Usai Imunisasi, Haruskah Langsung ke Dokter?. (Shutterstock)

Dokter Spesialis Anak, dr. Attila Dewanti, Sp.A(K) mengatakan demam yang terjadi mungkin disebabkan reaksi dari vaksinasi, mengingat demam adalah cara tubuh melindungi diri dari kehadiran benda asing.

"Nah, kalau demam cuman anget-anget aja nggak usah khawatir di rumah cukup berikan banyak minum saja tidak perlu pakai obat dulu, banyak minum aja," kata dr. Attila dalam diskusi Instagram Live @kenapaharusvaksin, Jumat (5/6/2020).

Air diberikan pada anak yang sudah lewat 6 bulan, dan sudah tahap MPASI.

Tapi untuk anak yang masih di bawah 6 bulan, maka cukup oleh ibu diberikan ASI yang cukup, maka dengan sendirinya demam akan turun.

Ia melanjutkan, kasusnya akan beda jika anak mengalami demam tinggi, "Kalau panas tinggi juga nggak usah khawatir, berikan aja nama generiknya paracetamol, ada bentuknya segala macam nama di luar sana beli aja pokoknya di rumah tuh harus punya persiapan parasetamol," terangnya.

baca juga

Sedangkan untuk dosis, orangtua bisa memberikan pada anak 10 miligram per kilogram berat badan anak.

"Misalnya anak beratnya 10 kilogram jadi gampang, 10 dikali 10 miligram, jadi 100 miligram, berarti 1 cc satu paket," jelasnya.

Gejala demam tinggi pertama kali juga bisa jadi pembelajaran, sehingga di bulan berikutnya kata dr. Attila orang tua bisa memberikan paracetamol sebelum anak disuntik vaksin.

"Bulan depan nggak usah takut, tetep aja vaksin sesuai jadwal, tetapi untuk mencegah supaya nggak demam tinggi (hanya untuk demam tinggi), boleh sebelum vaksin diberikan paracetamol lagi sebelum berangkat ke dokter itu nggak papa," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imunisasi di Asia Tenggara Paling Terdampak Selama Pandemi Covid-19

Imunisasi di Asia Tenggara Paling Terdampak Selama Pandemi Covid-19

Health | Kamis, 04 Juni 2020 | 19:55 WIB

Kadinkes Jayawijaya: Gara-gara Pandemi, Jangan Sampai Abai Imunisasi

Kadinkes Jayawijaya: Gara-gara Pandemi, Jangan Sampai Abai Imunisasi

Health | Kamis, 04 Juni 2020 | 11:01 WIB

Antar Anak Imunisasi Saat Pandemi, Ini 5 Panduan dari IDAI untuk Orangtua

Antar Anak Imunisasi Saat Pandemi, Ini 5 Panduan dari IDAI untuk Orangtua

Health | Selasa, 02 Juni 2020 | 20:33 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB