WHO Sepakat, Ini Cara Cari Tahu Kapan Waktu Paling Tepat Untuk Berjemur!

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 08 Juni 2020 | 09:10 WIB
WHO Sepakat, Ini Cara Cari Tahu Kapan Waktu Paling Tepat Untuk Berjemur!
Ilustrasi bayi berjemur (Shutterstock)

Suara.com - Belum lama ini, waktu paling tepat untuk berjemur sempat menjadi pro kontra di kalangan beberapa ahli.

Berjemur sendiri dimaksudkan agar tubuh mendapat asupan yang dapat mengaktifkan vitamin D yang dipercaya berguna untuk sistem imun.

Ternyata durasi lama berjemur bagi orang dewasa ditentukan berdasarkan warna dan jenis kulit
Ternyata durasi lama berjemur bagi orang dewasa ditentukan berdasarkan warna dan jenis kulit

Menurut seorang ahli gizi dr. Arti Indira, M.Gz, Sp.GK, FINEM, menentukan waktu berjemur yang baik bisa ditentukan sendiri dengan melihat kadar UV indeks.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO sendiri telah merekomendasikan UV indeks yang aman untuk berjemur adalah antara 1 sampai 5.

"Kalau UV indeks sudah di atas 8 memang sebaiknya ekstra proteksi bukan tujuan berjemur untuk mendapatkan vitamin D," kata Arti dalam webinar bersama IDI wilayah DKI Jakarta, Minggu (7/6/2020).

Arti mengatakan, mengetahui kadar UV indeks bisa melalui situs BMKG atau melalui aplikasi khusus melihat UV indeks.

Arti mencontohkan UV indeks yang ia kutip dari situs BMKG pada 6 Juni 2020. Pada pukul 09.00 WIB di wilayah DKI Jakarta, UV indeks yang tertera berwarna kuning.

"Jadi kira-kira UV indeksnya 3 sampai 5. Ketika jam 11, UV indeksnya berubah jadi warna oranye jadi sekitar 6 sampai 7 ini sebaiknya memang tidak waktunya lagi berjemur," katanya.

Arti menjelaskan, berdasarkan anjiran WHO, UV indeks 0-2 ditandai dengan warna hijau dan disebut kategori risiko bahaya rendah untuk berjemur.

baca juga

Sedangkan UV indeks 3-5 berubah warna menjadi kuning dan menjadi kategori risiko sedang namun masih diperbolehkan untuk berjemur. Kadar UV indeks 6-7 akan berwarna oranye dan kategori memiliki risiko bahaya tinggi untuk berjemur.

Selebihnya UV indeks 8-10 termasuk kategori risiko sangat bahaya dengan tanda warna merah. Dan UV indeks lebih dari 11 ditandai warna ungu dengan risiko bahaya sangat ekstrem.

Sementara itu terkait lama waktunya berjemur ditentukan dari warna kulit. Semakin gelap kulit membutuhkan waktu berjemur lebih lama karena kenaikan vitamin D juga semakin lambat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO Perbarui Imbauan Penggunaan Masker Bagi Masyarakat dan Nakes

WHO Perbarui Imbauan Penggunaan Masker Bagi Masyarakat dan Nakes

Health | Minggu, 07 Juni 2020 | 11:02 WIB

Dokter Italia Sebut Virus Corona akan Melemah, Begini Tanggapan WHO!

Dokter Italia Sebut Virus Corona akan Melemah, Begini Tanggapan WHO!

Health | Sabtu, 06 Juni 2020 | 13:54 WIB

Sempat Menunda, WHO Lanjutkan Uji Coba Hidroksiklorokuin

Sempat Menunda, WHO Lanjutkan Uji Coba Hidroksiklorokuin

Health | Jum'at, 05 Juni 2020 | 07:52 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×