Konsumsi Minuman Berlabel Diet Soda Lebih Berisiko Tinggi Meninggal?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 18 Juni 2020 | 16:24 WIB
Konsumsi Minuman Berlabel Diet Soda Lebih Berisiko Tinggi Meninggal?
Ilustrasi minum minuman bersoda. (Shutterstock)

Suara.com - Adanya minuman kaleng berlabel "diet soda" mungkin membuat banyak orang berpikir bahwa minuman itu tidak mengandung pemanis buatan sama sekali. Biasanya label "diet soda" diberi klaim sugar-free, less sugar hingga less calorie.

Padahal minuman berlabel diet soda tetap mengandung tinggi kalori dan pemanis buatan.

Sebuah studi menemukan orang yang sering konsumsi minuman manis berlabel diet soda seperti 26 persen lebih mungkin meninggal sebelum waktunya, dibandingkan mereka yang jarang konsumsi minuman bebas gula.

Penelitian dalam jurnal JAMA Internal Medicine yang diikuti 450 ribu orang Eropa selama 16 tahun dan melacak kematian di antara konsumen minuman ringan, baik mereka yang menyukai minum manis maupun minuman bebas gula.

Peneliti pun menemukan orang yang minum 2 atau lebih gelas minuman manis sehari, 8 persen lebih mungkin meninggal muda dibandingkan mereka yang mengonsumsi kurang dari 1 gelas sebulan.

Tetapi, ada kecemasan baru bahwa konsumsi minuman berlabel "diet soda" yang diklaim less sugar atau sugar-free justru lebih mematikan daripada minuman dengan pemanis buatan.

"Sepertinya lebih bijaksana bila kita membatasi semua minuman ringan dan menggantinya dengan alternatif lain yang lebih sehat, seperti air," kata Amy Mullee, ahli gizi di University College Dublin dikutip dari New York Times.

Ilustrasi minuman bersoda (shutterstock)
Ilustrasi minuman bersoda (shutterstock)

Penelitian ini tidak hanya sekali. Tahun lalu, penelitian lain di Amerika Serikat telah menemukan korelasi antara minuman dengan pemanis buatan secara artifisial dan kematian dini.

Masalahnya, penelitian lain tidak bisa menemukan minuman dengan pemanis aspartam atau sakarin lebih membahayakan kesehatan atau tidak. Lalu, konsumsi minuman "diet soda" termasuk gaya hidup tidak sehat atau bukan.

baca juga

Sejumlah ahli gizi, ahli epidemiologi dan ilmuwan perilaku berpendapat bahwa konsumsi minuman "diet soda" termasuk gaya hidup tidak sehat mungkin benar.

"Bisa jadi konsumsi minuman sugar-free dan diet soda adalah gaya hidup tidak sehat. Tapi, banyak orang mengira itu pilihan yang sehat," kata Vasanti S. Malik, seorang peneliti di Harvard TH Chan School of Public Health.

Tapi, ada faktor lain yang meningkatkan risiko kematian seseorang, seperti kelebihan berat badan atau obesitas. Sehingga pilihan meminum "diet soda" tidak menyelesaikan masalah, bila mereka kelebihan berat badan dan memiliki riwayat penyakit kronis lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Hanya Sehat, Mengurangi Konsumsi Gula Sangat Bermanfaat dalam Hal Lain!

Tak Hanya Sehat, Mengurangi Konsumsi Gula Sangat Bermanfaat dalam Hal Lain!

Health | Kamis, 03 Oktober 2019 | 09:50 WIB

Pemanis Buatan Rendah Kalori Beri Dampak Kesehatan yang Sama Seperti Gula?

Pemanis Buatan Rendah Kalori Beri Dampak Kesehatan yang Sama Seperti Gula?

Health | Minggu, 14 Juli 2019 | 13:55 WIB

Permen Bebas Gula Ternyata Tak Selalu Sehat

Permen Bebas Gula Ternyata Tak Selalu Sehat

Lifestyle | Selasa, 04 Juni 2019 | 12:21 WIB

Terkini

Jet Tempur F-16 Amerika Serikat Jatuh di Jerman

Jet Tempur F-16 Amerika Serikat Jatuh di Jerman

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:13 WIB

Karyawan BRI Bisa Glowing Bareng Lewat Promo Eksklusif Ini

Karyawan BRI Bisa Glowing Bareng Lewat Promo Eksklusif Ini

Bri | Rabu, 23 September 2026 | 15:12 WIB

Potret Indonesia dari Dekat, BRI inFrame 2026 Rekam Kisah Ekonomi Kerakyatan

Potret Indonesia dari Dekat, BRI inFrame 2026 Rekam Kisah Ekonomi Kerakyatan

Kaltim | Rabu, 23 September 2026 | 15:12 WIB

Identitas ABK Terungkap Lewat Uji DNA, PFI Desak Basarnas Buka Lagi Pencarian 5 Jurnalis

Identitas ABK Terungkap Lewat Uji DNA, PFI Desak Basarnas Buka Lagi Pencarian 5 Jurnalis

Banten | Rabu, 23 September 2026 | 15:10 WIB

Jangan Sepelekan! Ini Bahaya Fatal Pakai Hotspot HP Sambil Dicas

Jangan Sepelekan! Ini Bahaya Fatal Pakai Hotspot HP Sambil Dicas

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 15:10 WIB

BRI inFrame 2026 Kembali, Mengabadikan Inspirasi di Balik Ekonomi Kerakyatan

BRI inFrame 2026 Kembali, Mengabadikan Inspirasi di Balik Ekonomi Kerakyatan

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 15:10 WIB

5 Kipas Angin Terbaik untuk Ruangan Kecil, Ringkas dan Hemat Listrik

5 Kipas Angin Terbaik untuk Ruangan Kecil, Ringkas dan Hemat Listrik

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 15:10 WIB

Semen Gresik Pererat Sinergi dengan Ratusan Distributor dan Toko Bangunan di Soloraya

Semen Gresik Pererat Sinergi dengan Ratusan Distributor dan Toko Bangunan di Soloraya

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 15:09 WIB

Dua Kali Dihalangi Masuk, Ombudsman Temukan Kamar Berfasilitas Bak Apartemen di Lapas Cibinong

Dua Kali Dihalangi Masuk, Ombudsman Temukan Kamar Berfasilitas Bak Apartemen di Lapas Cibinong

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:07 WIB

Dari Lensa ke Cerita, BRI inFrame 2026 Potret Bakal Hadirkan Gerak Ekonomi Kerakyatan

Dari Lensa ke Cerita, BRI inFrame 2026 Potret Bakal Hadirkan Gerak Ekonomi Kerakyatan

Sumbar | Rabu, 23 September 2026 | 15:07 WIB

×